Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kesehatan
Menkes: 1.121 Juta Dosis Vaksin Kadaluarsa Dominan Hasil Donasi
Rabu, 19 Januari 2022 - 07:08:45 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (ilustrasi)

SULUHRIAU- Sebanyak 1.121 juta dosis vaksin kedaluarsa per Desember 2021. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, sebagian besar yang kedaluarsa merupakan hasil donasi gratis.

"Jadi vaksin expired kita sampai bulan Desember itu ada 1,121 juta dosis. Dari 1,121 juta dosis ini 1,1 jutanya adalah vaksin donasi gratis, 98 persen dari donasi gratis," kata Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Selasa (18/1/2022).

Budi juga menjelaskan alasan Indonesia banyak menerima vaksin donasi dari negara lain lantaran kemampuan vaksinasi di Indonesia tinggi. Ia mengungkapkan bahwa tadinya vaksin donasi tersebut akan dikirimkan ke Afrika.

Namun rendahnya vaksinasi di Afrika dan sulitnya cold chain di sana, sehingga menyebabkan banyak vaksin di Afrika yang kadaluarsa.

"Jadi negara-negara yang ngasih kemudian kan enggak happy, dia cari negara mana yang suntiknya cepat, itu Indonesia," ujarnya.

Adapun jenis vaksin donasi yang paling banyak diterima Indonesia dari negara lain antara lain AstraZeneca, Pfizer, dan Moderna. Menkes juga mengungkapkan, biasanya vaksin donasi yang diterima Indonesia adalah vaksin yang masa penggunaannya tinggal satu-tiga bulan lagi jelang kedaluarsa.

"Dan itu expired date-nya berkisar antara satu hingga tiga bulan sehingga kita mesti cepat suntik. Itu sebabnya banyak yang kena kemarin 1,1 juta. Berdasarkan pengalaman itu, kita sekarang agak memilih, kalau bisa at least tiga bulan, tetapi image Indonesia sebagai negara yang vaksinasinya cepat, itu jadi kalau ada negara maju yang tinggal satu dua bulan lagi pasti dia tawarnya ke Indonesia," jelasnya.

"Dan selama ini posisi kita masih usahakan ambil karena biar bagaimana itu vaksin gratis dan itu adalah vaksin-vaksin bagus yang bisa kita berikan ke rakyat kita," imbuhnya.

Sumber: Republika.co.id
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat