Senin, 17 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Sosial Budaya
Sambut Ramadhan, Togak Tonggol Tradisi Masyarakat Melayu Riau yang Dikemas saat Potang Mogang
Senin, 11 Maret 2024 - 22:41:02 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Banyak tradisi masyarakat Melayu Riau dalam menyambut datangnya bulan puasa Ramadhan.

Satu diantaranya peristiwa adat yang bersanding dengan aktivitas masyarakat dalam menyambut bulan Ramadhan, yaitu Togak Tonggol.
Pelaksanaan Togak Tonggol ini bersamaan Balimau Potang Mogang.

Tonggol adalah marwah suku yang tidak boleh diperlakukan sembarangan atau ditegakkan setiap saat tanpa sebuah upacara adat dan persetujuan suku.

Tegaknya tonggol juga menjadi penanda bahwa anak-kemanakan yang berada dalam lindungan pemuka adat berada dalam hubungan yang harmoni. Tradisi ini sendiri dilakukan bagi masyarakat Melayu Pelalawan, Riau.

"Tradisi masyarakat Melayu Riau itu dalam menyambut bulan puasa itu ada bermacam-macam. Seperti Balimau Kasai (Kampar), Balimau Potang Mogang, Balimau Sultan (Pelalawan), Petang Balimau (Pekanbaru) dan lainnya. Itu penyebutannya saja yang berbeda, namun tujuannya sama membersihkan diri sebelum puasa," terang Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zen, Senin (11/3/2024).

Yoserizal mengatakan, biasanya tradisi tersebut disertai dengan antraksi. Seperti di Batu Belah Kampar ada arak-arakan perahu hias. Di Pekanbaru juga ada tradisi lepas bebek. Kemudian di Pelalawan juga ada disertai Togak Tonggol.

Khusus untuk Togak Tonggol, Raja Yose menyebut, tradisi ini merupakan tradisi penting dalam pebatinan Petalangan Kurang Pso Tigo Puluah Kabupaten Pelalawan.

Keberadaannya merepresentasikan kehidupan dan keberadaan orang Petalangan dengan sistem adat yang dipertahankan sebagai pedoman kehidupan sehari-hari.

"Hal ini selaras dengan dinamika kebudayaan, betapa pun nilai-nilai asas perlu dipertahankan namun aplikasinya harus menyesuaikan kondisi lingkungan yang terus berubah," sebutnya.

Lebih lanjut Raja Yose menjelaskan, Tonggol adalah sebutan untuk alat kebesaran adat di Langgam, di wilayah Petalangan yang berada di bawah naungan Datuk Rajo Bilang Bungsu.

"Bentuknya seperti bendera dengan warna-warna tertentu. Tonggol dimiliki oleh perangkat adat yaitu batin, penghulu, dan ketiapan (pembantu batin).

Tonggol diwariskan secara turun temurun dan menjadi alat kebesaran. Setiap tonggol disimpan di rumah suku dari pejabat adat yang menjabat atau disebut dengan rumah soko," terangnya.

Warna-warna pada Tonggol memiliki makna-makna yaitu hitam melambangkan adat, putih melambangkan alim ulama, kuning melambangkan raja, merah melambangkan hulubalang, dan hijau melambangkan rakyat.

"Jadi tradisi Togak Tonggol juga sudah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Pemerintah melalui Kemendikbudristek pada tahun 2020," sebutnya.

Raja Yose menyebut, dalam perayaan Togak Tonggol bersamaan dengan Balimau Potang Mogang, ketika ada togak masyarakat adat yang tidak naik, maka dipercaya ada masalah di masyarakat adat tersebut.

"Biasanya ada dendanya tergantung berat tidaknya, kalau berat itu dendanya bisa potong kerbau atau kambing," pungkasnya. (mcr)



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat