Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Hukrim
Ditangkap di Indonesia,
Begini Pelarian Chaowalit Ketua Gangster Thailand Perobaan Pembunuhan Polisi danTembak Hakim
Minggu, 02 Juni 2024 - 20:21:39 WIB
Chaowalit Thongduang, buronan Thailand (Foto/okz)

SULUHRIAU- Chaowalit Thongduang alias Sulaiman ditangkap di Indonesia ternyata ketua gangster nomor satu yang memiliki wilayah kekuasaan di Thailand.

Ia kabur dari penjara dengan membunuh anggota polisi Thailand saat dibawa ke rumah sakit untuk pengobatan gigi.

Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Wahyu Widada mengatakan, penangkapan terhadap Chaowalit merupakan bentuk kerja sama dengan pemerintahan Thailand. Penangkapan itu setelah pihaknya nerima red notice control.

"Menangkap seorang buron dari pemerintah Thailand, ini adalah salah satu bentuk kerja sama implementasi langsung dari kerja sama ini," kata Wahyu, Minggu (2/6/2024).

Sementara itu, Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Pol Krishna Murti mengatakan, bahwa penangkapan terhadap Chaowalit merupakan upaya serius.

Hal itu karena Chaowalit merupakan gengster memiliki wilayah kekuasaan yang tega melakukan pembunuh polisi dan anggota kehakiman.

"Pihak Thailand betapa seriusnya tersangka yang dihadapi gangster kelas 1, melarikan diri dari lapas selama 7 bulan berada di Indonesia dengan bunuh polisi dan menembak anggota kehakiman," katanya.

Chaowalit kabur pada 22 Oktober 2023 saat berobat di Rumah Sakit Maharaj Nakhon Si Thammart. Dia berbohong sakit gigi dan minta dibawa ke rumah sakit tersebut.

"Dari penjara itu Chaowalit ini berbohong sakit untuk bawa dia dari penjara ke rumah sakit," kata Secretary-General of the office of Narcotics Control Board Pol LT General Phanurat Lukboon.

Chaowalit merupakan mafia yang memiliki wilayah kekuasaan di Utara Thailand. Ia kabur dari Thailand ke India baru ke Aceh, Indonesia.

"Tersangka ini adalah tersangka yang membunuhkan. Kasus itu membuat rakyat itu tidak percaya kepada pekerjaan polisi yang tidak bisa dipercayakan," katanya

Menyamar Gunakan KTP Palsu

Buronan Thailand, Chaowalit Thongduang menyamar dan menggunakan KTP palsu bernama Sulaiman selama bersembunyi di Indonesia.

"Iya (Chaowalit pakai KTP palsu bernama Sulaiman)," kata Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Pol. Krishna Murti kepada wartawan, Sabtu (1/6/2024) .

Tak hanya menggunakan identitas palsu, selama kabur ke Indonesia, Chaowalit juga berpura-pura bisu. Diduga, hal itu dilakukan untuk menutupi dirinya yang tidak bisa berbahasa Indonesia. "Iya (Chaowalit berpura-pura) bisu," ungkap Krishna.

Berdasarkan hal itu, polri juga turut mengamankan dua warga negara Indonesia (WNI) yang diduga membantu Chaowalit dalam memalsukan identitas. (okz)



 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat