Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Advertorial
Pemkab Natuna Bersama Kemenkopolhukam Cari Solusi Masalah Internet di Beberapa Titik
Rabu, 01 November 2023 - 16:12:11 WIB
Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda didapingi sejumlah pejabat Natuna saat pertemuan dengan Asdep Asdep Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika Kemenko Polhukam, Marsma TNI Budi Eko.

SULUHRIAU, Natuna- Letak geografis Kabupaten Natuna yang berada di tengah negara Asean membuatnya dijadikan sebagai daerah strategis nasional oleh pemerintah pusat.

Namun sayang, meskipun Natuna adalah wilayah penting bagi Pemerintah Indonesia di kawasan Asia Pasifik, daerah ini masih terbelakang, terutama soal urusan jaringan telekomunikasi.

Wakil Bupati Natuna Rodhial mengatakan, di usia kabupaten yang ke 24, beberapa wilayah  kecamatan masih mengalami krisis sinyal. Hal ini sangat berdampak pada komunikasi serta kebutuhan internet pada era digitalisasi.

Sebanyak 76 persen wilayah yang belum dilayani Fiber Optik (FO) mengalami keterbatasan kafasitas (bandwith), sehingga kualitas layanan dari beberapa infrastruktur Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) tidak dapat optimal dirasakan masyarakat.

“Kami pemerintah daerah sering dapat sindiran dari masyarakat, karena kalau pejabat dari pusat datang ke Natuna, sinyal bagus. Tapi kalau sudah pulang, sinyal juga ikut hilang,” sebut Rodhial kepada Asisten Deputi (Asdep) Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika Kemenko Polhukam, Rabu (1/11/2023).

Dijelaskannya, saat ini ada 9 pulau di luar pulau Bunguran masih mengalami krisis sinyal, diantaranya, Pulau Laut, Pulau Seluan, Pulau Sedanau, Pulau Tiga Barat, Pulau Tiga, Pulau Midai, Pulau Subi, Pulau Panjang dan Pulau Serasan.

Mungkin gambar 5 orang

Padahal di kabupaten Natuna telah dibangun 144 unit tower Base Tranceiver Station (BTS) yang tersebar di 17 kecamatan. Diantaranya sebanyak 42 tower dibangun BAKTI Kominfo dan 102 unit dibangun pihak swasta.

Anehnya, entah mengapa di beberapa daerah tersebut masih “miskin” sinyal?,  padahal, sudah dibangun infrastruktur TIK seperti, Sedanau (6 BTS, 13 akses internet), Pulau Tiga (6 BTS, 6 akses internet), Pulau Tiga Barat (4 BTS, 4 akses internet), Pulau Seluan (2 BTS, 3 akses internet), Midai (4 BTS, 5 akses internet), Suak Midai (4 BTS, 5 akses internet), Pulau Laut (4 BTS, 9 akses internet), Serasan (6 BTS, 10 akses internet), Serasan Timur (3 BTS, 10 akses internet), Subi (2 BTS, 6 akses internet) dan Pulau panjang (2 BTS, 3 akses internet).

Rodhial melanjutkan, Kabupaten Natuna kata dia memiliki potensi menjanjikan yang ingin dieksploitasi oleh negara-negara besar, yaitu sektor migas dan perikanan. “Jadi apakah potensi Natuna ini mau kita tutup rapat rapat sehingga sinyal saja susah, atau kita buka seluas-luasnya supaya negara luar tau siapa yang punya,” tanya Rodhial.

Menanggapi hal ini, Asdep Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika Kemenko Polhukam, Marsma TNI Budi Eko mengaku sepakat bahwa Natuna merupakan daerah strategis nasional, apalagi dilihat dari sisi pertahanan keamanan. “Itulah mengapa kami datang kesini untuk menyerap langsung apa yang menjadi permasalahan, dan kami yakin semua masalah ada solusinya,” ucapnya.

Jendral bintang satu itu mengakui, pihaknya juga menemui persoalan serupa di daerah lain. Begitu pejabat datang, tiba-tiba sinyal menjadi bagus. “Seolah-olah kalau pak bupati datang, dia bawa sinyal di kantongnya,” katanya mengundang tawa peserta audiensi.

Mungkin gambar 9 orang

Ia meminta kepada semua pihak agar terbuka menyampaikan segala persoalan tentang telekomunikasi dihadapi. Sehingga bisa diambil langkah koordinasi atau sinkronisasi dengan kementerian terkait. Kalau kemarin secara general disampaikan bahwa sudah banyak tower yang dibangun, akan tetapi tidak ada sinyal atau bandwith nya kecil sehingga tidak bisa menjangkau semuanya”.

Terkait permintaan Bupati Natuna untuk pemanfaatan aset TNI di Teluk Buton, pihaknya akan menyampaikan kepada pimpinan untuk selanjutkan dilakukan koordinasi.

Kepada pihak provider, jendral bintang satu dari korps Angkatan Udara ini, meminta agar berkoordinasi ke tingkat pusat apabila ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan di level bawah. “Natuna ini daerah strategis nasional, oleh karena itu harus bantu sepenuhnya. Makanya konsen kami ke sini untuk mengetahui akar masalahnya, supaya bisa diselesaikan,” cetusnya.

Sementara itu, Angga, Telkom Manager One Area Kepulauan Riau, mengatakan, pihaknya memiliki keterbatasan. Mereka hanya pelaksana bukan pemegang kebijakan.

Ia mendapat isu bahwa krisis sinyal di beberapa daerah di luar pulau Bunguran terjadi karena kapasitas bandwithnya kecil, sebab, ditransmisikan menggunakan radio dari pulau utama ke daerah lainnya. “Terus terang, yang dari Telkom ada yang mengunakan strasmisi end site nya di Sambas, Kalimantan,” ucapnya.

Diakuinya, dengan menggunakan sistem radio, kemampuannya akan dipengaruhi jarak tempuh dan kondisi cuaca. Apabila cuaca kurang bagus, maka kualitasnya akan menurun dan kapasitasnya terbatas.

“Jujur saja kalau ada kabel laut, kami sangat senang. Kemudian untuk solusi cukup cepat, kita bisa pasang radio di fasilitas TNI yang ada di Teluk Buton, tapi harus dikoordinasikan dulu,” tutup Angga. (Adv, zul)




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat