Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Kesehatan
Mirip Penanganan Covid-19, 242 Sapi di Riau Diisolasi dan 100.000 Divaksin Antisipasi Virus LSD
Senin, 14 Maret 2022 - 19:34:20 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU, Pekanbaru-  Pemerintah Provinsi Riau melakukan isolasi terhadap 242 ekor sapi yang mengidap penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau kutil sapi.

Adapun, kasus penyakit yang menyerang sapi tersebut merupakan temuan kasus pertama di Indonesia.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Faralinda Sari, Senin, (14/3/2022).

Faralinda mengatakan, sapi berpenyakit LSD akan diisolasi sesuai tempatnya masing-masing dan tidak dilakukan pemusatan atau lokalisasi. Hal itu dilakukan agar penyakit akibat virus penyebab LSD itu tidak menyebar.

Selain isolasi, sapi yang sakit tersebut akan diobati. Selain itu, langkah antisipasitif lain pun disiapkan dengan pemberian vaksinasi untuk sekitar 100.000 ekor sapi.

Setelah diisolasi, sapi akan diobati. Kemudian untuk vaksinnya masih dalam perjalanan dan diharapkan segera tiba sehingga bisa disuntikkan ke sapi lainnya sebagai bentuk antisipasi.

Dari laporan yang diterima, saat ini virus LSD sudah menyebar ke 7 kabupaten yang ada di Riau, dan merupakan kasus penyebaran LSD pertama di Indonesia. Karena itu vaksinnya harus didatangkan dari luar negeri.

Rencananya vaksinasi akan dilakukan bagi sekitar 100.000 ekor sapi yang ada di daerah itu, dan harus dilakukan selama tiga tahun berturut-turut. Untuk tahap awal akan datang sekitar 7.000 dosis vaksin sapi.

Bila vaksin nantinya datang, sudah disiapkan sebanyak 180 orang tenaga vaksinator untuk bertugas di 12 kabupaten dan kota di Riau. Kini juga tengah dilakukan uji sampel darah sapi yang mengidap LSD oleh BBPKH.

Dia merincikan daerah yang ditemukan kasus sapi mengidap LSD yaitu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sebanyak 114 ekor sapi, Kabupaten Pelalawan 25 ekor, Kabupaten Kampar 8 ekor, Kota Dumai 20 ekor, Kabupaten Bengkalis 12 ekor, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) 13 ekor, dan Kabupaten Siak 50 ekor.

"Jadi jumlah sapi yang sakit terkena penyakit itu ada 242 ekor, dimana 3 ekor di antaranya mati. Namun, tingkat kematian penyakit sangat kecil maksimal 5 persen," ujarnya.

Selain sudah mati, ada sebanyak 13 ekor sapi dipotong paksa oleh peternak, karena masyarakat takut sapinya mati. Meski dipotong paksa, daging sapi tetap bisa dikonsumsi. Hal itu lantaran penyakit tersebut hanya menyerang bagian kulit sapi.

Setelah ditangani secara intensif, angka kesembuhan sapi mengidap LSD terlihat cukup tinggi atau mencapai 84 persen dari total sapi yang sakit.

Ciri-ciri kesembuhannya seperti sapi sudah mau makan, karena selama sakitnya sapi itu tidak makan akibat radang tenggorokan. (rri, rad)




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat