SULUHRIAU, Pekanbaru- Bersempena memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2025, RS Aulia Hospital menggelar kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas bagi para driver ambulance se-Riau.
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Aulia Hospital ini dipimpin langsung oleh Ps Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, Kompol Pauzi, S.H., M.H.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para driver ambulance dari berbagai instansi kesehatan di wilayah Riau. Narasumber dari pihak berwenang memberikan materi terkait prosedur keselamatan berkendara, penggunaan rambu-rambu lalu lintas, serta etika berkendara, khususnya bagi driver ambulance yang memegang peran penting dalam pelayanan kesehatan darurat.
Kompol Pauzi membuka sambutannya dengan menegaskan pentingnya peran driver ambulance dalam keselamatan berlalu lintas. Ia mengingatkan bahwa para driver harus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan saling menghormati sesama pengguna jalan, walaupun dalam kondisi mengendarai kendaraan dalam keadaan darurat. Ia menegaskan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama yang tidak boleh diabaikan.
Lebih lanjut, Kompol Pauzi menambahkan, “Kami berharap kegiatan ini dapat membekali para driver ambulance dengan pengetahuan dan sikap berkendara yang aman dan bertanggung jawab. Mengingat tugas mereka yang mulia dalam pelayanan kesehatan, keselamatan di jalan harus selalu menjadi prioritas utama.”
Dalam kesempatan kegiatan tersebut, Tim Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau juga membagikan helm berstandar SNI, tumbler, serta buku panduan tentang tata tertib berlalu lintas kepada para peserta sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan keselamatan berkendara.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga diwarnai dengan penanaman bibit pohon Mahoni di pelataran parkir Aulia Hospital sebagai bagian dari program penghijauan rumah sakit untuk menciptakan lingkungan yang asri dan sehat bagi pasien serta pengunjung.
Menyambut positif kegiatan ini, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H. menyatakan apresiasinya atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia menilai sosialisasi keselamatan berlalu lintas sangat penting dan menyambut baik antusiasme para driver ambulance dalam mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme para driver ambulance dalam mengikuti sosialisasi ini. Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama, dan melalui kegiatan seperti ini, kami yakin kualitas pelayanan kesehatan darurat di Riau akan semakin meningkat,” ujar Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat.
Kegiatan berlangsung sekira pukul 08.00 WIB hingga selesai dan diakhiri dengan penyerahan bibit pohon, penanaman bibit pohon secara bersama-sama, serta sesi foto bersama. Kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar.
Pihak rumah sakit berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan keterampilan keselamatan berlalu lintas para driver ambulance serta memperkuat semangat kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. (rls)
/////
Wakapolda Riau Tutup Pelatihan Tim RAGA Gelombang II di SPN Polda Riau
SULUHRIAU, Pekanbaru- Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, SH, M.Han, memimpin langsung upacara penutupan pelatihan Tim Rabu Anti Geng dan Anarkisme (RAGA) gelombang kedua tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Upacara Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Sabtu sore (31/5/2025) sore.
Upacara tersebut dihadiri oleh sejumlah Pejabat Utama Polda Riau, para Kapolres jajaran diantaranya Kapolres Kampar, Kapolresta Inhil, Kapolres Inhu, Kapolres Kuansing, Kapolres Rohul, Kapolres Rohil, Kapolres Bengkalis, Kapolres Kepulauan Meranti, dan Wakapolresta Pekanbaru.
Dalam amanatnya, Wakapolda Riau menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan intensif Tim RAGA. Ia menegaskan bahwa kehadiran Tim RAGA merupakan langkah strategis dari Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, dalam memberantas premanisme, geng motor, dan tindak anarkisme di wilayah Riau.
"Saya bangga kepada saudara-saudara sekalian. Terima kasih atas komitmen dan kesiapan rekan-rekan sebagai garda terdepan. Kalian adalah kebanggaan Polda Riau," ujar Brigjen Jossy.
Ia juga menekankan pentingnya profesionalitas dalam penerapan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan, serta perlunya evaluasi rutin dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Bekerjalah dengan ikhlas. Semoga lelah kita menjadi berkah,” ujar Wakapolda Riau.
Rangkaian kegiatan upacara berlangsung dengan khidmat, acara ditutup dengan peragaan keterampilan oleh Tim RAGA sebagai bentuk demonstrasi hasil pelatihan.
Dengan semangat Responsif, Aktif, Gesit, dan Adil, Tim RAGA dibentuk sebagai garda terdepan dalam penindakan premanisme, geng kekerasan, dan anarkisme di seluruh jajaran wilayah hukum Polda Riau. (hpk)