Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Hukrim
Belasan Debt Collector Keroyok Wanita di Depan Polsek Bukit Raya, Polisi Hanya Merekam
Senin, 21 April 2025 - 17:24:06 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Rombongan debt collector mengeroyok seorang wanita RP (31) di depan Markas Polisi (Mapolsek) Bukitraya, Kota Pekanbaru, Riau.

Kapolsek Bukitraya, Kompol Syafnil, mengatakan, pelaku pengeroyokan berjumlah 11 orang, yang merupakan tim debt collector Fighter.

Empat orang di antaranya telah berhasil ditangkap dan dijebloskan ke penjara Polresta Pekanbaru. Sementara itu, tujuh orang lainnya masih dicari.

"Empat sudah kami tangkap, sedangkan tujuh orang yang diduga ikut pengeroyokan masih DPO," kata Syafnil, Senin (21/4/2025).

Kronologi Kejadian jelas Syafnil, aksi pengeroyokan terhadap wanita ini terjadi pada Sabtu (19/4/2024), sekitar pukul 00.30 WIB.

Awalnya, rombongan debt collector bertemu dengan korban yang juga debt collector di salah satu hotel di Pekanbaru.

Mereka melakukan negosiasi terkait mobil dengan target yang sama untuk ditarik. Namun, dalam pertemuan itu tidak mencapai kesepakatan.

"Setelah pertemuan itu, mereka bubar," kata Syafnil. Rupanya, permasalahan belum selesai. Ketua debt collector Fighter, AI (46), menghubungi korban untuk bertemu di Jalan Parit Indah.

AI datang dengan anggota sekitar 20 orang, termasuk empat orang anggota polisi. "Dalam rombongan debt collector itu ada empat orang anggota polisi," ucap Syafnil.

Pelaku AI, kata Syafnil, memukul mobil korban hingga membuat korban ketakutan dan lari ke Polsek Bukitraya di Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru itu.

Sesampainya di depan Polsek Bukitraya, rombongan debt collector melakukan pengeroyokan terhadap RP.

Mereka tetap nekat menganiaya seorang wanita, meski berada di depan kantor polisi. Korban dan mobilnya dipukul pelaku menggunakan batu dan kayu.

Persaingan Debt Collector dan Polisi yang Hanya Menonton Melihat adanya pengeroyokan, anggota Polsek Bukitraya yang sedang piket langsung mencoba menolong.

Namun, karena kalah jumlah, mereka tidak mampu mengatasi. "Anggota piket ini sudah tua-tua dan sakit-sakitan, jadi mereka tak sanggup melerai," kata Syafnil.

Namun, Syafnil menyebut ada empat orang anggota polisi, bukan anggota Polsek Bukitraya, di lokasi pengeroyokan, tetapi tidak mau menolong.

Mereka hanya merekam video, meski sudah diminta untuk melerai. "Itulah yang saya sesalkan, kenapa empat polisi ini tak membantu. Cuma merekam video. Mereka anggota polisi dari satuan lain, bukan dari Polsek Bukitraya," sebut Syafnil.

Melihat empat anggota polisi tak menolong, anggota polisi Bukitraya meminta bantuan kepada anggota lainnya. Namun, para pelaku melarikan diri.

"Empat anggota polisi (yang tak menolong) itu sudah saya laporkan ke Polresta Pekanbaru," ucap Syafnil.

Video pengeroyokan debt collector ini viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat diduga pelaku merusak minibus di parkir di sekitar Mapolsek Bukitraya itu. Tidak terlihat upaya melerai aksi itu sehingga bodi mobil itu rusak. (kompas.com, sr3)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat