Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kepri
Advertorial Pemkab Natuna
Disdik Natuna Upayakan Pemerataan Penempatan Guru Agar Kegiatan Belajar Mengajar Efektif
Selasa, 15 Juni 2021 - 09:56:45 WIB
Proses belajar mengajar (PBM) di sekolah

SULUHRIAU, Natuna- Pemkab Natuna melalui Dinas Pendidikan (Disdikan) berupaya melakukan pemerataan penempatan guru yang tidak hanya berada di perkotaan saja, sehingga kegiatan belajar mengajar lebih efektif.

Saat ini Disdik Kabupaten Natuna melakukan pendataan dan mapping sekolah untuk pemerataan guru, sehingga penempatan guru merata di setiap daerah baik di ibukota kecamatan, maupun di desa-desa terpencil yang berada di Pulau Terluar, namun penempatan guru-guru tersebut baru sebatas untuk memenuhi kebutuhan guru, dan belum seluruhnya berdasarkan kualifikasi tenaga pendidik.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Suherman mengatakan, guru-guru yang ditempatkan di pulau terluar belum sepenuhnya melaksanakan tugas dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan tingkat kehadiran guru dimana masih ditemukan sekolah yang kegiatan belajar mengajarnya tidak efektif karena guru tidak hadir.

Belum efektifnya kebijakan penempatan guru oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya yaitu : faktor kondisi wilayah, faktor motivasi guru dalam melaksanakan tugas, faktor ekonomi, faktor sosial, dan faktor sarana dan prasarana.

Mungkin gambar satu orang atau lebih

Ditambahkan Suherman, salah satu yang menjadi Standar Nasional Pendidikan (SNP) berkaitan dengan tenaga pendidik atau guru.

"Banyak guru-guru hari ini yang menumpuk pada suatu sekolah, ada sekolah kekurangan guru dan sementara ada pula yang kelebihan guru atau menumpuk," akui Suherman kepada media ini saat wawancara di ruang kerjanya Jalan Batu Sisir Bukit Arai Kecamatan Bunguran Timur, Senin (14/6/2021).

Ia menjelaskan terkait permasalahan ini pihaknya telah mencoba mengurai dengan melakukan pemetaan guru kemudian dilakukan penataan ulang.
"Jadi, kita mendistribusikan guru yang menumpuk di suatu sekolah ke sekolah yang kekurangan pendidik," ujarnya.

Lebih jauh Suherman menjelaskan bahwa, selain guru yang tidak seimbang di Natuna saat ini juga masih kekurangan guru di bidang mata pelajaran olahraga, prakarya dan seni budaya. "Ini memang kekurangan guru bukan akibat guru yang menumpuk," jelasnya.

Perlu Strategi dalam Pengadaan


Sementara itu, Asisten II Setda Kabupaten Natuna, Tasrif Amran mengatakan, perlunya strategi dalam pengadaan dan penempatan guru, agar tidak terjadi penumpukan guru di satu wilayah saja.

Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang duduk, orang berdiri dan luar ruangan

"Memang ada penumpukan guru di Natuna sehingga tidak merata  terutama tenaga guru untuk di pulau terluar, hal ini memang faktor kondisi wilayah Natuna, faktor motivasi guru dalam melaksanakan tugas, faktor ekonomi, faktor sosial, dan faktor sarana dan prasarana," ungkap Tasrif  kepada media ini di ruang kerjanya Kantor Bupati Natuna, Senin (14/6/2021).

Dikatakan juga, perlunya partisipasi dari masyarakat untuk turut mengawasi kebijakan penempatan guru yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, dan sebaiknya Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna lebih meningkatkan pengawasan kepada para guru yang melanggar kode etik.

"Memang ada penumpukan guru di Natuna sehingga tidak merata  terutama tenaga guru untuk di pulau terluar, hal ini memang faktor kondisi wilayah Natuna, faktor motivasi guru dalam melaksanakan tugas, faktor ekonomi, faktor sosial, dan faktor sarana dan prasarana," ungkap Tasrif.

Mungkin gambar 1 orang dan duduk

Selain itu, Tasrif juga mengatakan pihak Dinas Pendidikan harus lebih tegas dalam penempatan para guru guna untuk pemerataan guru guru tenaga pendidik di wilayah Kabupaten Natuna.

Sementara itu, untuk kualitas guru di Natuna sendiri, Tasrif mengatakan pemerintah Kabupaten Natuna terus berupaya untuk meningkatkan dengan cara melaksanakan kegiatan diklat-diklat, tugas belajar, serta sertifikasi guru. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas para tenaga pendidik di Kabupaten Natuna. (Adv/Zul)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat