Selasa, 23 Juli 2024
Penanganan Sampah tak Maksimal, Warga Buang Sampah di Kantor Bupati dan DPRD | Mulai Dilaksanakan, Pemko Pekanbaru Siapkan 1.533 Pos Sukseskan PIN Polio | Bupati Natuna Hadiri Rapat Paripurna Pendapat Akhir Fraksi DPRD Terhadap Ranperda TA 2024 | Potret Kota Gosong di Bangladesh Dibakar karena Kuota PNS, Gedung-Mobil-JPO Hangus | Polres Kampar Ringkus Pelaku Narkoba di Kelurahan Langgini | Kabel Fiber Optik Melintang di Pekanbaru Makan Korban, Jerat Leher Seorang Perempuan
 
Daerah
Terjadi Abrasi di Parit 6 Inhil, Sejumlah Rumah Warga Ablas ke Sungai

Daerah - - Senin, 08/07/2024 - 15:56:32 WIB

SULUHRIAU, Inhil- Sejumlah rumah dan tempat usaha masyarakat yang berada di Parit 6, tepatnya di depan Kampus STAI Auliaurrasyidin Tembilahan Jalan Grilya, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, amblas dan masuk sungai, Senin (8/7/2024).

Menurut salah seorang warga setempat, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB dan membuat masyarakat dan pengendara sekitar lokasi panik.

Dijelaskan warga lagi, setidaknya ada 1 cafe, 1 gudang kelapa beserta mobil pick up, serta 3 rumah yang menjadi korban dari peristiwa alam tersebut.

"Sampai sekarang masih diperkirakan terjadi longsor atau abrasi susulan, mengingat air surut kering dan diperkirakan air akan pasang kembali pukul 16.00," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, R Arliansyah mengatakan, kejadian sekitar pukul 13.30 WIB Senin (8/7/2024). Belum diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak. "Kejadian longsor tadi pukul 13.30 WIB," kata R Arliansyah.

Saat ini tim BPBD Inhil masih mendata keluarga yang terdampak longsor. Hal itu juga untuk memastikan apakah ada warga yang menjadi korban dari tergerusnya rumah akibat longsor itu.

Tim lainnya beserta pihak terkait lainnya turut membatu proses evakuasi harta benda dari rumah-rumah yang masih bisa diselamatkan.

"Tim kita sedang melakukan pendataan. Kita belum bisa pastikan apakah ada korban jiwa. Tim kita juga masih fokus membantu evakuasi," ungkap Arliansyah lagi.

Tidak haya itu, akibat lomgsor tersebut, hampir separuh badan jalan yang berdekatan dengan lokasi longsor kini dalam keadaan retak-retak. Akibatnya arus lalu lintas dari arah hulu menuju Kota Tembilahan hanya bisa menggunakan separuh badan jalan.

"Karena kondisi retak-retak, hampir separuh jalan. Makanya hanya sebagian jalan bisa digunakan. Apalagi lokasi jalan berdekatan dengan lokasi longsor," papar Arliansyah.

Arus lalu lintas sedikit tersendat di dekat lokasi kejdian. Banyak kendaran yang mengurangi kecepatan karena pengemudi ingin melihat kondisi tersebut. (src, mcr)

Editor: Yasmin





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Disclaimer |Redaksi
Copyright 2012-2024 SULUH RIAU , All Rights Reserved