Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Pekanbaru
Perindah Kota, Pemko Tata Kawasan Jalan Agus Salim Pekanbaru Jadi Icon Wisata
Jumat, 06 Agustus 2021 - 09:30:13 WIB
Walikota Pekanbaru saat kunjungan ke salah satu pembangunan

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pesatnya perkembangan Kota Pekanbaru yang menjelma sebagai Kota Metropolitan Madani,menuntut Pemko Pekanbaru terus berinovasi dan memperindah kota ini.

Salah satu yang dilakukan, penataan Kawasan Jalan Agus Salim Pekanbaru. Seperti diketahui, Jalan Agus Salim yang berada di samping Sukaramai Trade Centre (STC) atau dikenal juga dengan Pasar Sukaramai.

Jalan ini tembus dari Jalan Jenderal Sudirman ke Jalan Jendral Ahmad Yani. Di sana ada sekitar 353 pedagang Kaki lima (PKL) yang berjejer sepanjang Sp Jalan Sudirman hingga ke Jembatan Sungai Sago.

Keterangan foto tidak tersedia.
Pasar Jalan Agus Salim Pekanbaru

Lapak dan tenda-tenda pedagang yang kurang terawat terkesan kumuh, semrawut sehingga kawasan itu jauh dari kesan sehat dan nyaman. Penataan ini dilakukan agar kawasan itu bisa lebih estetik dan efektif mendukung fungsi publik.

Di Jalan Agus Salim ini, memang sudah ada bangunan pasar (dinamakan Pasar Agus Salim-red) dibangun dimasa sebelum Pemerintahan Firdaus-Ayat Cahyadi. Tapi pedagang tetap saja berjualan di pinggir jalan itu.

Melihat kondisi ini, Pemko Pekanbaru harus menata kembali kawasan ini agar lebih indah, nyaman dan tertib dan terwujudnya kawasan yang sehat. 
Langkah itu sudah dilakukan, pedagang kaki lima di lokasi itu sudah berkali-kali ditertibkan oleh Satpol PP sebagai upaya dalam penataan kawasan tersebut.

Mungkin gambar 1 orang, berdiri, buah dan luar ruangan

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut dalam beberapa kesempatan dan ekposes penataan kawasan ini mengatakan, akses jalan di kawasan akan dilancarkan dengan dua jalan protokol yakni Jalan Jendral Sudirman-Jalan Ahmad Yani.

Rencana penataan dengan membagi penggunaan jalan itu memiliki tiga zona waktu.

Zona pertama sesuai fungsi jalan itu sebagai tempat melintas dan pedestrian dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Kawasan itu harus kosong atau bebas dari pedagang. Pengendara dan masyarakat yang melintas pun bisa menggunakan ruas jalan tersebut.

Zona kedua yakni pukul 17.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB.

Pada waktu ini jalan bisa dimanfaatkan sebagai lokasi bagi pelaku UMKM. Mereka bisa menggunakan ruas jalan ini untuk pelaku usaha kuliner dan industri kreatif. Kawasan itu jadi ruang untuk membangun perekonomian.

Zona ketiga yakni pukul 01.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB bisa digunakan oleh pedagang tradisional yang kini jualan di sana. Ia mengingatkan agar tidak ada kios liar. Nanti, kios-kios pedagang dengan konsep bongkar pasang.

"Lokasi itu nanti akan difungsikan menjadi pasar rakyat tradisional dengan konsep kios bongkar pasang," katanya.



Dengan adanya pembagian tiga zona waktu ini diharapkan bisa jadi solusi dalam penataan kawasan Jalan Agus Salim. Ia berharap nantinya kawasan pedestrian di kawasan itu bisa dimanfaatkan.

Ini terkait dengan program episcentrum Pekanbaru dengan Citywalk. Konsep City walk merupakan konsep sebuah kota berorientasi pada pejalan kaki serta ruang terbuka sebagai ruang publik.

Citywalk di luar sebuah pusat perbelanjaan modern merupakan area yang dimiliki publik sedangkan citywalk pada pusat perbelanjaan modern adalah membawa konsep citywalk dalam kota yang sebenarnya kedalam skala yang lebih kecil, yang berupa wadah atau tempat untuk berekreasi sekaligus berbelanja dan berada di lahan properti pengembang privat yang diperuntukan sebagai ruang publik.

Kadishub Pekanbaru, Yuliarso mengatakan, Dinas Perhubungan Pekanbaru telah merancang rekayasa lalu lintas agar kawasan Jalan Agus Salim, menjadi tertib, ramai dan lancar yang berintegrasi dengan kawasan Sukarmai Trade Centre.

Melalui kepemimpinan Walikota-Wakil Walikota Firdaus-Ayat Cahyadi, konsep bagaimana kota ini bisa menjadi daya tarik satu-satu persatu terbukti, dan penataan Jalan Agus Salim ini juga akan terwujud.

GoRiau - Wali Kota Pekanbaru Wacanakan Pasar Agus Salim Seperti  Malioboronya Yogyakarta
pedesterian Jl Sudirman di samping Jl Agus Salim Pekanbaru

Dengan demikian, maka akan lengkap konsep Citywalk, baik pada pusat perbelanjaan modern dengan mengembalikan esensi sebuah ruang terbuka.

Tinggal selangkah lagi akan dirsakan manfaatnya masyarakat, pedestrian itu menjadi tempat yang lebih bersih, sehat dan aman, baik siang maupun malam hari. Dan kawasan itu mulai menjadi pusat keramaian dan kunjungan masyarakat, sehingga menjadi icon wisata baru, terutama sektor kuliner dan ekonomi UMKM di Pekanbaru ini. [Adv,kominfo/Sr]




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat