Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Sosial Budaya
Mahasiswa di Daerah Mulai Demo Tolak 3 Periode Jelang Jakarta 11 April
Sabtu, 09 April 2022 - 11:41:34 WIB
Aksi mahasiswa di Bogor, Jumat (8/4) menolak jabatan presiden 3 periode. (Dok. Istimewa/CNN)

SULUHRIAU- Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan melakukan aksi di depan Istana Negara, Jakarta, Senin (11/4) lusa.

Aksi itu ditujukan untuk menuntut sikap tegas dan bukti nyata Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak masa jabatan 3 periode.

Menjelang aksi itu, beberapa kelompok mahasiswa telah melakukan aksi di daerah masing-masing, seperti Bogor dan Semarang.

Mahasiswa Demo Istana Bogor, Tolak Jokowi Jabat Tiga Periode
Juru bicara aksi Gerakan Bogor Menggugat Istana, Ruben Bentiyan mengatakan demo diikuti mahasiswa dari berbagai kampus dan organisasi.

"Untuk massa aksi ada seribuan di mana semuanya tergabung dalam Gerakan Bogor Menggugat Istana. Isinya adalah mahasiswa-mahasiswa di Bogor Raya, kota dan kabupaten, kurang lebih ada 22 organisasi mahasiswa yang turun bersama kita," ujar Ruben ketika dilansir CNNIndonesia.com.

Aksi sempat membuat macet jalan di sekitar Istana Bogor. Pasalnya massa menutup jalan sehingga membuat polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas. Polisi memasang kawat berduri untuk mencegah massa lebih dekat ke Istana.

Pada saat bersamaan, ratusan mahasiswa menggelar aksi menolak wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan jabatan presiden di Semarang, Jawa Tengah. Aksi berlangsung di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Jumat (8/4/2022).

Aksi Mahasiswa Tolak Jokowi 3 Periode di Semarang Sempat Ricuh
Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, mahasiswa dari sejumlah kampus di Semarang itu bergantian orasi. Setelahnya, aksi sempat ricuh saat aparat kepolisian mencoba memadamkan poster dan spanduk yang dibakar mahasiswa.

Aksi saling dorong pun terjadi beberapa saat. Massa dan aparat juga terlibat adu mulut. Beberapa mahasiswa terlihat melempar air mineral ke arah polisi. Kericuhan dapat dikendalikan hingga para mahasiswa kembali melanjutkan aksi dan berorasi.

Sehari sebelumnya, Kamis (7/4/2022), ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar aksi di Simpang Lima DPRD Sumsel, Palembang.

Mereka menolak penundaan Pemilu 2024 maupun perpanjangan jabatan presiden.

Mereka mulai berkumpul di Simpang Lima DPRD sekitar pukul 14.00. Mahasiswa menuntut bisa menyampaikan orasi di dalam pelataran Gedung DPRD Sumsel.

Makassar Ricuh

Dari Makassar, Sulawesi Selatan, aksi unjuk rasa menolak penundaan pemilihan umum alias Pemilu 2024 dan menambah masa jabatan presiden Joko Widodo 3 periode di pertigaan Jalan Sultan Alauddin-AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, berakhir ricuh.

Kericuhan tersebut dipicu mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa menutup seluruh ruas jalan hingga mengakibatkan kemacetan parah menjelang buka puasa. Hal ini membuat petugas berusaha membubarkan aksi unjuk rasa secara persuasif. Namun, hal itu direspon mahasiswa sehingga terjadilah kericuhan.

"Kami menolak penundaan Pemilu dan penambahan masa jabatan presiden dan mengevaluasi fungsi pengawasan DPR RI," kata koordinator lapangan aksi, Sukirman S Doturu, Kamis (7/4/2022).

Selain itu, mahasiswa juga menyikapi kenaikan harga BBM dan kelangkaan minyak goreng curah yang selama ini terjadi sehingga sangat meresahkan masyarakat kecil.

Peretasan WA dan Akun Medsos

Terpisah, menjelang aksi 11 April Koordinator Pusat BEM SI Kaharuddin mengaku akun WhatsApp dan media sosial miliknya diretas.

Kaharuddin menjelaskan, nomor telepon yang teretas dalam aplikasi WhatsApp adalah nomor penyambung komunikasi BEM SI dengan mahasiswa lain yang ingin tergabung pada Aksi Nasional mendatang.

"Menjelang tanggal 11 April 2022 dari dukungan masyarakat banyak menghubungi saya sebagai Koordinator Pusat BEM SI. Banyak kawan-kawan mahasiswa yang ingin bergabung," katanya kepada CNNIndonesia.com, Jumat (8/4).

Unjuk rasa di Istana Negara 11 April nanti diklaim bakal diikuti 1.000 mahasiswa dari Aliansi BEM SI, Aliansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia, Aliansi Mahasiswa Jurusan dan Aliansi Mahasiswa Fakultas.

Penolakan dari Istana Jokowi sebelumnya sudah meminta agar tak ada lagi yang menyuarakan soal penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Jokowi sudah berkali-kali menyatakan akan taat pada konstitusi.

"Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan mengenai penundaan, perpanjangan," katanya, Selasa (5/4/2022) lalu.

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko juga mengklaim pemerintah tidak pernah berencana menunda pemilu ataupun memperpanjang masa jabatan presiden Jokowi.

"Pemerintah tidak pernah membicarakan sedikit pun tentang periode lah, tentang perpanjangan lah, no, never," katanya. (Cnn)




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat