Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kesehatan
Mirip Penanganan Covid-19, 242 Sapi di Riau Diisolasi dan 100.000 Divaksin Antisipasi Virus LSD
Senin, 14 Maret 2022 - 19:34:20 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU, Pekanbaru-  Pemerintah Provinsi Riau melakukan isolasi terhadap 242 ekor sapi yang mengidap penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau kutil sapi.

Adapun, kasus penyakit yang menyerang sapi tersebut merupakan temuan kasus pertama di Indonesia.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Faralinda Sari, Senin, (14/3/2022).

Faralinda mengatakan, sapi berpenyakit LSD akan diisolasi sesuai tempatnya masing-masing dan tidak dilakukan pemusatan atau lokalisasi. Hal itu dilakukan agar penyakit akibat virus penyebab LSD itu tidak menyebar.

Selain isolasi, sapi yang sakit tersebut akan diobati. Selain itu, langkah antisipasitif lain pun disiapkan dengan pemberian vaksinasi untuk sekitar 100.000 ekor sapi.

Setelah diisolasi, sapi akan diobati. Kemudian untuk vaksinnya masih dalam perjalanan dan diharapkan segera tiba sehingga bisa disuntikkan ke sapi lainnya sebagai bentuk antisipasi.

Dari laporan yang diterima, saat ini virus LSD sudah menyebar ke 7 kabupaten yang ada di Riau, dan merupakan kasus penyebaran LSD pertama di Indonesia. Karena itu vaksinnya harus didatangkan dari luar negeri.

Rencananya vaksinasi akan dilakukan bagi sekitar 100.000 ekor sapi yang ada di daerah itu, dan harus dilakukan selama tiga tahun berturut-turut. Untuk tahap awal akan datang sekitar 7.000 dosis vaksin sapi.

Bila vaksin nantinya datang, sudah disiapkan sebanyak 180 orang tenaga vaksinator untuk bertugas di 12 kabupaten dan kota di Riau. Kini juga tengah dilakukan uji sampel darah sapi yang mengidap LSD oleh BBPKH.

Dia merincikan daerah yang ditemukan kasus sapi mengidap LSD yaitu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sebanyak 114 ekor sapi, Kabupaten Pelalawan 25 ekor, Kabupaten Kampar 8 ekor, Kota Dumai 20 ekor, Kabupaten Bengkalis 12 ekor, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) 13 ekor, dan Kabupaten Siak 50 ekor.

"Jadi jumlah sapi yang sakit terkena penyakit itu ada 242 ekor, dimana 3 ekor di antaranya mati. Namun, tingkat kematian penyakit sangat kecil maksimal 5 persen," ujarnya.

Selain sudah mati, ada sebanyak 13 ekor sapi dipotong paksa oleh peternak, karena masyarakat takut sapinya mati. Meski dipotong paksa, daging sapi tetap bisa dikonsumsi. Hal itu lantaran penyakit tersebut hanya menyerang bagian kulit sapi.

Setelah ditangani secara intensif, angka kesembuhan sapi mengidap LSD terlihat cukup tinggi atau mencapai 84 persen dari total sapi yang sakit.

Ciri-ciri kesembuhannya seperti sapi sudah mau makan, karena selama sakitnya sapi itu tidak makan akibat radang tenggorokan. (rri, rad)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat