Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Sosial Budaya
Kisah Mada'in Saleh-Al Ula, Dianggap Terkutuk dan Dijauhi Nabi
Jumat, 14 Januari 2022 - 09:08:52 WIB
Mada'in Saleh di Arab Saudi dipercaya sebagai hunian pertama kaum Tsamud. (AFP)

SULUHRIAU- Beberapa waktu lalu, Mada'in Saleh dan Al Ula di Arab Saudi pernah jadi sorotan publik.

Kedua nama ini merupakan nama daerah wisata yang disebut pernah dihindari oleh warga Saudi.
Bahkan dua wilayah itu diriwayatkan pernah dijauhi Nabi Muhammad.

Cerita soal Saudi Membangun Wilayah yang Dihindari Nabi Muhammad Kota Al-Ula, tempat wisata unggulan yang dibuka pada 2019, menjadi terkenal akibat salah satu situs pemakamannya, yakni Mada'in Saleh.

Mada'in Saleh merupakan kota yang dibuat oleh Nabatean, kaum pra-Islam Arab yang juga membuat situs Petra di Jordan, dikutip dari Al Jazeera.

Menurut Pengamat Timur Tengah dari Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Fahmi Salsabila, kedua wilayah itu dikatakan 'berhantu.' Bahkan, ia menuturkan Nabi Muhammad enggan berkunjung ke tempat tersebut.

Tujuan Arab Saudi Bangun Wilayah yang Pernah Dihindari Nabi Muhammad "Di kawasan Al Ula dan Mada'in Saleh, kawasan yang dalam sejarahnya orang Arab sendiri jarang (pergi) ke sana. Ada kisah ketika Nabi Muhammad lewat situ. Beliau tidak mau minum dari daerah itu, bergegas untuk segera meninggalkan daerah tersebut, tanpa menoleh kanan-kiri," ucap Fahmi dikutip dari  CNNIndonesia.com, Jumat (14/1/2022).

"Bahkan ada yang menyebut itu kota hantu, karena tidak ada penghuni, dan juga Nabi Muhammad dikisahkan tidak mau singgah, tidak mau minum," tuturnya lagi.

Al Ula menjadi salah satu kota yang dibangun sebagai destinasi wisata, dikutip dari Reuters. Meski demikian, kota ini dikenal sebagai tempat yang 'berhantu.'

Fahmi menyebut beberapa masyarakat Saudi menganggap wilayah ini merupakan 'markas' jin yang harus dijauhi.

Pertama Dihuni Kaum Tsamud


Kaum pertama yang menghuni Mada'in Saleh Dihuni Kaum Tsamu

Sementara itu, profesor di Departemen Arkeologi Universitas Raja Saud, Ahmad Mohammed Al-Aboudi menuturkan, kaum pertama yang menempati Al Ula adalah Tsamud, baru disusul oleh Nabatean.

Al-Aboudi sendiri telah menghabiskan waktu 14 tahun untuk meneliti situs tersebut, dikutip dari Al Arabiya.

Di sisi lain, kisah kaum Tsamud kerap disebutkan dalam Al-Qur'an. Kekuatan bangsa Tsamud dan ukiran rumah mereka di pegunungan juga sempat disinggung dalam kitab suci ini.

Mada'in Saleh merupakan salah satu situs warisan dunia yang terdaftar dalam UNESCO. Namun, kota berumur 2.000 tahun ini dipercaya merupakan kawasan yang kena kutukan.

Mengutip Arab News, nama Mada'in Saleh terkait dengan Nabi Saleh yang disebut dalam Al-Quran sebagai "Al-Hijr". Tempat ini digambarkan penuh dengan bebatuan dan pengunungan.

Selain itu, tempat ini disebut memiliki sumur yang menjadi sumber air minum unta betina milik Nabi Muhammad.

Menurut laman resmi UNESCO, Mada'in Saleh menyimpan 114 makam kaum Nabatean.

Meski menjadi tempat wisata, masyarakat Muslim jarang masuk ke wilayah ini. Umat Islam percaya situs ini terkutuk karena kaum Nabatean menolak meninggalkan kepercayaan mereka, dikutip dari BBC.

Selain itu, visa turis Arab Saudi sulit didapatkan oleh masyarakat non-Muslim, menjadikan warisan sejarah ini tetap terjaga.

Kaum Natabean sendiri sempat berkuasa atas Mada'in Saleh. Namun di 106 Masehi, Kekaisaran Nabatea dianeksasi oleh Romawi, menjadikan kaum itu tak lagi kuat.

Kaum ini juga disebut tak menyembah Tuhan, melainkan menyembah dewa-dewi.

Mada'in Saleh menyimpan situs Jabal Ithlib, yang dipercaya merupakan tempat suci bagi kelompok Nabatean. Kaum Nabatean juga disebut memuja Dewa Dushara, yang juga dikenal sebagai Penguasa Pegunungan, di tempat ini. (Cnn)

Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat