Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Pakar SEVIMA Bagikan Tiga Tips Permudah Pembelajaran di Kampus dengan AI
Jumat, 21 Maret 2025 - 13:57:45 WIB
Wahyudi Agustiono PhD, Pakar SEVIMA, menjelaskan AI di Webinar SEVIMA, Jum’at (21/03) pagi. (Foto Sevima)

SULUHRIAU- Dengan kemajuan teknologi saat ini Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan bisa membantu manusia di segala lini, tak terkecuali di dunia pendidikan.

Namun AI tidak akan menggantikan manusia, tapi manusia yang tidak mau menggunakan dan beradaptasi dengan AI maka akan dikalahkan oleh manusia yang memanfaatkan AI.

Demikian diungkapkan Pakar SEVIMA sekaligus Vice President Association for Information Systems Indonesia Chapter (AISINDO) Wahyudi Agustiono, M.Sc., Ph.D, dalam menjelaskan bagaimana AI bisa membantu manusia.

Menurut Wahyudi, AI bisa meringankan tugas dosen dalam mengajar. Begitupula bagi mahasiswa ketika belajar. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi juga telah mengeluarkan Panduan Penggunaan generative AI pada Pembelajaran di Perguruan Tinggi.

"Apakah legal menggunakan AI dalam akademik? Kemdiktisaintek sudah memberi panduan menggunakan Generative AI, jadi penggunaan AI dalam akademik dibolehkan dan legal," kata Wahyudi yang juga Dosen Universitas Trunojoyo Madura, saat Webinar Nasional SEVIMA: Best Practice Pembelajaran Online, Penyusunan Kurikulum, dan Bahan Ajar dengan Artificial Intelligence (Gen-AI), Jum’at (21/3/2025), yang dihadiri ribuan peserta.

Pakar SEVIMA ini juga menjelaskan bahwa tidak semua pekerjaan dosen bisa dilakukan oleh AI, karena AI hanya kecerdasan secara kognitif. Ia menyebut yang tidak bisa digantikan oleh AI yakni kemampuan berempati, pemahaman konteks, dan pembentukan hubungan mendalam.

Untuk memfasilitasi AI bagi dunia pendidikan, Wahyudi bersama Dr. Alim Sumarno, M.Pd selaku Direktur Inovasi Pembelajaran Digital Universitas Negeri Surabaya yang juga Pakar SEVIMA, berbagi tiga tips memanfaatkan AI di Webinar SEVIMA. Berikut tipsnya:

1. Susun RPS dan Bahan Ajar dengan Gen-AI

Dosen bisa memanfaatkan Gen-AI untuk menyusun kurikulum dan bahan ajar, sehingga bisa menghemat tenaga dan waktu. Namun, bukan berarti dosen hanya menyerahkan AI begitu saja tanpa panduan yang tepat.

Dalam menyusun dokumen perencanaan perkuliahan, atau biasa disebut Rencana Pembelajaran Semester (RPS), dosen harus bisa memandu AI dengan menginput kurikulum, capaian pembelajaran lulusan, serta taksonomi bloom (kemampuan intelektual yang diingankan dosen untuk dikuasai mahasiswa).

"Jadi, dosen mengarahkan AI untuk bahan yang dibuat mau dibawa kemana," kata Wahyudi.

2. Buat Perintah yang Jelas & Edit Setiap Hasil

Senada, Alim Sumarno menjelaskan bahwa dalam memanfaatkan Gen-AI, perintah yang disampaikan harus jelas agar lebih terarah dan fokus. Masukan jenjang pendidikan saat membuat perintah membuat RPS, apakah S1, S2, atau S3. Karena akan berpengaruh pada keterampilan atau kemampuan kognitif yang akan dicapai oleh mata kuliah yang dituju.

Alim juga menambahkan  bahwa dosen harus memastikan akurasi fakta. Sumber data harus valid, dosen tidak boleh percaya begitu saja apa yang dibuat oleh AI, sebagai penulis buku harus kritis setiap apa yang ditulis AI.

Kemudian menyesuaikan dengan konteks dan gaya bahasa. Bahasa AI biasanya kaku, hal itu tergantung model AI yang digunakan.

"Sehingga, dosen juga harus memperbaiki struktur dan koherensi agar lebih logis, runtut, dan nyaman dibaca. Serta menghilangkan bias dan kesalahan interpretasi agar lebih objektif. Dosen dan mahasiswa juga bisa memerintahkan misalnya, tulis dengan bahasa manusia," ujarnya.

3. Manfaatkan SEVIMA AI

Sebagai Education Technology, Wahyudi juga menjelaskan bahwa SEVIMA baru saja meluncurkan SEVIMA AI. AI ini dibuatkan khusus dengan kustomisasi spesifik untuk Perguruan Tinggi di Indonesia, terintegrasi dengan berbagai data akademik yang telah ada di Sevima Platform, dan memiliki pengurangan bias (Bias Reduction) karena didukung custom training seperti data tambahan sistem informasi akademik.

Pengguna SEVIMA AI juga mendapatkan jawaban secara langsung dan instan atas berbagai kebutuhan dalam aplikasi maupun regulasi pendidikan tinggi, karena data-data seperti Kurikulum dan Capaian Pembelajaran bisa dihubungkan secara otomatis dari data yang ada di sistem akademik.

"Ada setidaknya 9 fitur SEVIMA AI, dengan harapan para anggota Komunitas SEVIMA, pengguna Sistem Akademik Terintegrasi SEVIMA Platform, bisa mendapatkan jawaban secara langsung dan instan atas berbagai kebutuhan dalam aplikasi maupun regulasi pendidikan tinggi. AI dapat diakses melalui Website: sevima.ai," pungkas Wahyudi. (rls, sr4)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat