Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Kesehatan
Distankan Lakukan Pengawasan, Belum Ditemukan Kasus Sapi Penyakit LSD di Pekanbaru
Jumat, 11 Maret 2022 - 22:11:04 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Menyusul Riau masuk dalam wabah penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) sapi. Di Pekanbaru sejuh ini belum ditemukan kasus sapi terserang virus LSD.

Hal itu ditegaskan Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pertanian dan Peternakan (Distankan) Pekanbaru, Herlandra, saat dikonfirmasi melalui ponsel Jumat (11/3/2022).

"Sejauh ini di Pekanbaru belum ada kasus sapi terserang virus LSD jika dilihat dari gejala klinis, seperti bentol-bentol atau benjol-benjol pada kulit sapi," ujar Herlandra.

Sebagai antisipasi, Herlandra mengatakan, pihak Distankan Pekanbaru instens melakukan pengawasan ke sentra-sentra peternakan sapi, baik pada kelompok petani maupun pribadi.

Dikatakan, virus LSD bisa menyerang semua jenis sapi, apakah itu sapi, bali, sapi peranakan ongol (PO), Brahman Cros, sapi madura bahkan juga kerbau.

Diakui, virus LSD ini baru pertama di Indonesia dan tepatnya di Riau dengan ditemukan ratusan sapi yang terjangkit virus ini.

Sesuai dengan arahan dan kebijakan dan Kementerian pusat dan pihak-pihak terkait seperti Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) maka antisipasi dilakukan dengan melakukan vaksin terhadap sapi yang sudah terjangkit dan maupun yang belum.

"Kemarin itukan Pusat Veteriner Farma Surabaya merupakan Unit Pelaksana Teknis Bidang Kesehatan Hewan di bawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan turun mengambil sampel dara sapi terserang virus LSD untuk meneliti dan membuat vaksin pencegah penyakit ini," kata Herlandra.

Dikatakan, saat ini di Indonesia belum ada vaksin virus LSD itu. Namun demikian, pemerintah pusat akan melakukan pengadaan vaksin ini.

Herlandra berharap daerah yang belum terkena kasus virus LSD seperti Pekanbaru juga dapat, dan Distankan sudah mengusulkan. "Vaksin ini harus dilakukan sekali setahun setelah vaksin pertama," kata mantan Kasi Keswan dan Kesmavet Distankan Pekanbaru ini.

Ia mengingatkan peternak untuk selaku menjaga kebersihan kandang, jangan sampai ada agas, lalat dan lainnya yang membawa penyebaran virus LSD dari sapi yang telah terjangkit. "Kalau kandang bersih, hewan akan sehat," katanya.

Sebab, jika virus ini menjangkiti sapi peternak, maka secara ekonomi akan sangat berpengaruh, konsumen akan enggan membeli sapi yang kulitnya tidak mulus atau bentol-bentol. Apalagi jika nanti untuk kebutuhan hewan kurban.

Seperti diberitakan, saat ini ada 7 daerah yang ditemukan LSD, diantaranya Indragiri Hulu (Inhu) sebanyak 114 ekor sapi, Pelalawan 25 ekor, Kampar 8 ekor, Dumai 20 ekor, Bengkalis 12 ekor, Indragiri Hilir (Inhil) 13 ekor, dan Siak 50 ekor. Sapi yang sakit terkena penyakit itu ada 242 ekor, dimana 3 ekor di antaranya mati.

"Setelah dilakukan penelitian terhadap sampel darah sapi yang terkena LSD, untuk pencegahan akan dilakukan vaksin terhadap 100 ribu sapi di Riau," kata Kadis PKH Riau Herman, Kamis (10/3/2022). [sr3]





 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat