Minggu, 27 September 2026 SDN 012 Rantau Kasih Berdinding Papan Dapat Papan Dapat Bantuan Rp1,9 Miliar | Delegasi RI Walkout Saat Netanyahu Pidato, Ketua BKSAP Syahrul Aidi Sebut Diplomasi di Jalur Tepat | Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Dimakamkan di TPU Karet Bivak di Samping Ibunya Fatmawati | Perkuat Iman dan Pengabdian, Polres Kampar Ikut Binrohtal Nasional Bersama Kapolri dan Gus Baha | Polres Kampar Ringkus Dua Pengedar Narkoba di Kampar Utara, Sita Sabu 19 Gram dan Ekstasi | 16 Bulan Buron, Otak Pelarian 11 Tahanan Polres Kampar Ditangkap di Tapung
 
 
☰ Sosial Budaya
"Dadio" Minuman Khas Kampar Populer Era 80-an hingga Kini Masih Ada Kerap Disajikan Saat Buka Puasa
Minggu, 26 Maret 2023 - 15:17:08 WIB
Dadio masih dalam tempatnya bambu (Foto: UMKM)

SULUHRIAU, Kampar- Bicara minuman menu bulan puasa cukup menyenangkan. Nah, Dadio   barangkali bisa jadi salah salah satu daftar menu menambah semangat berbuka puasa.

Di era 70-an minuman ini sangat populer, namun bukan berarti minuman ini hilang. Sampai sekarang masih ada. Hanya saja bagi generasi saat ini tidak lagi mengenal Dadio ini.

Dadio adalah sebutan untuk susu kerbauyang sudah dipermentasi. Susu ini bentuknya putih kenyal rasanya....hmmmm

Dadio atau dadih ini biasanya dibuat oleh para kubalo (peternak) kerbau atau para peladang masyarakat Kampar, Provinsi Riau. Susu kerbau tersebut dimasukkan dalam tabung buluoh (bambu) selanjutnya mengalami proses pembasian sendiri.

Bambu ini dipotong dengan ukuran sejengkal, lalu di atasnya ditutup dengan dauh pisang kering, aroma bambu yang khas dan daun pisang kering ini tentunya menambah aroma dan kelezatan dadio ini.


Biasanya dadio sudah dapat dikonsumsi sejak satu bulan dimasukkan ke bambu (buluoh), namun layaknya anggur yang baik semakin lama masa permentasinya maka semakin tinggi mutunya dan semakin lezat rasanya.

Bagi masyarakat Kampar susu kerbau ini sangat populer tempoe doeloe. "Dulu minuman Dadio ini masa-masa kita kecil selalu menjadi barang wajib dalam hantaran belanja dalam suatu pernikahan," kata H Nurman (68) warga Kampar yang kini tinggal Pekanbaru.

"Konon katanya Dadio ini memberikan manfaat besar bagi vitalitas sang pengantin. Dan penyajiannya bukan hanya untuk pegantin, tetapi juga untuk menu buka puasa, terutama ketika cuaca panas saat ini. Penyajiannya bisa ditambah dengan sirup sesusai kebutuhan.

Sekarang dadio masih banyak ditemukan di beberapa pasar tradisional, walaupun sudah agak sulit didapat. Harganya juga tidak mahal-mahal amat, sekitar Rp12.000-Rp15.000/tabung. Namun, diakui salah seorang warga, Dadio ini sudah agak sulit didapat. "Awal ramadhan kemarin saya coba lihat-lihat di pasar tradsional, memang belum tampak," ujar Rohim Warga Air Tiris.

Mau coba, silakan cari di pasar-pasar tradisional di wilayah, Rumbio, Kampa, Danau, Air Tiris hingga ke Bangkinang Kabupaten Kampar dan sekitarnya. Selamat mencoba!. (src)





 
Berita Lainnya :
  • SDN 012 Rantau Kasih Berdinding Papan Dapat Papan Dapat Bantuan Rp1,9 Miliar
  • Delegasi RI Walkout Saat Netanyahu Pidato, Ketua BKSAP Syahrul Aidi Sebut Diplomasi di Jalur Tepat
  • Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Dimakamkan di TPU Karet Bivak di Samping Ibunya Fatmawati
  • Perkuat Iman dan Pengabdian, Polres Kampar Ikut Binrohtal Nasional Bersama Kapolri dan Gus Baha
  • Polres Kampar Ringkus Dua Pengedar Narkoba di Kampar Utara, Sita Sabu 19 Gram dan Ekstasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 SDN 012 Rantau Kasih Berdinding Papan Dapat Papan Dapat Bantuan Rp1,9 Miliar
    02 Delegasi RI Walkout Saat Netanyahu Pidato, Ketua BKSAP Syahrul Aidi Sebut Diplomasi di Jalur Tepat
    03 Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Dimakamkan di TPU Karet Bivak di Samping Ibunya Fatmawati
    04 Perkuat Iman dan Pengabdian, Polres Kampar Ikut Binrohtal Nasional Bersama Kapolri dan Gus Baha
    05 Polres Kampar Ringkus Dua Pengedar Narkoba di Kampar Utara, Sita Sabu 19 Gram dan Ekstasi
    06 16 Bulan Buron, Otak Pelarian 11 Tahanan Polres Kampar Ditangkap di Tapung
    07 Tata Kelola Sentra KI Jadi Bahasan, Kemenkum Riau Tampung 9 Rekomendasi Perguruan Tinggi
    08 Gandeng UNRI, Kemenkum Riau Latih ASN Bikin Peraturan Anti Multitafsir
    09 Pembinaan Perancang Aturan Diperkuat, Kemenkum Riau Dukung Sistem Elektronik
    10 Buka 457 Aduan Publik, Kemenkum Klaim 11 Juta Layanan AHU Hampir Tuntas
    11 PSB Batu Bersurat Sabet Juara ''Gala Desa 2026'' dalam Adu Pinalti Vs Tim Kobar Desa Koto Tuo
    12 Beban BPJS Pemko Naik Jadi 80 Persen, Walikota Pekanbaru Gandeng Rumah Sakit dan Pengusaha
    13 Polisi Amankan 483 Keping Kayu Seberat 10 Ton Diduga Ilegal di Jalan Lintas Sinaboi-Dumai
    14 Oknum Anggota DPRD Kampar dari Saksi Jadi Tersangka Kasus Buka Kebun Sawit Ilegal
    15 Samsung Galaxy S26 Ultra Sudah Ada, Bos Meta Zuckerberg Malah Masih Gunakan Galaxy S24 Ultra
    16 Pudarnya Kearifan Lokal
    17 Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter dengan Berat 4 Ton Ditemukan di Mangrove Sungai Bahale Inhil
    18 Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Investasi
    19 Kawal Capaian B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Anev Kinerja Bersama Sekjen Kementerian Hukum
    20 Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda
    21 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis BSK, Dari Naturalisasi Hingga Perkawinan Campur
    22 Sempat Saling Dorong, Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong Temukan Kluster Mewah Penghuni Binaan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat