Jum'at, 06 08 2021
405 KK Warga Teluk Meranti Terima BST Tahap 5 dan 6, Didistribusikan PT Pos Pangkalan Kerinci | Lionel Messi Resmi Tinggalkan Barcelona | Ekonomi Riau Tumbuh 5,13 Persen pada Triwulan II-2021, Gubri: Alhamdulillah! | Sidang Dua Terdakwa Kasus Korupsi Ruang Pertemuan Hotel Kuansing Masuk Penuntutan | Bupati-Wabup Natuna Pinjamkan Mobil Dinas untuk Keperluan Warga Menikah | Wabup Natuna Pimpin Goro Bersihkan Area Pelabuhan Selat Lampa
 
Sosial Budaya
Hearing Komisi V DPRD Riau, Ingin Tanyakan Mengapa PPDB SMA/SMK Ditunda, Kadisdik tak Hadir

Sosial Budaya - - Kamis, 17/06/2021 - 18:42:57 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pihak Komisi V DPRD Pekanbaru menggelar hearing dengan Disdik Riau, Kamis (17/6/2021).

Hearing ini sejatinya antara lain untuk mempertanyakan ke Kadisdik Riau, Zul Ikram, perihal alasan penundaan pendafataran peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA/SMK sederajat tahun 2021

Namun sayang, Kadisdik Riau tidak hadir di hearing tersebut. Meski sudah dijadwalkan sebelumnya

Kondisi ini disesalkan anggota Komisi V. Apalagi sudah diupayakan ditunggu, namun kadidik tak jua muncul. Akibatnya, hearingpun dibatalkan. Komisi  akan melakukan rapat di internal untuk membuat rekomendasi kepada Gubernur Riau.

"Kita melalui hearing itu rencanannya dengan Disdik Riau ingin mempertanyakan ada apa sebenarnya dengan PPDB SMA/SMK Negeri  di Provinsi Riau," kata Ketua Komisi V Edi M Yatim.

Dikatakan Edi M. Yatim di Indonesia hanya provinsi Riau yang belum melaksanakan PPDB yang seharusnya telah dilaksanakan pada Senin 14 Juni 2021.

Namun, Disdik Riau pada tanggal 13 Juli 2021 malah mengeluarkan surat penundaan PPDB dengan alasan masih melakukan pembahasan terkait persoalan anggaran untuk biaya PPDB dengan menggunakan sistem online.

"Komisi V DPRD Riau jauh-jauh hari sudah beberapa kali melakukan hearing dengan mereka. Mempertanyakan kesiapan Disdik Riau untuk PPDB," kata ungkap Edi.

Eddy mengaku, pada Minggu, 13 Juni lalu, dirinya sempat dihubungi oleh Kadisdik Riau, Zul Ikram. Saat itu, kata Eddy, dalam komunikasi via ponsel tersebut, Zul Ikram melaporkan adanya persoalan di aplikasi, tapi tidak ada pembicaraan penundaannya PPDB.  
"Waktu itu beliau tidak ada menyebut kata penundaan, (hanya) ada masalah sedikit soal aplikasi saja. Tapi kenyataannya yang terjadi penundaan PPDB. Karena itulah hari ini kita undang untuk meminta penjelasan, tapi pak Zul tak hadir," pungkasnya. (src,jan)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved