Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kesehatan
81 Perusahaan Penilaian Propernya Peringkat Merah, Gubri Gandeng Polda Riau
Senin, 16 Juni 2025 - 16:25:13 WIB
Gubernur Riau Abdul Wahid

SULUHRIAU, Pekanbaru- Sebanyak 81 dari 304 perusahaan di Riau yang mengikuti Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) masuk dalam peringkat merah.

Agar perusahaan ini sama-sama bisa naik peringkat, setidaknya peringkat hijau, supaya tata kelola lingkungan menjadi baik Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid, menggandeng Kapolda Riau. 

Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid mendorong perusahaan-perusahaan di Provinsi Riau untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup. 

Hal itu disampaikan Gubri saat menyerahkan hasil Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Senin (16/6/2025).

Menurut Gubri, program Proper  menjadi tolok ukur penting dalam menilai sejauh mana perusahaan menjalankan tanggung jawab lingkungan. 

Di antaranya, pengelolaan limbah, pengendalian pencemaran udara, dan penanganan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Dalam periode 2023-2024, tercatat sebanyak 304 perusahaan di Riau mengikuti Proper. Dari jumlah tersebut, 122 perusahaan dinilai langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, sementara 185 perusahaan dievaluasi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau.

Penilaian Proper dibagi dalam kategori warna, yaitu emas, hijau, biru, merah, dan ada yang ditangguhkan. Kategori ini mencerminkan tingkat kepatuhan dan performa pengelolaan lingkungan perusahaan. Warna emas menunjukkan kepatuhan penuh dan inovasi dalam pengelolaan lingkungan.

"Dan yang paling membanggakan kita, ada dua perusahaan yang peringkat emas, kalau emas ini artinya dia sudah sesuai dan tidak ada cacat sama sekali," katanya.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, penegak hukum, dan pelaku usaha. Sehingga dapat memperbaiki kualitas lingkungan tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi.

"Kami ingin perusahaan-perusahaan yang berusaha di Provinsi Riau untuk ikut menjaga lingkungan. Pertama menjaga air, tentu membuang limbah dengan teratur, maka itulah kita nilai. Kedua, dalam rangka tidak menyebabkan polusi di udara. Ketiga tentu tata kelola limbah B3 nya," ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri Lingkungan Hidup untuk menjadikan penyerahan Proper ini sebagai momentum pengawasan aktif oleh kepala daerah. Sekaligus mendorong budaya perusahaan yang lebih ramah lingkungan.

"Dalam rangka menyerahkan Proper ini, saya sudah minta izin kepada Menteri Lingkungan Hidup, kemarin saya berdiskusi bagaimana nanti gubernur yang akan menyerahkan, agar bisa kita kontrol," ujarnya. (mcr)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat