Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Negara Ini Kehabisan Uang Kas Akibat Korupsi yang Parah
Jumat, 03 September 2021 - 16:41:01 WIB
Presiden Hakainde Hichilema (Foto: BBC)

SULUHRIAU - Presiden baru Zambia mengatakan kepada BBC bahwa ia mewarisi kas negara yang "kosong", karena sejumlah besar uang telah dicuri.

"Orang-orang masih berusaha memindahkan dana pada menit-menit terakhir, dana tidak sah, dan bukan milik mereka," kata Presiden Hakainde Hichilema.

Ia mengalahkan saingannya, Edgar Lungu, dalam pemilihan presiden bulan lalu.

Hichilema tidak menyebutkan nama pejabat mana pun. Lungu telah menyatakan dirinya tidak melakukan kesalahan.

Lungu memerintah negara kaya tembaga itu sejak 2015. Dia banyak dipuji karena kelancaran transisi kekuasaan ke Hichilema, yang memenangkan kursi kepresidenan setelah lima upaya gagal.

Situasi utang 'tidak sepenuhnya diungkapkan'. Hichilema memenangkan pemilihan dengan janji memberantas korupsi, dan mengakhiri krisis keuangan dan ekonomi yang telah membuat utang Zambia membengkak.

Untuk pertama kalinya sejak 1998, Zambia jatuh ke dalam resesi tahun lalu. Negara itu juga gagal membayar utang.

Dalam wawancara dengan BBC, sangPpresiden baru mengatakan bahwa kas negara "benar-benar kosong".

Dia menambahkan bahwa "lubangnya jauh lebih besar dari yang kami perkirakan" dan situasi utang tidak "sepenuhnya diungkapkan" oleh pemerintah sebelumnya.

"Ada banyak kerusakan, sayangnya," terangnya.

Dia menambahkan bahwa pemerintahnya sama sekali tidak akan menunjukkan toleransi terhadap korupsi, dan akan segera menyelidiki apa yang dia sebut pergerakan dana ilegal.

"Saya tidak mau bicara terlalu cepat tapi berdasarkan hal-hal yang kami ketahui sejauh ini, ini mengerikan," lanjut Presiden.

"Anda akan merasa tidak ada orang yang bisa melakukan hal seperti itu tetapi itu sudah dilakukan. Orang-orang telah melakukannya. Mereka masih berusaha melakukannya sekarang,” ungkapnya.

Hichilema juga mengatakan ada banyak orang yang tidak bekerja, tapi berada dalam daftar gaji pemerintah.

Hichilema menunjuk ekonom dan mantan penasihat Dana Moneter Internasional (IMF), Situmbeko Musokotwane sebagai menteri keuangan.

"Kecuali kita melakukan sesuatu untuk [mengatasi masalah] anggaran, maka anggaran akan habis untuk membayar gaji dan membayar utang," kata Musokotwane seperti dikutip kantor berita Reuters, tak lama setelah pengangkatannya.

Menurut berbagai laporan, Zambia berutang sekitar USD12 miliar (Rp171,3 triliun) kepada pihak asing.

Negara itu menghabiskan paling sedikit 30% dari pendapatannya untuk membayar bunga, menurut perusahaan rating kredit S & P Global.

Tahun lalu, Zambia melewatkan pembayaran bunga, menjadikannya negara Afrika pertama yang gagal membayar pinjaman selama pandemi.

Negara itu juga kesulitan membayar kembali pinjaman lainnya. Pemerintah sebelumnya telah meminjam banyak-termasuk dari China - untuk membangun infrastruktur.

Hichilema mengatakan pemerintah berkomitmen untuk memulihkan kredibilitasnya di antara pemberi pinjaman.

Presiden mengatakan pemerintah akan mengadakan pembicaraan dengan China, yang ia yakin akan memahami bahwa kami telah mewarisi situasi yang sangat sulit.

Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) memperkirakan bahwa pengangguran naik menjadi lebih dari 12% pada tahun 2020 - tertinggi sejak 2011.

Janji untuk menciptakan lapangan kerja bagi anak muda Zambia adalah alasan utama lain di balik kemenangan pemilihannya.

Sumber: Sindonews.com
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat