Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Warga Keluhkan Masih Maraknya PETI, Minta Aparat Penegak hukum tidak Kendor Menertibkan
Selasa, 08 Juni 2021 - 18:08:08 WIB

SULUHRIAU, Kuansing- Pertambangan tanpa izin (PETI) masih marak di wilayah Kuantan Singingi. Jika merujuk Pasal 158 dan Pasal 160 UU Minerba, tindakan itu masuk ranah pidana.

Namun, penegakan hukum terhadap PETI menjadi dilema, aparat hukum tak membiarkan kegiatan itu, namun ketika ditertibkan, masyarakat akan menerima dampaknya.  

Aktivitas PETI di Kabupaten Kuantan Singingi tepatnya di kecamatan Gunung Toar, yang dekat dengan perkampungan perbatasan Desa Pisang Berebus dan Desa Lubuk Terentang, membuat resah warga setempat.

Menurut salah seorang warga Gunung Toar  berinisial O (58) kepada awak media, aktivitas tersebut sudah sejak sebulan terakhir ini beroperasi yang mengakibatkan kerusakan ekosistem dan menyebabkan bencana alam, seperti longsor dan banjir.

"Ya, kami sedih karena di dekat tempat mereka bekerja terdapat persawahan, yang dapat mengakibatkan longsor di area persawahan tersebut,"ungkapnya

Selain itu, kegiatan PETI di Sungai Batang Kuantan yang membuat ekosistem menjadi rusak, baru kemarin  pemuda serta masyarakat setempat membantu membubarkannya tapi pelaku itu cuman jera dua hari. " Saya agak kecewa dengan penegakan hukum masalah PETI," kata O.

Bahkan salah seoarang awak media sempat diancam oleh pelaku penambang ilegal tersebut, Kami marah, kami sedih, kawasannya kami dirusak" kata salah seorang warga Gunung Toar.

Ditambahkannya "saya menyampaikan keluhan dari semua petani yang sawahnya berdekatan dengan aktivitas PETI Penambangan emas ilegal berhenti, agar para petani aman beratifitas di sawah tanpa Ada suara bising dan pencemaran disekitar area persawahan," ujarnya

Warga berharap polisi untuk tidak menutup mata untuk menindak tegas para penambang ilegal yang menambang emas tanpa izin di wilayahnya.

"Kami tidak ingin sungai Batang kuantan yang dulu jernih di rusak oleh lubang tambang maupun kimia pertambangan,"harapnya lagi

Jika penambang ilegal bisa ditindak, kami yakin masyarakat sangat senang, tanpa ada gangguan banjir yang mudah mengakibatkan longsor, ekosistem alam dan keindahannya bisa terus lestari.

"Saya harap aparat penegak hukum bisa memperhatikan dengan baik, bukan untuk di Kecamatan Gunung Toar saja, tapi juga di kecamatan yang ada di Kuansing, sehingga bisa menjaga dan melestarikan ekosistem alam yang ada di wilayahnya. Saya mendukung penuh penegakkan hukum," tutupnya. (rda)




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat