Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Komit Atasi Persoalan Banjir, Beberapa Strategi Penanganan Dilakukan
Kamis, 23 September 2021 - 08:10:10 WIB
Walikota Pekanbaru DR Firdaus, MT bersama rombongan meninjau salah satu lokasi banjir

SULUHRIAU, Pekanbaru- Kota Pekanbaru sebagai kota besar tidak lepas dari berbagai persoalan. Salah satunya masalah banjir. Sama seperti sejumlah kota besar lainnya di Indonesia, banjir ataupun genangan menjadi momok warga kota berpenduduk sekitar 1,5 juta jiwa ini.

Mungkin gambar peta, langit dan teks yang menyatakan 'Lukud Takuana Umban Limbungan Meranti Ukai AirHitam Air Hitam embangynan Senapelan Sibam Pendanau Tenayan Sail Kelulut Taral Cipta Karya'
         Peta penanganan Banjir Pekabaru

Masalah banjir ini tidak bisa ditutup-tutupi, karena warga langsung merasakan dampak banjir. Seperti akhir-akhir ini hampir terjadi di setiap ceruk wilayah kota ini. Begitu hujan turun kota ini 'berkuah'.

Banyak faktor penyebab Kota Pekanbaru banjir, seperti faktor Topografis, dimana Topografi Kota Pekanbaru relative landai mencapai 20-50 cm dari permukaan laut.

"Ini menyebabkan rendahnya kecepatan aliran air dari anak-anak sungai ke Sungai Siak Siak. Akibatnya kapasitas sungai cepat terpenuhi, dampaknya sistem drainase tidak berfungsi maksimal dan menimbulkan genangan air, karena Pekanbaru terletak diantara dua DAS Siak dan DAS Kampar," terang Kadis PUPR Pekanbaru Indra Pomi baru-baru ini.

Selain itu, banjir Pekanbaru juga karena banjir kiriman. Karena sebagian wilayah kota merupakan DAS Sei Siak.

Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri dan luar ruangan

Banjir terjadi pada saat intensitas hujan tinggi pada hulu sungai akibat rusaknya catchment area di daerah tapung. Back water (aliran balik), masuknya aliran air dari Sungai Siak ke jaringan anak-anak sungai karena luapan Sungai Siak dan
pengaruh pasang surut (laut) yang menyebabkan banjir.

18 Sub DAS

Di Pekanbaru ada 18 Sub daerah aliran sungai (DAS). Di Utara Sungai Siak, muara di Sungai Siak yakni,Takuana, Umban, Meranti, Limbungan, Ukai, Lukud

Selatan Sungai Siak, muara di Sungai Siak yakni Sungai Sibam, Air Hitam, Pembangunan, Senapelan, Sago, Limau, Sail, Tenayan, Pendanau

Selatan Sungai Siak, muara di Sungai Kampar seperti Tarai, Cipta Karya, Kelulut.

Ada sebanyak 363 titik masasalah banjir, terdiri dari banjir atau genangan sebanyak 121 titik, dengan luas genangan 294,36 ha.

Menurut data dipaparkan PUPR Pekanbaru juga, banjir juga disebabkan ulah manusianya.

Berubahnya tutupan lahan (rusaknya catchment area) akibat pembangunan, menyebabkan berkurangnya daerah resapan air dan meningkatnya air permukaan.

Perubahan kontur tanah karena adanya kegiatan penimbunan (rekayasa geoteknik), menyebabkan terganggunya aliran air alami atau hilangnya anak-anak sungai kecil.

Pembuangan sampah di aliran sungai atau drainase yang menyebabkan tersumbatnya drainase atau sungai.

Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan luar ruangan

Terjadinya pendangkalan sungai karena tingginya erosi atau endapan akibat land clearing, pembuangan sampah ke drainase atau anak sungai.

Kemudian, tidak lepas pula dari Kondisi penataan pembangunan berbagai toko, ruko dan perumahan, ditambah dengan kurang maksimalnya penataan drainase dan normalisasi anak sungai, dan pembersihan bangunan atau tiang-tiang ruli dibangun masyarakat di atas drainase. Karena dengan kondisi ini menjadi salah satu penyebab banjir saat hujan mengguyur kota ini.

Pandangan inipun antara lain seperti dikemukakan pengamat perkotaan Dr Ikhsan dalam berbagai kesempatan dan diskusi di media sosial.

Optimis Teratasi Melalui Strategi

Namun, di tengah pesatnya pembangunan di berbagai sektor di Ibu Kota Provinsi Riau ini, melalui kepemimpinan Walikota-Wakil Walikota Firdaus-Ayat, berbagai persoalan kota yang mencul, teruatama masalah banjir, terus dibenahi Pemko Pekanbaru.

Penanganan masalah banjir khususnya menjadi tatangan tersendiri bagi Firdaus-Ayat untuk diselesaikan dengan langkah dan strategi dilakukan.

*  Bangun Drainase

Pemko Pekanbaru melalui Dinas PUPR dan OPD terkait lainnya membuat strategi penanganan banjir yang dinilai jitu mengatasi masalah banjir atau genangan sesuai kewenangan Pemko.

Terutama terkait pembangunan drainase dalam upaya penanganan banjir ada kewenangan masing-masing pemerintah yakni, Kementerian PUPR, Pemrov Riau, Kampar, Pekanbaru dan masyarakat itu sendiri dengan porsinya masing-masing.

Mungkin gambar pohon dan perairan

Dari data eskspos disampaikan pihak Dinas PUPR Pekanbaru, dalam hal ini tanggungjawab Kemen PUPR terdiri dari  31 (BWSS=13, Jalan=18). Provinsi Riau 28, Kabupaten Kampar 18, Pekanbaru 264 dan masyarakat 22.

Untuk hirarki penanganan drainase perkotaan Pekanbaru, terdiri dari badn air penerima, Sungai Ordo I, Sungai Ordo II, Saluran Primer, saluran Skunder dan Saluran Tersier.

Tentu selain membangun atau penataan drainase juga dibarengi dengan menormalisasi anak sungai, membuka tutup-tutup drainase di depan toko atau ruko seperti yang banyak terlihat saat ini. Karena  selain air akan menyerap juga akan lancar mengalir melalui drainase.

* Tingkatkan Sinergi


Kerja sama antar pemerintah, propinsi dan daerah, dalam rangka re vitalisasi catchment area Sungai Siak juga menjadi bagian strategi, seperti di daerah Tapung (Kampar dan Rohul), normalisasi Sungai dan pembangunan drainase.

Membangun infrastruktur pengendali banjir (pompa banjir dan tanggul di daerah bantaran Sungai Siak)

Sebab kebijakan pamukiman ada kawasan bebas banjir atau penataan ruang (RDTR/RTBL). Kemudian, membangu sumur resapan pada setiap rumah melalui instrument, pengaturan pembangunan pada sempadan sungai (GS 4) Rasio 70% : 30% untuk kawasan terbangun.

Termasuk pula pembangunan RTH, RTB, Kolam retensi dan waduk/embung Penataan dan pembangunan sistem drainase terintegrasi, sekunder, tersier) dan normalisasi sungai dan revitalisasi drainase serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah.

Mungkin gambar jembatan

Dengan melakukan langkah dan strategi tersebut, Pemko Pekanbaru optimis persoalan banjir atau genangan di Pekanbaru ini bisa diatasi. "Kalaupun tidak tuntas 100 persen, tapi Insya Allah bisa diminimalisir dari apa yang terjadi saat ini," pungkas Indra Pomi. (Adv, Kominfo,Sr]





 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat