Senin, 17 Juni 2024
Idul Adha 1445 H, Mushalla Ukhuwwatun Putri Tujuh Sembelih 10 Ekor Hewan Qurban | Desa Suka Maju Sembelih 36 Ekor Hewan Qurban, Kades: Ini Bekal untuk Akhirat | Iduladha 1445, Polres Kampar Sembelih 5 Ekor Sapi | Shalat Iduladha 1445 Bersama Masyarakat, Pj Gubri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kekompakan | Aman dan Terkendali, Polres Kampar Lakukan Pengamanan di Lokasi Shalat Idul Adha 1445 H. | Jelang Pengamanan Malam Takbir Idul Adha, Kapolres Kampar Pimpin Apel
 
Hukrim
Pria 63 Tahun Ditemukan Tewas dengan Menyandang Tanki Penyemprotan, Diduga Sakit

Hukrim - - Selasa, 11/06/2024 - 16:35:04 WIB

SULUHRIAU, Kampar- Warga Kelurahan Bangkinang, Kecamatan  Bangkinang, Kabupaten Kampar mendadak heboh dengan ditemukan seorang pria bernama Ahmad (63) dalam keadaan meninggal dunia di kebun, tepatnya di Simpang Pulau, Senin (10/6/2024) sore.

Korban ditemukan oleh Jasman yang mana merasa curiga korban sejak pagi belum pulang hingga sore. "Karena itulah, keluarga langsung merasa curiga dan mencari korban dan ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia," terang Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kasat AKP Elvin Akbar Putra.

Diketahui kejadian ini berawal pihak Sat Reskrim polres Kampar mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya penemuan mayat atas nama Ahmad di kebun di Simpang Pulau Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar

"Mendapatkan informasi adanya mayat tersebut, Unit Identifikasi dan Piket Sat Reskrim datang ke TKP dan langsung melakukan olah TKP," ujar Kasat.

Dari keterangan saksi-saksi di peroleh Informasi awalnya  Senin tanggal 10 Juni 2024 sekira pukul 08.00 WIB korban memberitahu kepada keluarga hendak bekerja menyemprot di kebun kelapa sawit.

Dihari yang sama, sekira pukul 16.00 Wib korban tidak juga ada kabar, yang mana biasanya korban akan kembali ke rumah untuk makan siang.

"Namun korban tidak kembali ke rumah, dan keluarga menunggu di rumah hingga sore hari namun korban tidak juga pulang," ungkap Kasat.

Merasa ada keanehan tersebut, Jasman keluarga korban melakukan pengecekan ke lokasi tempat korban bekerja dan menemukan korban sudah tidak bernyawa dengan posisi korban terlentang di atas tanki alat penyemprotannya.

"Kita dari Tim Inafis Polres Kampar tiba di lokasi dan langsung  melakukan evakuasi terhadap korban dan di bawa ke rumah duka untuk langsung di lakukan persiapan untuk di kebumikan," terangnya.

Pihak keluarga Korban tidak bersedia korban diautopsi dengan membuat surat pernyataan. "Karena korban diduga sakit jantung dan meninggal saat melalukan penyemprotan di kebun sawit miliknya," pungkas Kasat. (hpk)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Disclaimer |Redaksi
Copyright 2012-2024 SULUH RIAU , All Rights Reserved