Rabu, 30 September 2026 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
 
 
☰ Kesehatan
Varian Covid-19 Baru Mu Lebih Menular Dibanding Delta? Ini Kata Dokter
Senin, 06 September 2021 - 16:06:58 WIB
IIustrasi

SULUHRIAU- Saat ini dunia kembali memerangi infeksi virus corona jenis baru yang dikenal sebagai 'Mu'.

Varian ini pertama kali dideteksi di Kolombia dan termasuk sebagai varian of interest (VO) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Varian Mu sendiri dikenal dengan jenis B.1.621 yang kini telah dilaporkan terdeteksi di benua Amerika dan Eropa. Bahkan, varian ini sudah menyebar di nyari 40 negara di dunia.

"Varian Mu itu awal-awal kemunculan seperti delta, sudah mulai dari awal 2021 di Kolombia dan menyebar di 39 negara. Karena dia ubah struktur, sehingga (sifat virusnya) mudah menyebar," jelas Dokter Konsultan Tropik Infeksi RSCM & Carolus, dr. Robert Sinto, Sp.PD-KPTI, dalam acara Hidup Sehat, dilansir dari Viva, Senin (6/9/2021).

Sebelum muncul varian Mu, beberapa varian lain memang terbukti kian berbahaya, termasuk varian delta yang mengakibatkan tingginya kasus di India dan juga di Tanah Air. Lantas, apa benar varian Mu ini akan lebih menular dibanding varian delta?

"Belum pernah diadu head to head (antara delta dan Mu), bahwa dia (Mu) meningkatkan transmisi memang ada bukti tapi belum ada penelitian mendalam di masyarakat. Varian Mu ini sangat potensial bahwa ini mudah menular," tutur Robert.

Bahkan, dalam laporan WHO juga menyatakan varian Mu memiliki sifat yang mampu menghindari respons imunitas dari vaksin. Artinya, ada kemungkinan vaksin tak lagi efektif melawan varian baru tersebut.

"Varian Mu harus diwaspadai. Contohnya AS alami lonjakan kasus padahal sudah divaksinasi dan cakupan tinggi dengan kualitas vaksin yang baik tapi penyebaran kasus ada yang mungkin disebabkan varian MU," kata dia.

Terlebih, Indonesia sendiri sudah memulai vaksinasi sejak awal tahun 2021 dan belum ada penelitian yang tahu persis kapan penurunan kekebalan tubuh terjadi. Untuk itu, masyarakat diharapkan tak santai dalam menghadapi varian baru Covid-19 dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

"Karena penelitian belum menunjukkan kapan harus booster. Walau sudah vaksin 2 dosis tapi belum tahu kekebalannya berapa lama. Vaksinasi tetap perlu, karena itu bagian dari upaya untuk mencapai herd immunity tapi jangan lengah dengan tetap jaga prokes," ujarnya.

Sumber: viva.co.id
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    02 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    03 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    04 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    05 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    06 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    07 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    08 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    09 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    10 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    11 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    12 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    13 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    14 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    15 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    16 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    17 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    18 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    19 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    20 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    21 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    22 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat