Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Laporan PBB: 2.000 Anak yang Direkrut Houthi Yaman Tewas dalam Pertempuran
Senin, 31 Januari 2022 - 15:46:55 WIB
Kota Sanaa di Yaman. PBB melaporkan, hampir 2.000 anak tewas setelah direkrut pemberontak Houthi. (Foto : Pixabay/aboali777)

SULUHRIAU- Perserikatan Bangsa-bangsa atau PBB menyatakan hampir 2.000 anak yang direkrut oleh pemberontak Houthi Yaman telah tewas di medan perang. Kelompok tersebut mendapatkan komponen kunci untuk sistem senjata dari perusahaan-perusahaan di Timur Tengah, Eropa dan Asia.

Dalam laporan tahunan kepada Dewan Keamanan yang diedarkan pada hari Sabtu, para ahli PBB mengatakan telah menemukan bukti bahwa Houthi menggunakan beberapa kamp musim panas dan sebuah masjid untuk menyebarkan ideologi mereka.

Houthi merekrut anak-anak untuk melawan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, yang didukung oleh pemerintah yang dipimpin koalisi Arab Saudi. Sebuah laporan PBB menemukan anak-anak berusia antara 10 dan 17 tahun dibujuk untuk melawan pemerintah Yaman.

"Anak-anak diinstruksikan untuk meneriakkan slogan Houthi matilah Amerika, matilah Israel, kutuk orang-orang Yahudi, kemenangan bagi Islam," kata empat anggota panel ahli PBB. “Di satu kamp, anak-anak berusia 7 tahun diajari membersihkan senjata dan menghindari roket.”

Panel tersebut mengatakan menerima daftar 1.406 anak-anak yang direkrut oleh Houthi yang tewas di medan perang pada 2020. Sebannyak 562 tentara anak terbunuh antara Januari dan Mei 2021.

“Mereka berusia antara 10 dan 17 tahun,” kata para ahli. Sejumlah besar korban anak-anak itu terbunuh di Amran, Dhamar, Hajjah, Hodeidah, Ibb, Saada dan Sanaa.

Para ahli mengecam penggunaan tentara anak dalam konflik selama tujuh tahun. Semua pihak diminta menahan diri dari menggunakan sekolah, kamp musim panas dan masjid untuk merekrut anak-anak. Mereka merekomendasikan untuk menjatuhkan sanksi kepada pelakunya.

Laporan setebal 300 halaman itu juga menemukan para pemberontak, yang menguasai ibu kota Sanaa. Kelompok pemberontak itu terus mendapatkan komponen penting untuk sistem senjata mereka dari perusahaan-perusahaan di Eropa dan Asia, menggunakan jaringan perantara yang kompleks untuk mengaburkan rantai penjagaan.

“Semua pasukan militer dan paramiliter yang setia kepada otoritas yang berbasis di Sanaa termasuk dalam definisi ini karena melanggar embargo senjata yang diberlakukan PBB," katanya.

Sebagian besar jenis kendaraan udara tanpa awak (drone), alat peledak improvisasi yang ditularkan melalui air, dan roket jarak pendek, dirakit di daerah yang dikuasai Houthi. Komponen seperti mesin dan elektronik bersumber dari luar negeri. Mereka menggunakan jaringan perantara yang kompleks di Eropa, Timur Tengah dan Asia.

Laporan itu tidak mengkonfirmasi tuduhan oleh Amerika Serikat dan Arab Saudi bahwa Iran terlibat langsung dalam pelanggaran tersebut. Teheran mengakui mendukung Houthi secara politis tetapi menyangkal telah membantu mereka mendapatkan senjata.

Para ahli mengatakan bukti menunjukkan komponen senjata dan peralatan militer terus dipasok melalui darat ke pasukan Houthi oleh individu dan entitas yang berbasis di Oman. Oman, yang berbatasan dengan Yaman, adalah satu-satunya negara di kawasan itu selain Iran yang mempertahankan hubungan resmi dengan kelompok bersenjata itu.

Sumber: tempo.co
Editor: Khairul




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat