Selasa, 23 Juli 2024
Simpan Narkoba di Dalam Rokok, Warga Sungai Pinang Ditangkap | Pelaksanaan PIN Polio Puskesmas Tenayan Raya Dipusatkan di SD Attoibah Pematang Kapau | Sasaran PIN Polio Hari Pertama Puskesmas Rejosari 1.628, Terbanyak Se Pekanbaru | Penanganan Sampah tak Maksimal, Warga Buang Sampah di Kantor Bupati dan DPRD | Mulai Dilaksanakan, Pemko Pekanbaru Siapkan 1.533 Pos Sukseskan PIN Polio | Bupati Natuna Hadiri Rapat Paripurna Pendapat Akhir Fraksi DPRD Terhadap Ranperda TA 2024
 
Sosial Budaya
Pimpinan Upacara Harlah Pancasila di Dumai, Presiden Kenakan Pakaian Adat Melayu Riau

Sosial Budaya - - Sabtu, 01/06/2024 - 14:39:56 WIB
Presiden RI Jokowi saat beripidato upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kompleks PHR Kota Dumai, Sabtu (1/6/2024) (Foto: Tangkap layar/Youtube Sekretariat Presiden)
TERKAIT:

SULUHRIAU, Dumai- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengenakan pakaian adat Melayu Riau lengkap saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila 2024 di Lapangan Garuda Pertamina Hulu Rokan, Kota Dumai, Riau, Sabtu (1/6/2024).

Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat Melayu Riau berwarna hitam corak keemasan, lengkap dengan tanjak. Baju tersebut juga pernah dikenakannya saat menerima gelar adat oleh LAM Riau pada 2019 lalu.

Dalam amanatnya, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pancasila merupakan jiwa pemersatu bangsa menuju Indonesia emas 2045.

Presiden juga meminta masyarakat harus bersyukur bahwa negara indonesia kokoh dan stabil, di tengah gempuran dunia yang tak stabil.

"Masyarakat harus bersyukur bahwa negara kita kokoh dan stabil, terus bersatupadu dan terus tumbuh ekonominya ditengah gumpuran dunia yang tidak ada kepastian, serta dunia yang dilanda berbagai krisis dalam geopolitik yang penuh ketegangan dan rivalitas," katanya.

"Kita juga harus selalu optimistis karena kita punya Pancasila yang memadu arah bangsa, sebab kita punya modal sosial dan modal kebudayaan yang kokoh, serta kita punya sumber daya manusia dan sumber daya alam yang melimpah," tambahnya.

Jokowi juga menyebut negara hadir untuk masyarakat Indonesia. Negara juga berkomitmen atas pengembalian aset negara, salah satunya Blok Rokan.

"Blok Rokan di Riau ini merupakan upaya kita mengambil kembali aset negara, kita ambil alih dari Chevron yang telah dikelola selama 90 tahun. Ini bentuk nyata dari negara," tandasnya. (mcr)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Disclaimer |Redaksi
Copyright 2012-2024 SULUH RIAU , All Rights Reserved