Senin, 17 Agustus 2026 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
 
 
☰ Metropolis
Curahan Air Lapak Terancam Tumpah ke Jalan, Warga Jalan Baru Protes Pengembang Pasar Induk
Sabtu, 28 Mei 2022 - 23:28:37 WIB
Sukmana Herlambang (kiri) mewakili warga RW 11 bersama warga saat menemui pekerja di lokasi pembuatan lapak-lapak sementara di Pasar Induk, Jalan Soekarno-Hatta, Sabtu (28/5/2022).

SULUHRIAU, Pekanbaru-- Pembuatan lapak-lapak kayu di lokasi Pasar Induk kembali mendapat protes dari warga RW 11, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani.

Pasalnya atap lapak-lapak kayu tersebut bakal menumpahkah curahan air hujan ke Jalan Baru yang tepat berada di sebelah lokasi Pasar Induk.

Sabtu (28/5/2022), puluhan warga nampak mendatangi pembangunan lapak sementara di lokasi Pasar induk. Mereka bermaksud menemui pihak pemgembang. Sayangnya di lokasi cuma ada pekerja.

Warga kemudian berdialog dan meminta pekerja menghentikan pembuatan lapak-lapak tersebut. "Atap-atap lapak ini miringnya ke arah Jalan Baru. Tentu saja warga keberatan, karena akan membanjiri jalan dan jangka panjang bisa merusak jalan," kata Sukmana Herlambang, perwakilan warga RW 11, Kelurahan Sidomulyo Barat di lokasi.

Menurut Herlambang, keinginan warga cuma satu, yaitu adanya drainase di Pasar Induk sehingga air pembuangannya tidak melimpah ke Jalan Baru yang merupakan akses utama warga RW 11.

"Warga tidak menolak pasar Induknya, tapi dampak pembangunan terhadap lingkungan sekitarnya yang ditolak. Untuk itu kami sangat berharap dapat berdialog dengan pihak pengembang (PT Rafa Bonai, red.)," kata Sukmana lagi. Ditanya apakah warga juga akan memberitahu pemerintah kota soal protes ini, Sukmana mengatakan belum.

"Kami masih mengumpulkan informasi dulu. Walaupun dulu sebenarnya sudah pernah dilakukan. Warga menyampaikan beberapa keberatan kepada Pemko dan DPRD Kota atas dampak yang ditimbulkan pembangunan pasar induk ini," kata Sukmana.

Sehari sebelumnya pihak pengembang bersama instansi terkait seperti anggota Komisi IV DPRD kota, dinas PUPR dan Disperindag kota sudah mendatangi lokasi pembangunan lapak di Pasar Induk dan berdialog dengan dua ibu-ibu warga RW 11.

"Saya warga yang hadir dipertemuan di lapangan tadi siang, Jumat (27/5/2022, red) menyampaikan hasil poin penting yang disepakati pihak pengembang, Dinas PUPR, Dinas Perdagangan dan Perindustrian,  anggota dewan yang hadir serta ibu-ibu warga RW 11, yaitu pemberhentian kegiatan pembangunan pasar mau pun bedeng sampai  pembuatan parit selesai," kata salah seorang warga, Siswanti kepada Riaupos.co melalui aplikasi WA.

Seperti beberapa kali diberitakan sebelumnya, pembangunan pasar Induk kerap diprotes warga RW 11 yang memang berdampingan langsung dengan lokasi. "Kita sudah lama keberatan dengan akibat yang ditimbulkan pembangunan pasar induk ini.

Terutama limpahan airnya yang langsung ke Jalan Baru bahkan sampai masuk ke rumah warga karena ada lapak permanen yang dibangun di atas jalan, tanpa ada drainase.

Nah, kali ini keberatan lagi dengan akibat pembuatan bedeng lapak ini. Kami berharap pihak pengembang mau berdialog dulu dengan warga dan Pemko serta DPRD juga tanggap atas masalah ini," tutup Sukmana.

Terkait protes warga terhadap pengembang ini, wartawan mencoba menghubungi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru Ahmad Ingot Hutasuhut.

Namum pimpinan instansi yang mengawasi pembangunan pasar induk ini belum menjawab. Pesan singkat yang dikirimkan ke nomor ponselnya sejak pukul 13.55 WIB siang masih ceklis satu, sementara telpon yang bersangkutan tidak aktif. Hingga pukul 15.10 WIB sore tadi, juga belum ada respon dari yang bersangkutan.  (rpc)



 
Berita Lainnya :
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    02 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    03 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    04 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    05 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    06 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    07 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    08 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    09 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    10 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    11 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    12 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    13 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    14 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    15 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    16 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    17 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    18 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    19 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    20 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    21 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    22 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat