Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Menguak Alasan Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama dari Islam ke Hindu
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 19:12:18 WIB
Fhoto Istimewa (viva)

SULUHRIAU– Putri Presiden Soekarno atau Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri akan menjalani ritual pindah keyakinan dari Islam ke Hindu pada 26 Oktober 2021.

Rencananya, upacara tersebut digelar di Balai Agung Singaraja, Bali.

Kepala Sukarno Center di Bali, Gusti Ngurah Arya Wedhakarna menjelaskan alasan Sukmawati kembali memeluk agama Hindu.

Menurut dia, Sukmawati memutuskan pindah agama ke Hindu karena mengikuti jejak neneknya atau ibunya Soekarno, Nyoman Rai Srimben.

“Jadi Ibunda Bung Karno kan asalnya Balai Agung agung, seorang wanita Hindu Bali. Beliau pindah agama ini mungkin mengikuti jejak neneknya,” kata Arya dilansir dari VIVA pada Sabtu, 23 Oktober 2021.

Arya mengaku sudah hampir 19 tahun mendampingi Sukmawati di Bali. Sepengamatannya, Sukmawati memang suka datang ke pura-pura tempat ibadah umat Hindu. Bahkan, sembahyang beliau juga sudah seperti kejawen atau Hindu.
“Beliau juga suka berdiskusi dengan para pendeta,” ujarnya.

Disamping itu, Arya mengatakan Sukmawati memang dalam sejarahnya sudah lama tinggal di Bali. Pada saat zaman Orde Baru, kata dia, beliau sudah tidak asing lagi dengan Bali.

“Selain karena neneknya Bali, beliau tinggal di Bali sejak remaja untuk melatih tari Bali. Jadi saya rasa ini perjalanan yang spiritual cukup lama,” jelas dia.

Tepat Usia 70 Tahun

Sukmawati Soekarnoputri akan menjalani ritual berpindah keyakinan itu tepat saat Sukmawati berusia 70 tahun.

Arya Wedakarna mengatakan, ritual berpindah keyakinan akan dilangsungkan di kawasan Sukarno Center Heritage di Bale Agung Singaraja, Bali.

"Dalam agama Hindu disebut Sudhi Wadani. Jadi, semacam pembacaam kalimat syahadat," kata dia saat dikonfirmasi, Sabtu.

Arya menuturkan, persiapan ritual telah rampung. Adik dan kakaknya, pun anak-anaknya diundang dalam kegiatan tersebut. Lokasi itu sendiri disebut merupakan tempat Ibunda Bung Karno Ida Ayu Nyoman Rai Srimben.

"Upacaranya sederhana dengan prokes, dan diundangnya terbatas. Nanti dipimpin oleh pendeta-pendeta hindu," katanya.

Dapat Restu Keluarga

Sukmawati sendiri, kata dia, telah minta izin dan restu kepada seluruh keluarga Sukarno, termasuk Megawati Soekarnoputri, Muhammad Guntur Soekarnoputra dan Muhammad Guruh Irianto Soekarnoputra. Pun kepada tiga anak Sukmawati, yaitu Gusti Pangeran Haryo Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara, Gusti Raden Ayu Putri Agung Suniwati dan Muhammad Putra Perwira Utamamerestui juga memberi izin.

Sementara itu, untuk alasan Sukmawati kembali ke agama Hindu, setahu dia mungkin karena Sukmawati sangat dekat dengan kultur Hindu. Apabila ke Bali, kata Arya, Sukmawati selalu minta diagendakan ke Pura bertemu dengan pendeta Hindu.

Kata dia, pada tahun 2021 itu mungkin saja dengan mendapat petunjuk dari leluhur, dan perjalanan spiritual yang sudah cukup lama kembali ke agama Hindu. Agama Hindu sendiri dianut neneknya sekaligus Ibu Sukarno, Nyoman Rai Srimben.

"Setahu saya dari diskusi, dari kebiasaan datang ke Bali sudah lama dekat dan mencintai agama Hindu dan Bali," katanya.

Sumber: viva.co.id
Editor: Jandri






 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat