Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Metropolis
Mulai 16 Juli 2023, Penumpang Naik Bus TMP Wajib Bayar Ongkos Non Tunai
Rabu, 12 Juli 2023 - 22:10:33 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Terhitung tanggal 16 Juli 2023 pembayaran ongkos naik bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) tak bisa lagi secara tunai. Semuanya wajib dibayarkan secara non tunai.

"Hanya sampai tanggal 15 Juli kita menerima tunai, diatas tanggal itu sudah wajib non tunai. Pembayaran bisa pakai kartu Brizzi atau juga QRIS," ujar Kepala UPT Bus TMP Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Sarwono, Rabu (12/7/2023).

Ia mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi untuk pembayaran non tunai kepada masyarakat.

Namun di sisi lain Sarwono tidak menampik ada pengaruh penurunan penumpang sekitar 20 pasca lounching pembayaran non tunai pada tanggal 23 Juni lalu.

"Memang ada turun, sekitar 10-20 persen," ujar Kepala UPT Bus TMP Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru, Sarwono, Rabu (12/7/2023).

Ia mengatakan untuk penurunan ini memang cukup lumayan. Tapi dirinya mengaku tak terlalu mempermasalahkan hal tersebut, karena saat ini sudah mulai normal kembali.

"Jadi memang kadang-kadang ada masalah sinyal juga dari BRI jadinya lambat. Itu juga jadi penyebabnya. Karena kan untuk saat ini memang baru kartu Brizzi (dari BRI) saja yang bisa, sementara kartu lain tak bisa. Kalau semua pembayaran butuh integrator dan ternyata integrator ini berbayar," katanya.

Namun untuk pembayaran QRIS bisa dilakukan untuk semua dompet digital. Mulai Dana, OVO, Shopeepay, dan lain sebagainya.

"Sedangkan kalau untuk kartu e-money nya memang baru bisa Brizzi saja," sebutnya.

Dikatakan masa sosialisasi tiga bulan, tapi bukan berarti selama tiga bulan itu masyarakat bisa membayar dengan tunai.

"Sosialisasi yang dilakukan salah satunya adalah dengan kita menjual kartu juga di dalam bus. Jadi bagi masyarakat yang tidak punya kartu bisa membelinya," ujarnya.

Diakui Sarwono, sejak launching pembayaran non tunai pada tanggal 23 Juni lalu, hingga kini memang masih banyak kendala yang dihadapi.

"Masyarakat masih banyak yang belum patuh, masih banyak yang tetap bayar pakai non tunai," ucapnya.

Pihaknya juga telah meminta BRI agar kartu Brizzi bisa dijual didalam bus TMP. Jadi pramugara yang akan menjualkan di dalam bus TMP.

"Sekarang tentu tinggal keseriusan BRI dan juga masyarakat, karena kalau kami hanya sebagai pelaksana dari kebijakan bank Indonesia saja kan," ucapnya.

Disampaikan Sarwono, untuk saat ini kartu yang bisa digunakan memang hanya Brizzi. Namun kalau dompet digital bisa semua.

"Kalau kartu Brizzi itu dijual dengan harga Rp25 ribu dengan isi saldo Rp5 ribu. Jadi kartu dijual 20 ribu. Kami sebenarnya berharap juga agar BRI bisa menekan harga kartu supaya masyarakat tak terbebani," tutupnya. (kmf)




 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat