Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Metropolis
Diamankan Dinsos, Ibu yang Diduga Eksploitasi Anak Minta Maaf dan Janji tak Ulangi Perbuatannya
Sabtu, 21 Juni 2025 - 11:40:34 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru– Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru akhirnya mengamankan seorang ibu rumah tangga yang diduga kuat melakukan aksi eksploitasi anak, usai video perbuatannya sempat viral dan menuai kecaman luas dari masyarakat. 

Wanita tersebut diketahui bernama Putri Riza (45), warga Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Ia diamankan pada Jumat (20/6/2025) oleh tim dari Dinsos Pekanbaru.

Dalam video yang beredar di media sosial beberapa waktu lalu, Putri terlihat menurunkan dua orang anak perempuannya di tepi jalan di Kota Pekanbaru. 

Kedua anak itu tampak mengenakan kostum badut dan diduga disuruh untuk meminta-minta kepada pengguna jalan. Aksi tersebut langsung memantik reaksi keras dari warganet, yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk eksploitasi terhadap anak di bawah umur.

Usai diamankan, Putri Riza menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat dan pemerintah Kota Pekanbaru. Ia mengaku menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya.

"Saya memohon maaf kepada Bapak Wali Kota Agung Nugroho dan seluruh masyarakat Pekanbaru atas tindakan yang saya perbuat," ujar Putri dengan nada menyesal.

Putri juga berkomitmen untuk memperbaiki cara mendidik kedua anaknya dan menjauhkan mereka dari praktik-praktik serupa di masa mendatang.

"Saya akan mendidik anak-anak saya dengan benar. Saya tidak akan lagi melakukan hal itu. Saya juga akan membakar baju-baju badut saya," tambahnya dengan suara lirih.

Menanggapi kejadian ini, Wakil Wali Kota Pekanbaru, H. Markarius Anwar, menyatakan bahwa pihaknya telah meminta Dinsos untuk memperketat pengawasan terhadap keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng), khususnya yang melibatkan anak-anak.

"Kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan. Keberadaan gepeng, terutama anak usia di bawah umur, bisa menggagalkan upaya Pemko Pekanbaru dalam mewujudkan Kota Layak Anak," tegas Markarius.

Ia menambahkan bahwa Dinas Sosial telah memiliki tim khusus yang bertugas melakukan survei, pengecekan, hingga penertiban terhadap para gepeng di wilayah kota.

"Tim dari Dinsos sudah dibekali dengan kemampuan untuk menindaklanjuti kasus-kasus seperti ini. Kami berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang," tutupnya.

Sementara itu, Dinsos Pekanbaru menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi anak-anak Putri Riza serta memberikan pendampingan psikologis jika diperlukan, guna memastikan masa depan mereka tetap terjaga. (kim)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat