Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kesehatan
Bezuk Dua Bocah Beradik Penderita Rapuh Tulang, Kapolda Riau: Kita akan Kawal Pengobatan Anak Ini
Kamis, 17 November 2022 - 16:42:06 WIB
Kapolda Riau Irjend M Iqbal saat.membezuk anak dua beradik di RS Awal Bros.Ahmad Yani
TERKAIT:
 
 

SULUHRIAU, Pekanbaru- Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, membezuk dua bocah penderita kelainan tulang di Rumah Sakit Awal Bros di Ahmad Yani, Kota Pekanbaru, Kamis (17/11/2022).

Dua bocah abang beradik masing-masing bernama M Rehan (11) dan Fajri Rahman (7) itu, langsung sumringah begitu Irjen Iqbal bersama rombongan, masuk ke dalam kamar tempat mereka dirawat.

Ini adalah kali kedua mereka bertemu dengan pimpinan Korps Bhayangkara Lancang Kuning tersebut.

Pasalnya, pada Rabu (10/11/2022) lalu, Irjen Iqbal juga sudah membezuk langsung di kediaman mereka di Jalan Sidomulyo RT 2 RW 8, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan.

Saat itu, Kapolda Riau menyerahkan bantuan kursi roda, bantuan sembako serta santunan uang tunai bagi keluarga Rehan dan Fajri.

Dalam kunjungannya kali ini, mantan Kadiv Humas Polri itu, turut didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, AKBP dr Reni dan Kompol dr Firman dari Bid Dokkes, dr Jansen Sp.OT dan manager RS Awal Bross.

Hadir pula pula dokter yang menangani penyakit Rehan dan Fajri, yakni dr Jansen, Sp.OT.

Irjen Iqbal sempat mengobrol dengan orang tua kedua anak lelaki tersebut, Eko Suharno (59) dan Reni Angelina (43).

Disampaikan Reni, kondisi kedua anaknya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya.

"Alhamdulillah pada waktu pertama kali saya berkunjung ke kediaman ananda Rehan dan Fajri, kita diterima dengan baik terus kita juga menjembatani antara ananda berdua dan keluarga dengan dokter yang merawat, yaitu dr Jensen," ucap Irjen Iqbal.

Disebutkannya, awalnya Rehan dan Fajri merasa takut untuk menjalani pemeriksaan dan menjalani pengobatan. Kegiatan cukup terkendala dan tak bisa berjalan lancar.

Namun berkat pendekatan sosio psikologi yang dilakukan tim Biddokkes Polda Riau dibantu keluarga, Rehan dan Fajri mau dibawa ke rumah sakit.

"Akhirnya berhasil dibawa ke sini untuk diberikan intervensi kedokteran, terus dilakukan treatment dan tadi dokter menyampaikan sudah dilakukan beberapa treatment yang diperlukan. Tujuannya adalah penguatan tulang yang memang secara genetik tulangnya tulang kaca dan sangat rapuh," jelas Irjen Iqbal.

"Insyaallah dengan intervensi kedokteran ini semakin kuat, kita harap ananda berdua aktivitasnya bisa sempurna dan bisa melanjutkan pendidikan untuk mengejar cita-citanya. Mudah-mudahan menjadi kebanggaan kedua orang tua dan berguna bagi agama bangsa dan negara," imbuh mantan Kapolda NTB ini.

Irjen Iqbal berjanji akan mengawal perawatan terhadap Rehan dan Fajri sampai sembuh.

"Saya pernah katakan tugas polisi itu adalah pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, kita juga akan memberikan informasi kepada stakeholder lainnya. Dapat kita bayangkan jika kedua ananda ini sehat dan dapat menggapai cita-citanya, ada yang mau jadi dokter, mau jadi polisi. Ini akan membantu tugas-tugas kepolisian. Niat kita yang tulus hari ini semoga menjadi amal jariah bagi kita semua," pungkasnya.

Sementara itu, dr Jansen, So.OT mengungkapkan, Rehan dan Fajri datang ke rumah sakit dengan kondisi ketidakmampuan untuk berjalan dan tulang sering patah.

"Jadi setelah kita evaluasi ternyata memang ada suatu kelainan yang kita temukan mulai dari bagian kepala, bagian pada gigi dan mata, kemudian tulang. Setelah kita evaluasi kita temukan bahwa memang kedua adik ini mengalami kelainan genetik atau kelainan bawaan, umumnya rapuh, seperti tulang kaca, jadi kesannya kuat, tapi jika melakukan gerakan dia patah," ulas dr Jansen.

Pihaknya sudah memberikan treatment, khususnya untuk penguatan tulang. Sedikit demi sedikit, tim medis melakukan perbaikan.

"Nanti untuk berikutnya kita lakukan poengobatan secara komprehensif sehingga dapat bergungsi dengan baik. Jadi perkembangannya harus kita pantau secara berkala dan kita lihat perkembangannya. Di sini kita melakukan pengobatan tidak hanya oleh dokter tulang, tetapi ada juga dokter anak untuk nutrisinya dan dokter gizi, dan rencana selanjutnya oleh dokter THT untuk melihat kelainan genetik ini," pungkas dr Jansen. (srn,rls)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat