Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
MenPANRB: Jumlah Pegawai Non-ASN Membengkak, Jadi 2,4 Juta
Selasa, 13 Juni 2023 - 06:47:59 WIB
Ilustrasi (Ant)

SULUHRIAU- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas melaporkan kepada Presiden Jokowi terkait jumlah pegawai non-ASN yang membengkak.

Dari data yang dimiliki, Azwar menyebut masih ada 2,4 juta pegawai non-ASN.

"Kami tadi sudah melaporkan kepada Bapak Presiden terkait dengan jumlah non-ASN yang membengkak. Pada 2018 ketika PP dibuat kan itu tidak boleh lagi dikasih transisi 5 tahun terakhir 28 November itu kan sisa 400 ribu. Tapi setelah kita data bukan tinggal 200 ribu tapi membengkak 2,4 juta," jelas Azwar di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/6/2023).

Menurut Azwar, Presiden pun meminta agar mengkaji kembali bersama DPR, asosiasi pemerintah kabupaten dan kota, serta gubernur se-Indonesia untuk memilah 2,4 juta pegawai non-ASN tersebut. Sebab, pegawai non-ASN akan dijadikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Namun Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan agar tak melakukan PHK massal setelah dilakukan penghapusan honorer pada 28 November 2023. Karena itu, untuk menghindari pembengkakan anggaran, pemerintah tengah merumuskan kebijakan yang tepat.

"Insyaallah mudah-mudahan sebelum November ini baik PP maupun regulasi yang lain akan segera kami selesaikan. Arahan Bapak Presiden tidak boleh ada PHK massal tetapi tidak boleh ada pembengkakan anggaran, maka sedang kita rumuskan," jelasnya.

Azwar mengatakan, kebijakan yang tengah dirumuskan ini ditunggu oleh pemerintah daerah sehingga ada kepastian untuk menyediakan anggaran bagi pegawai non-ASN.

"Karena sebenarnya di daerah-daerah, ini yang penting mereka ada kepastian supaya mereka tidak ada pemberhentian, karena supaya bisa menganggarkan untuk anggaran yang akan datang," ujar Azwar.

Azwar pun menilai, konsep PPPK bisa diberlakukan dengan sistem kerja tetap dan sistem kerja tidak tetap. "Misalnya kayak tukang sapu, tukang kebun itukan check lock dari pagi sampai sore apakah mereka memang harus check lock dari pagi sampe sore. Jangan-jangan cukup kerja pagi sama sore, bisa kerja lain tapi tetap dengan gaji insentif yang sama misalnya," kata dia.

Sumber: republika.co.id
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat