Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Peristiwa
Diduga Kehabisan Uang Karena Empat Hari Antre, Kernet Fuso Meninggal di Lokasi Banjir Jalintim
Minggu, 04 Februari 2024 - 09:41:59 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Setelah dua bocah SD meninggal terseret arus banjir di Simpang Kualo Pangkalan Kerinci, kabar duka datang dari antrean panjang banjir di KM 83 Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras Pelalawan Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.

Sopir dua atau kernet truk Fuso, Harianto (43) diketahui sudah tidak bernyawa lagi saat petugas medis memeriksa kondisinya.

Pria asal Dusun II RT 002 RW 002 Kelurahan Air Genting Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan Sumatera Utara itu dipastikan sudah meninggal dunia.

Peristiwa ini diketahui sekitar pukul Jumat (1/2/2024) malam. “Sekitar jam 19.00 WIB baru diketahui bang,”kata Jon, warga Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras dan juga seorang relawan yang ikut membantu aktivitas kelancaran lalu lintas di lokasi banjir di jalur padat, Jalan Lintas Timur Sumatera tersebut.

Menurut Jon, berdasarkan informasi yang didapat dari supir 1 mereka kehabisan uang karena sudah empat hari antre di lokasi banjir.

“Informasinya, orang itu kehabisan duit jalan bang dan tak makan tigq hari. Pas pulak kernet atau sopir 2  ini kono asam lambung bang, itu keterangan supir 1 nyo bang,” ungkap Jon menyetir pengakuan sopir rekan korban.

Menurut Jon, malam itu juga dengan menggunakan ambulan sungai milik Rumah Relawan Dhuafa (RRD) yakni satu unit boat laju, jenazah kernet malang ini dibawa melintas lokasi banjir menuju Pangkalan Kerinci.

“Malam tadi jugo dibawa ke kampung halamannya bang Simpang Kawat, sebelum Kisaran Medan. Dari lokasi pakai speedboat dan ke kampungnya pakai ambulan,”beber pria yang aktif hampir tiap hari membuat laporan kondisi banjir dan antrian panjang di desanya tersebut.

Awalnya diketahui, jenazah pria malang ini sempat diinapkan di Posko Banjir di Desa Kemang. Pria yang diketahui mengidap asam lambung sebelum meninggal sempat makan buah duku. Padahal dalam keadaan pertit dan ada riwayat penyakit asam lambung.

Ketika fuso yang ditumpangi keduanya lewat posko, supir mendatangi petugas kesehatan yang ada di posko, lalu dilakukan pemeriksaan di kendaraan bongsor tersebut dengan membawa tempat tidur.

Ternyata sudah meninggal di dalam kendaraan. Menurut keterangan supir, stokar tersebut memang mengidap sakit lambung ditambah makan duku sebelum makan nasi.

Ini adalah keterangan dari petugas medis yang disampaikan melalui sejumlah WAG di Kabupaten Pelalawan. (ppc)



 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat