Jumat, 02 Oktober 2026 Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda | Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah | 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik | Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita | Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
 
 
☰ Sosial Budaya
Dari "Obrolan Sambil Ngopi" Membedah Kepemimpinan:
Meski Tokoh Ada, Kepemimpinan Nasiona Non Jawa Sulit Ditembus dengan Sistem Demokrasi Saat ini
Minggu, 19 Februari 2023 - 21:00:42 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Banyak politisi kawakan yang dinilai memiliki kualitas yang baik, kapabilitas yang cukup, dan kredibilitas yang mumpuni dari kalangan tokoh-tokoh nasional non Jawa.

Tapi, kenapa belum mampu merebut puncak kepemimpinan nasional?

Pertanyaan itu mengemuka ketika digelar Ngobrol Sambil Ngopi bertajuk "Kepemimpinan Nasional Non Jawa, Bisakah?" di Wareh Kupie Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru, Sabtu (18/2/2023).

Direktur Sijari Ricky Rahmadia yang membacakan sambutan CEO Perfekto Amir Faisal menyebut sejumlah nama seperti HM Jusuf Kalla, Surya  Paloh, Sandiaga Uno, dan Erick Thohir sebagai pemimpin yang dinilai memiliki kapabilitas, kredibilitas, dan mumpuni.

"(Mereka) juga didukung kekuatan finansial, dan merupakan tokoh-tokoh yang layak menjadi calon pemimpin nasional," ujar Ricky yang juga admin WA Group Suara Riau itu.

Namun, menurut Ricky, apa kendala, peluang, dan hambatan bagi tokoh-tokoh dimaksud untuk bisa mencapai tampuk kepemimpinan nasional, "Itu yang menjadi (bahan) diskusi kali ini," kata Ricky.

Menurut Ricky, diskusi ini digelar untuk memperkaya literasi pada ruang-ruang publik. "Diskusi sehat merupakan olahraga otak terbaik," katanya.

"Diskusi ini bukan untuk menyenggol persoalan suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA), kesukuan atau ketidaksukaan kepada suku Jawa, namun lebih kepada pembedahan persoalan yang memang hadir dan terjadi secara realita dalam ruang politik kita," tambahnya.

Diakui Ricky, judul diskusi memang seakan rasis, tetapi maksudnya tidak demikian. "Judul memang dibuat agak menyentil, dimaksudkan untuk menarik daya minat diskusi," terangnya lagi.

Pantauan di lokasi, diskusi berjalan dengan alot dan seru, banyak silang pendapat mempersoalkan materi diskusi, dan tanya jawab pun berlangsung dengan hangat.

Dari berbagai silang pendapat dan jawaban pemateri, disimpulkan untuk saat ini kepemimpinan nasional masih sulit untuk ditembus oleh tokoh non Jawa dengan sistem demokrasi yang diterapkan saat ini, walaupun tokoh-tokoh non Jawa dimaksud memiliki kapasitas dan kapabilitas yang cukup, dan finansial yang kuat.

Forum sependapat dengan pernyataan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan dan Menteri BUMN Erick Thohir, yang mengungkapkan bahwa kepemimpinan nasional di 2024 (melalui proses politik Pemilu 2024) masih warga negara Indonesia dari kalangan suku Jawa.

"Untuk ke depannya mungkin saja bisa tokoh non Jawa masuk dalam putaran pemimpin nasional, tentu dengan perbaikan kualitas demokrasi dan kualitas pendidikan dan pendapatan masyarakat," demikian pernyataan yang mengemuka.

"Karena seharusnya kepemimpinan nasional berbicara tentang kapasitas dan kapabilitas, maka perbaikan demokrasi, perbaikan pendapatan dan pendidikan perlu dilakukan," tambah pernyataan itu.

Sebelumnya ketika sesi pembukaan, Novrizon Burman, panitia penyelenggara, yang juga Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau, mengatakan diskusi ini untuk menyambut pagelaran Pemilu 2024 yang sudah mulai menghangat.

"Diperlukan ruang-ruang diskusi yang sehat untuk membedah banyak persoalan berbangsa. Dengan duduk berdiskusi kita ikut terlibat mencerdaskan ruang publik dari berbagai pendapat yang ada," kata Pemimpin Redaksi riausatu.com itu.

Menurut Novrizon, diskusi itu diinisiasi oleh Simpul Jaringan Riau (Sijari), WA Grup Suara Riau, SMSI Riau, dan Perfekto.

Pembicara yang dihadirkan antara lain Zulmansyah Sekedang, tokoh pers dan juga calon Ketua Umum PWI Pusat; kemudian Viator Butar-butar, tokoh Batak Riau yang juga pengamat ekonomi, dan pengamat politik; akademisi dari Universitas Islam Riau Dr. Panca Setyo Prihatin, S.Ip, M.Si.; dipandu Dosen Universitas Islam Negeri Susqa, Muammar Alkhadafi, S.Sos, M.Si.

Sejumlah tokoh masyarakat seperti Dr Drh Chaidir MM,  ketua-ketua badan eksekutif mahasiswa (BEM), perwakilian organisasi mahasiswa, para aktivis Riau, pengamat politik, dan penggiat survei juga tampak hadir.

Moderator Muammar Alkhadafi yang menutup diskusi ini sedikit agak menyentil dengan menyebutkan posisi Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah diduduki Erick Thohir yang non Jawa.

"Semoga posisi kepemimpinan nasional lainnya juga bisa diisi (oleh tokoh nasional) non-Jawa," ungkapnya. (rls)




 
Berita Lainnya :
  • Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda
  • Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
  • 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
  • Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda
    02 Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
    03 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
    04 Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
    05 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    06 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    07 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    08 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    09 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    10 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    11 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    12 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    13 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    14 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    15 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    16 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    17 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    18 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    19 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    20 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    21 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    22 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat