Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Metropolis
Isu Wahabi-Salafi Jadi Pertanyaan di Debat Paslon Pilwako dari Pasangan Idaman
Sabtu, 09 November 2024 - 21:11:43 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pada kesempatan sesi ke 4 tanya jawab  dalam debat kandidat Pilkada Kota Pekanbaru, yang diselenggarakan KPU Kota Pekanbaru, Jumat (8/9/2024) malam, calon wakil walikota nomor urut 3 Kharisman Risanda mendapat kesempatan bertanya ke paslon no 4 Edy Natar-Destrayani Bibra.

Dalam kesempatan, politisi PDIP itu menyinggung soal aliran Salafi-Wahabi. Kharisman Risanda memberikan pertanyaan kepada pasangan nomor urut 4, Edy Natar Nasution-Destrayani Bibra tentang aliran Islam Salafi-Wahabi.

"Saya melihat di Pekanbaru ini, bagaimana caranya bapak menangani maraknya Islam Salafi-Wahabi yang masuk di Pekanbaru," tanya Kharisman.

Pertanyaan tersebut dijawab Edy Natar bahwa tidak ada yang dilanggar oleh kelompok Salafi-Wahabi. Hal ini dikuatkan oleh Destrayani Bibra bahwa sepanjang masih ahlul sunnah waljamaah maka tidak ada persoalan yang dilanggar.

"Berarti pasangan calon nomor urut 4 menyetujui adanya aliran inteloran ajaran Salafi di Pekanbaru. Begitu pak?," tanya calon walikota Ida Yulita lagi.

"Berarti dari jawaban bapak tadi bapak berkonsep agamis tapi bukan konsep agamis yang diatur Pancasila, karena banyak menyetujui aliran intoleran di Kota Pekanbaru," kata Ida lagi,

Menjawab pertanyaan Ida tersebut Edy Natar yang juga mantan Gubernur Riau itu mempertanyakan apa maksud aliran intoleran tersebut. "Karena selama ini MUI tidak pernah menganggap (aliran Salafi, red) sesuatu yang dilarang. Artinya intoleran itu menurut penilaian buk Ida. Apa betul Salafi itu intoleran?" kata Edy Natar lagi.

Selain itu,  calon Walikota Kahrisman Risanda juga melontarkan pertanyaan kepada pasangan nomor urut 5, Agung Nugroho tentang suami yang menelantarkan istri dan anaknya.

Mendapat pertanyaan tersebut Agung Nugroho menjawab bahwa kalau ada kasus seperti itu silahkan dilaporkan ke penegak hukum. "Silahkan lapor ke hukum kalau itu benar. Kalau masih ada janda terlantar maka kita buatkan panti jompo atau panti janda," jawab Agung.

Pada debat hingga sesi ketiga debat dan pertengahan sesi keempat, calon walikota Pekanbaru nomor urut 3 Ida Yulita Susanti mendominasi saat menyampaikan visi dan misi serta program yang mereka tawarkan. Sementara sang calon wakil walikota

Seperti diberitakan, KPU Kota Pekanbaru menggelar debat calon walikota dan wakil walikota Pekanbaru, Jumat (8/11/2024) malam di SKA Co Ex. Kelima pasangan calon saling menyampaikan visi dan misi, dan program jika terpilih pada Pilkada 2024 mendatang.

Acara debat yang dimulai Jumat (8/11/2024) pukul 20.00 WIB dan berakhir menjelang pukul 00.30 WIB, Sabtu (9/11/2024). (src)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat