Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Anak Pacu Jalur Atom Desa Koto Simandolak Meninggal Dunia Usai Pingsan Saat Berpacu
Minggu, 01 Juni 2025 - 21:20:32 WIB
Ilustrasi pacu jalur

SULUHRIAU, Kuansing- Insan pacu jalur berduka. Seorang atlet atau pemacu dari jalur Atom, dari Desa Koto Simandolak, Kecamatan Benai, Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, meninggal dunia usai mengalami pingsan saat berpacu dalam ajang uji coba di Tepian Pacu Jalur Siberakun Benai, Ahad (1/6/2025).

Edi Susanto (55), itu nama atlet jalur yang dinyatakan meninggal dunia usai berpacu. Ia meninggalkan satu orang istri dan 2 orang anak yang domisili di Koto Simandolak.

"Ada warga kami yang meninggal saat berpacu tadi di Siberakun. Sekarang jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka. Tak jauh arah ke dalam di lapangan bola di Simandolak," kata Fikri, Kepala Desa Koto Simandolak Minggu, (1/6/2025) malam.

Sebelum bapak dua anak ini dinyatakan meninggal dunia, Fikri mengungkapkan rasa dukanya. Ia tidak menyangka, warganya yang hobi sejak kecil dengan tradisi ini harus meninggal saat berpacu, guna memperjuangkan jalur kampungnya, Atom.

"Dia ini memang hobi pacu. Sekarang hidupnya berakhir saat berpacu untuk memperjuangkan kampung halaman agar jalurnya menang. Dia adalah pahlawan bagi kami," ujar Fikri memuji dedikasi korban atas kecintaannya terhadap tradisi ini.

Sebelum meninggal, Edi ini ikut berpacu pada putaran kedua, hari kedua. Kendati tidak pernah latihan untuk persiapan pacu jalur 2025 ini, warganya ini tetap ngotot untuk ikut berpacu.

Tepat berada di pancang kelima, menyisakan satu pancang lagi mencapai finis, Edi mengalami pingsan. Sehingga harus dibopong oleh pemacu lain untuk mendapat perawatan khusus.

"Akhirnya, Ia dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke Puskesmas terdekat. Sekarang sudah berada di rumah duka," katanya.

Bagi Fikri, Edi ini adalah sosok pria yang hobi pacu. Sosok yang cinta dengan tradisi pacu jalur. Sehingga di usianya yang sudah 55 tahun, meski tanpa latihan selama ini, Ia tetap ingin berjuang bersama pemacu lainnya untuk mengharumkan nama jalur kampungnya.

"Kami kehilangan beliau. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT. Dan tradisi ini, akan terus kami cintai dan kami lestrikan," ucap Fikri.

Ucapan duka datang dari atlet jalur Siposan Rimbo dari Pangean. Seperti yang diutarakan Heru Pratama. Menurutnya, dunia pacu jalur berduka. Semua atlet jalur turut simpati dan bersedih atas kejadian ini.

"Ini ada hikmahnya bagi kita semua. Kami turut berduka. Karena ini sudah menjadi olahraga, mari kita benar-benar mempersiapkan diri untuk berpacu. Semoga amal ibadah almarhum diterimaNya. Salam duka dari kami Siposan Rimbo," ucap Heru dilansir dari cakaplah. (src)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat