Jum'at, 06 08 2021
405 KK Warga Teluk Meranti Terima BST Tahap 5 dan 6, Didistribusikan PT Pos Pangkalan Kerinci | Lionel Messi Resmi Tinggalkan Barcelona | Ekonomi Riau Tumbuh 5,13 Persen pada Triwulan II-2021, Gubri: Alhamdulillah! | Sidang Dua Terdakwa Kasus Korupsi Ruang Pertemuan Hotel Kuansing Masuk Penuntutan | Bupati-Wabup Natuna Pinjamkan Mobil Dinas untuk Keperluan Warga Menikah | Wabup Natuna Pimpin Goro Bersihkan Area Pelabuhan Selat Lampa
 
Metropolis
Digelar Secara Virtual
Paripurna Istimewa DPRD Hari Jadi Pekanbaru ke-237, Pemko Sampaikan Permintaan Maaf

Metropolis - - Rabu, 23/06/2021 - 16:20:20 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- DPRD Pekanbaru menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Pekanbaru ke-237, Rabu, (23/6/2021).

Rapat tersebut berlangsung dengan protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 secara ketat. Undangan dibatasi dan rapat juga diikuti peserra secara virtual.

Rapat paripurna istimewa ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani didampingi oleh Wakil Ketua Ginda Burnama, Tengku Azwendi Fajri dan Ir Nofrizal.

Sementara itu Walikota Pekanbaru Firdaus, Wakil Walikota Ayat Cahyadi, Kapolresta Pekanbaru Nandang Mu'min Wijaya mengikuti rapat paripurna ini dari Komplek Perkantoran Tenayan Raya.

Selain itu, anggota DPRD Riau Dapil Kota Pekanbaru seperti Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Agung Nugroho dan Anggota DPRD Provinsi Riau Ade Hartati serta Arnita Sari hadir langsung.

Para pimpinan DPRD Pekanbaru periode sebelumnya juga turut hadir. Diantaranya, Ketua DPRD Pekanbaru periode 1999-2004 H Adrian Ali, Ketua DPRD Pekanbaru periode 2004-2009 H.M Teguh Pribadi Arsyad dan Ketua DPRD Pekanbaru periode 2014-2019 Syahril.

Asisten I Setdako Pekanbaru Azwan yang hadir secara langsung menyampaikan, peringatan Hari Jadi Kota Pekanbaru ke -237 sebagai momentum dan motivasi terakhir di masa kepemimpinan Walikota Firdaus dan Wakil Walikota Ayat Cahyadi dalam mewujudkan Pekanbaru yang lebih baik untuk ke depan.

"Dalam HUT Kota Pekanbaru ke-237 ini memiliki makna yang sangat penting bagi pasangan Firdaus-Ayat karena masa kepemimpinan mereka saat ini sudah 9 tahun," katanya.

Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, Azwan juga menyampaikan permintaan maaf terhadap kesalahan-kesahalan yang terjadi dalam masa kepemimpinan Walikota Firdaus dan Wakil Walikota Ayat Cahyadi.

"Selama 9 tahun kepemimpinan Firdaus-Ayat ini apabila ada kebijakan, sikap maupun tindakan hingga ada ucapan yang mungkin tidak tepat atau kurang berkenan di hati masyarakat, Walikota Pekanbaru menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya," imbuhnya

Azwan tak lupa mengimbau kepada masyarakat agar tetap patuh dan disiplin protokol kesehatan. Sebab, protokol kesehatan adalah kunci dalam mengendalikan pandemi Covid-19.

Hal ini sesuai dengan ucapan yang disampaikan oleh Walikota Firdaus, Gubernur Riau Syamsuar dalam upacara peringatan HUT Kota Pekanbaru ke-237 di Komplek Perkantoran Tenayan Raya.

"Walaupun kita sudah divaksin, namun itu tidak menjamin kita semua untuk tidak terpapar dari Covid-19," harapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani menyampaikan apresiasi atas kinerja Walikota Pekanbaru dan Wakil Walikota dalam peringatan HUT Kota Pekanbaru ke-237.

"Saya secara pribadi menyampaikan bahwa banyak perubahan yang terjadi di Kota Pekanbaru. Perkembangan secara fisik bisa. Tadi dalam rapat juga disampaikan oleh Walikota bahwa masyarakat Kota Pekanbaru akan dilayani dengan air PDAM yang tengah dalam proses pengerjaan," sebutnya.

Hamdani juga menyampaikan ada beberapa catatan yang harus segera dituntaskan di masa kepemimpinan terakhir Walikota Firdaus dan Wakil Walikota Ayat Cahyadi.

Diantaranya permasalahan yang mencuat bagi masyarakat seperti permasalahan sampah, banjir dan ketenagakerjaan.

"Kita berharap permasalahan ini agar dituntaskan. Apakah sistemnya itu dengan mengikutsertakan masyarakat sehingga nantinya sampah ini bisa dijadikan sebuah komoditas. Ketika sampah ini dikelola dengan baik dan melibatkan banyak pihak maka sampah yang semula jadi masalah ini bisa mendatangkan berkah bagi masyarakat. Dan itu sudah dilakukan dibeberapa daerah di Indonesia," jelasnya.

Lanjut Hamdani, ia juga menyebut banjir merupakan salah satu permasalahan yang cukup lama menjadi beban bagi masyarakat dan Pemko Pekanbaru harus mampu menuntaskan permasalahan banjir dengan masterplan penanganan banjir yang telah dimiliki.

"Kita berharap ditahun terakhir ini bisa titik banjir itu bisa berkurang sekian persen. Tentunya Pemko Pekanbaru lah yang bisa menargetkan berapa persen mengurangi beberapa titik yang sudah dipetakan dalam masterplan penanganan banjir tersebut," katanya. (han)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved