Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Politik
Baidowi: Gaji-Tunjangan DPR Itu Kisaran Rp60 Jutaan, Dana Reses Beda
Selasa, 14 September 2021 - 21:14:43 WIB
Anggota DPR RI dari Fraksi PPP Achmad Baidowi.

SULUHRIAU- Anggota DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi, turut menyoroti hebohnya gaji wakil rakyat di Senayan yang dianggap mencapai ratusan juta rupiah. Hal ini karena diawali pengakuan anggota DPR Fraksi PDIP Krisdayanti soal besaran gaji yang diterimanya.

Menurut politikus yang akrab disapa Awiek ini, gaji DPR tidak sampai ratusan juta. Dia mengatakan gaji DPR berada di kisaran angka Rp60 juta. Ia bilang maksud gaji  adalah nominal yang digunakan untuk keperluan pribadi dan keluarga.

"Wah, bukan gaji kali. Kalau gaji itu untuk pribadi dan keluarga. Biar tidak salah paham. Gaji dan tunjangan DPR itu kisaran Rp60 jutaan," kata Awiek kepada wartawan, Selasa, 14 September 2021

Menurut dia, mungkin sebagian publik menggap dana reses yang disampaikan Krisdayanti sebagai gaji Anggota DPR. Dia bilang antara dana reses dan gaji berbeda.

Awiek menjelaskan dana reses sebesar Rp450 juta itu disalurkan anggota DPR ke masyarakat di daerah pemilihannya.

"Kalau dana reses dan kunjungan dapil itu untuk konstituen/masyarakat bukan untuk pribadi. Yang penyalurannya diberikan kepada masyarakat. Seperti penyaluran sembako, bantuan ke masyarakat, ambulans, pengobatan, beasiswa, anak yatim," jelas Awiek

Menurut dia, seluruh dana yang sifatnya untuk menyerap aspirasi dan kunjungan dapil akan dilaporkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Maka itu, tak tepat bila disebut sebagai gaji. Dia mengatakan lagi bahwa gaji DPR hanya berkisar Rp60 juta dan tidak sampai ratusan juta.

"Kegiatan itu (reses dan kunjungan dapil) ada pelaporannya yang selalu diaudit BPK sehingga tidak bisa disebut gaji ratusan juta," ujarnya.

Sebelumnya, Anggota DPR Fraksi PDIP Krisdayanti, bicara blak-blakan mengenai gajinya sebagai Anggota DPR. Perempuan yang akrab disapa KD itu bicara dalam akun Youtube politikus Akbar Faizal yang juga pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI periode 2014-2019.

KD mengaku sebagai anggota dewan, dia menerima gaji dan tunjangan. Gaji tersebut terdiri dari gaji pokok yang diterima pada tanggal 1 setiap bulannya. Lalu, tunjangan setiap tanggal 5.

"Setiap tanggal 1 Rp16 juta ya. Terus setiap tanggal 5, Rp59 juta kalau nggak salah. Ya udah itu aja," kata KD dikutip pada Selasa, 14 September 2021.

Sumber: viva.co.id
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat