Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
Pertemuan Kemitraan Lintas Sektor: Dr. Mitra, MKM Paparkan Dampak Stunting Terhadap Kualitas SDM
Kamis, 12 Agustus 2021 - 19:32:55 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pertemuan Kemitraan Lintas sektor dalam Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Provinsi Riau secara virtual digelar Kamis, (12/8/2021).

Pertemuan ini dihadiri Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappedalitbang Provinsi Riau Heri Yanto, S. Hum. MT selaku moderator, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Hj. Mimi Yuliani Nazir, Apt. MM, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Dra. Mardalena Wati Yulia, M.Si, Wakil TP PKK II Teti Hariati Mukhlis, Kepala Dinas OPD terkait se-Provinsi Riau, kader PKK se-Provinsi Riau, Darma Wanita se-Provinsi Riau, Bayangkari se-Provinsi Ria dan para undangan.

Pertemuan ini antara lain mendengarkan pemaparan diawali materi yang diberikan oleh Dr. Mitra, S. KM.,M.KM dengan judul materi "Stunting dan Dampaknya Pada Kualitas Sumber Daya Manusia". Dalam pemaparan yang diberikan, Dr. Mitra menjelaskan bahwa anak yang mengalami stunting  itu dimulai dari dalam kandungan.

"Fenomena keterkaitan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dengan kualitas SDM berawal dari penelitian Dr. Barker di Inggris. Dr. Barker menemukan bahwa risiko penyakit jantung koroner lebih tinggi terjadi pada kelompok bayi yang dilahirkan dengan berat badan kurang dari 2,5 kg.  

Hal ini berasal dari respon tubuh terhadap kekurangan gizi pada masa awal kehidupan. 1.000 HPK merupakan masa yang sangat penting terhadap pembentukan manusia dan masa depannya, yang diawali dari 270 hari bayi di dalam kandungan sampai anak berumur dua tahun.

Dr. Mitra, S. KM.,M.KM, menambahkan bahwa stunting merupakan faktor utama  terhadap penentuan kualitas masyarakat. "Bukan hanya mengganggu pertumbuhan fisik, anak-anak stunting juga mengalami gangguan perkembangan otak yang akan memengaruhi kemampuan dan prestasi mereka. Selain itu, anak yang menderita stunting akan memiliki riwayat kesehatan buruk karena daya tahan tubuh yang juga buruk."paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Hj. Mimi Yuliani Nazir, Apt. MM dalam pertemuan ini menyampaikan ada beberapa permasalahan gizi yang terjadi di Riau, antara lain anemia pada ibu hamil, anemia pada remaja, Kurangan Energi Kronis (KEK)  pada ibu hamil, obesitas,  diabetes, hipertensi dan stroke. Anemia pada ibu hamil inilah yang akan menyebabkan stunting karena akan mempengaruhi pertumbunan dan perkembangan janin."

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Dra. Mardalena Wati Yulia, M.Si mengatakan "Dalam upaya percepatan penurunan stunting tingkat desa/kelurahan, BKKBN melakukan pendampingan keluarga yang dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga yang terdiri dari bidan desa, kader PKK dan kader IMP (institusi masyarakat pedesaan) yang berdomisili di sekitar desa/kelurahan.

Sasaran pendampingan adalah calon pengantin/calon pasangan usia subur, ibu hamil dan pasca persalinan, keluarga yang memiliki anak usia di bawah 5 tahun (balita). Pencegahan stunting lebih efektif apabila dimulai dari keluarganya, tidak hanya keluarga miskin tapi seluruh keluarga Indonesia.

Mardalena berharap semoga dengan pertemuan ini seluruh pihak bisa bersinergi untuk menurunkan angka stunting di Provinsi Riau,  sehingga target penurunan angka stunting Tahun 2024 bisa tercapai. Dengan menurunnya angka stunting tentu akan meningkatkan kualitas SDM anak Indonesia khususnya Riau dan akan berdampak baik terhadap masa depannya.

Sementara itu, acara ini juga diikuti oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan Sella Pitaloka Zukri, S.AP bertempat di ruang Command Center Kabupaten Pelalawan. (jan)





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat