Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Dahnil Anzar Sebut Arab Saudi Batalkan Wacana Pemangkasan Kuota Haji hingga 50 Persen
Kamis, 12 Juni 2025 - 08:08:22 WIB
Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak saat konferensi pers di Kantor BP Haji, Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2025) malam.

SULUHRIAU- Wakil Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan bahwa pemerintah Arab Saudi membatalkan rencana pemangkasan kuota haji Indonesia hingga 50 persen. 

BP Haji berharap kuota haji 2026 ditambah. Dahnil menjelaskan bahwa wacana pemotongan kuota sempat muncul di internal Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sebagai bagian dari evaluasi atas pelaksanaan haji tahun 2025 ini. 

"Wacana itu berkembang, karena mereka ingin memberikan semacam peringatan. Mereka menilai pelaksanaan haji tahun ini dari Indonesia belum optimal," kata Dahnil dalam konferensi pers di Kantor BP Haji, Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2025) malam. 

Dahnil menuturkan bahwa usulan pengurangan kuota tersebut dimaksudkan sebagai langkah antisipatif agar berbagai persoalan yang terjadi di musim haji 2025 tidak terulang kembali di tahun-tahun berikutnya. 

Dia bahkan mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia melalui BP Haji yang diwakili Kepala BP Haji Mochammad Irfan Yusuf dengan otoritas Kerajaan Arab Saudi memastikan wacana pemangkasan kuota haji tidak akan dilanjutkan.

Pasalnya, kata Dahnil, bahwa otoritas Arab Saudi masih memiliki kepercayaan besar terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 

"Mereka menyampaikan kepada kami bahwa Arab Saudi masih memiliki kepercayaan besar terhadap Indonesia, khususnya kepada Presiden Prabowo," ujar Dahnil.

Apalagi, Dahnil mengatakan bahwa Indonesia telah membentuk badan khusus untuk menangani penyelenggaraan haji. "Presiden telah membentuk manajemen baru dalam bentuk badan penyelenggara haji. Ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam memperbaiki tata kelola haji," katanya. 

Dia pun memastikan bahwa Presiden Prabowo telah menugaskan kepada BP Haji untuk melakukan lobi-lobi kepada otoritas Arab Saudi agar kuota haji tidak dipotong bahkan bisa ditambah. "Yang jelas, Presiden dan kami yang ditugaskan akan memastikan kuota tidak dipotong. Bahkan, kita berharap ke depan kuota bisa ditambah," ujarnya.

Persoalan Krusial Haji 2025 

Dahnil Anzar Simanjuntak juga mengungkapkan sejumlah persoalan krusial dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2025.

Permasalahan itu mulai dari transportasi hingga konsumsi masalah jemaah haji. Menurut Dahnil, banyak jemaah terpaksa berjalan kaki dalam perjalanan dari Muzdalifah ke Mina maupun dari Arafah ke Muzdalifah akibat wanprestasi perusahaan transportasi (syarikah).

Bahkan, sejumlah jemaah dilaporkan harus menunggu lama di hotel sebelum diberangkatkan ke Arafah.

"Di lapangan itu banyak sekali kami temukan wanprestasi oleh syarikah transportasi. Jadi kalau kemudian ditemukan bahwa sana banyak jemaah Indonesia yang jalan, terpaksa jalan ketika dari Muzdalifah ke Mina atau dari Arafah ke Muzdalifah, bahkan harus menunggu lama dari hotel ketika menuju ke Arafah. Ini, terkait dengan banyaknya kejadian wanprestasi syarikah transportasi ini. Jadi ini harus menjadi catatan ke depan terkait dengan transportasi,” kata Dahnil. 

Masalah lainnya, kata Dahnil yang juga Sekretaris Amirul Hajj RI itu, adalah gangguan distribusi konsumsi yang disediakan oleh pihak katering.

Banyak perusahaan katering dinilai tidak berkomitmen terhadap kualitas makanan. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir, masih ditemukan jemaah yang tidak mendapat konsumsi sama sekali, baik pagi, siang, maupun malam. 

"Hari ini saja masih kita, tepat 2-3 hari ini, kita masih temukan katering tidak sampai ke hotel sehingga jemaah ada yang tidak makan pagi, siang, dan malam. Yang kemudian oleh katering diganti, uang sebagai penggantinya. Tapi yang jelas ada wanprestasi yang kemudian merugikan jemaah terkait dengan ini," ujarnya. 

Persoalan berikutnya menyangkut sistem pendataan jemaah yang kacau, yang berdampak pada kekeliruan penempatan hotel dan kamar bagi jemaah. 

Dahnil menekankan bahwa kekacauan ini bersumber dari buruknya pendataan sejak di Indonesia. "Ada ketidaksinkronan big data jemaah. Nah ini sebenarnya puncak kekacauan atau tertukarnya jemaah, misalnya hotelnya tidak jelas, kemudian kamarnya tidak jelas, dan sebagainya," kata Dahnil. 

Dahnil juga mengkritisi penggunaan terlalu banyak syarikah pelayanan jemaah haji. Jika sebelumnya hanya ada satu syarikah, tahun ini terdapat delapan syarikah yang justru menimbulkan kekacauan dan kompetisi yang tidak sehat.

"Kemungkinan besar kami dari Badan Penyelenggara Haji tahun depan akan memastikan tidak akan menggunakan multi syarikah, paling banyak itu dua syarikah, supaya kemudian bisa fokus dan kemudian bisa ada pembanding satu syarikah dengan syarikah yang lain. Jadi paling banyak bisa jadi dua syarikah yang akan kita pertimbangkan nanti pada musim haji di 2026," pungkas Dahnil dilansir dari sindonews, Kamis (12/6/2025). (sr5




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat