Selasa, 23 Juli 2024
Simpan Narkoba di Dalam Rokok, Warga Sungai Pinang Ditangkap | Pelaksanaan PIN Polio Puskesmas Tenayan Raya Dipusatkan di SD Attoibah Pematang Kapau | Sasaran PIN Polio Hari Pertama Puskesmas Rejosari 1.628, Terbanyak Se Pekanbaru | Penanganan Sampah tak Maksimal, Warga Buang Sampah di Kantor Bupati dan DPRD | Mulai Dilaksanakan, Pemko Pekanbaru Siapkan 1.533 Pos Sukseskan PIN Polio | Bupati Natuna Hadiri Rapat Paripurna Pendapat Akhir Fraksi DPRD Terhadap Ranperda TA 2024
 
Advertorial
Rapat Paripurna Instimewa DPRD HUT ke-240 Pekanbaru, "Membangun dalam Keberagaman"

Advertorial - - Minggu, 23/06/2024 - 15:10:24 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- DPRD Pekanbaru menggelar rapat Paripurna Istimewa memperingati HUT ke 240 Kota Pekanbaru Minggu (23/6/2024). Rapat paripurna berjalan hikmad dan semangat. Pemko Pekanbaru bertepatan pada hari jadi ke 240 ini dipimpin Pj Wali Kota Risnandar Mahiwa. Tema HUT tahun "Keberagaman Membangun Negeri".

Rapat Paripurna Istimewa ini dipimpin Plt Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST MT menggantikan Ketua DPRD M Sabarudi menenuaikan haji, di dampingi Wakil Ketua T Azwendi Fajri, SE, MM dan Ir Nofrizal,MM.

Hadir dalam rapat peripurna ini selain Pj Walikota juga Pj Gubernur Riau SF Hariyanto, unsur Forkopimda Pekanbaru, Kapolresta Pekanbaru, Kajari Pekanbaru, Ketua Pengadilan, Komandan Kodim Pekanbaru dan Lanud Pekanbaru.

Hadir juga mantan Walikota Pekanbaru, mantan Gubri Saleh Djasit, anggota DPRD Riau dapil Pekanbaru, anggota DPR RI asal Riau, anggota DPD RI asal Riau, mantan ketua DPRD Pekanbaru, anggota DPRD Pekanbaru, LAMR, tokoh masyarakat, pihak perguruan tinggi, ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru dan para undangan lainnya.

Mungkin gambar 8 orang, mimbar dan teks

Kota Pekanbaru menjadi miniatur Indonesia di jantung Pulau Sumatera lewat keberagaman suku bangsa dan agamanya.

Diusia 240 tahun, kemajuan yang diraih sejauh ini tidak lepas dari rasa persatuan dan kecintaan, di mana masyarakat hidup bahu membahu secara harmonis.

Inilah menjadi salah satu semangat yang tergambar dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Pekanbaru.

Sultan sebagai puncuk pimpinan negeri pada masa itu duduk bersama para empat datuk yang posisinya sebagai Dewan Menteri Kerajaan Siak Sri Indrapura. Empat datuk ini sudah menjadi bukti keberagaman Kota Bertuah sejak dari awal pendirian.

* Ingat Sejarah

Soal sejarah pendirian ini, Setwan DPRD Pekanbaru menghadirkan Tengku Muhammad Toha untuk membacakan sejarah Sultan Abdul Jalil Muazzam Syah Marhum Pekan sekaligus sejarah pendirian kota.

Mungkin gambar 2 orang, mimbar dan teks

Nilai sejarah dan pesan keberagaman ini sejalan pula dengan tema besar HUT Pekanbaru tahun ini, ‘Keberagaman Membangun Negeri’. Tema ini bermakna semangat nasionalisme masyarakat Pekanbaru yang beragam suku, adat, etnis, budaya, agama dan kepercayaan dalam menjalani kehidupan yang solid untuk mewujudkan pembangunan yang berdaya saing tinggi di dunia modern.

Dalam kesempatan itu, T Muhammad Toha, pemuka adat Melayu Kota Pekanbaru membacakan sejarah singkat awal mula nama Kota Pekanbaru, yang dahulu Pekanbaru dikenal dengan nama Senapelan. Saat itu, Pekanbaru dipimpin seorang kepala suku disebut Batin.

Hingga akhirnya, daerah yang disebut sebagai Senapelan ini terus berkembang menjadi kawasan pemukiman baru. Seiring berjalannya waktu, berubah menjadi Dusun Payung Sekaki yang terletak di muara Sungai Siak.

Mungkin gambar 2 orang

Senapelan yang kemudian lebih populer disebut Pekanbaru resmi berdiri pada Selasa, 21 Rajab 1204 H. 21 Rajab ini bersamaan dengan 23 Juni 1784 M oleh Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazamsyah di bawah pemerintahan Sultan Yahya.

Tanggal 23 Juni ini kemudian ditetapkan sebagai hari jadi Kota Pekanbaru. Pada 20 Januari 1959 dikeluarkan Surat Keputusan dengan No. Des 52/1/44-25 yang menetapkan Pekanbaru sebagai Ibu kota Provinsi Riau. Sekaligus Pekanbaru memperoleh status Kotamadya Daerah Tinggat II Pekanbaru.

"Ya, Alhamdulillah kita baru saja selesai rapat paripurna istimewa hari jadi kota. Semua berjalan lancar dan khidmat. Terima kasih atas dukungan semua pihak," papar Plt Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama, usai paripurna.

Ginda berharap, peringatan HUT ke-240 tahun ini, Kota Pekanbaru semakin hari semakin meningkat pembangunannya. Baik infrastruktur, pelayanan, pendidikan dan sektor lainnya.

Mungkin gambar 5 orang, mimbar dan teks

"Apa yang sudah baik, tentu akan dipertahankan dan dievaluasi dan ditingkatkan. Kota Pekanbaru ini harus sama-sama kita majukan," pintanya.

* Perkembangan Pekanbaru Pesat

Sementara itu, Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa menyampaikan, ucapan terima kasih kepada semua anggota DPRD Pekanbaru, Wali Kota pada masanya, anggota dewan pada masanya, unsur Forkompimda, akademisi, pihak swasta yang sudah bahu-membahu membangun Kota Pekanbaru, hingga sampai berkembang pesat saat ini.

"Yang paling utama lagi kami ucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Kota Pekanbaru, yang selama ini membantu pemerintah dalam segala hal. Terus beri kami masukan positif untuk kebaikan kota kita ke depan," harapnya.

Mungkin gambar 3 orang dan mimbar

Diakui Risnandar, meski dirinya baru sebulan memimpin, namun laporan dari semua pihak, bahwa selama 12 tahun belakangan ini, perkembangan Kota Pekanbaru sangat pesat.

Baik segi infrastruktur, pendidikan,, penanganan stunting dan lainnya. Namun semua ini perlu ditingkatkan lagi, dengan sinergitas dari semua pihak.

* Jaga Persatuan dan Kesatuan

Pj Gubernur Riau SF Hariyanto juga mengucapkan selamat hari jadi Kota Pekanbaru ke-240. Dia meminta seluruh masyarakat agar menjaga suasana aman dan kondusif di Kota Bertuah ini.

"Tahniah untuk Kota Pekanbaru, semoga Kota ini bisa terus maju dan berkembang. Yang pasti, selama saya menjadi Pj Gubernur Riau, akan tetap komit membantu pembangunan di Kota Pekanbaru," ujarnya.

Setidaknya, di bawah kepemimpinannya sekarang, sudah 36 jalan milik Kota Pekanbaru dialihkan kewenangannya ke Pemprov Riau. Bahkan beberapa jalan di antaranya sudah diperbaiki. Yang akan datang, Pemprov Riau akan menembus Jalan Mangga ke Jalan Cut Nyak Dien, tepatnya di belakang Kantor Gubernur Riau.

Mungkin gambar 7 orang dan teks

"Ini bisa kita lakukan, karena gedung BWWS di belakang Kantor Gubernur Riau, sudah diserahkan pemerintah pusat ke Pemprov Riau. Maka tahun 2025, gedung ini akan dibuat jalan tembus ke Jalan Mangga," paparnya.

PJ Gubri SF Hariyanto juga meminta, agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat lebih ditingkatkan, serta persoalan stunting dan kemiskinan ekstrem bisa dituntaskan.

"Mari kita menghindari tindakan-tindakan yang dapat menyinggung suku, agama, ras dan golongan yang berdampak memecah belah. Apalagi menjelang pilkada serentak 2024 ini, tahapannya sudah dimulai. Mari kita jaga keharmonisan dan kondusivitas negeri ini. Mari kita jadikan momentum Hari Jadi Pekanbaru ini untuk memajukan pembangunan Riau di masa yang akan datang," pungkasnya. (Adv, Sr)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Disclaimer |Redaksi
Copyright 2012-2024 SULUH RIAU , All Rights Reserved