Jum'at, 25 Juni 2021
Harganas 2021, Bekerjasama dengan DP3A2KB, Puskesmas Berlian Ukui Layanan Sejuta Akseptor | Sempena Harganas 2021, TP PKK Natuna Gelar Layanan Gratis Sejuta Akseptor | Kakanwil Kemenag Riau Lantik Sejumlah Pejabat, Edwar S Umar Pindah Jadi Kabid Pakis di Kanwil | Heboh, Anak-anak Temukan Pria Gantung Diri di Rumah Kosong di Melur Panam | Siap Digelar Tahun Ini, Beragam Persiapan Dilakukan Panitia Besar PON XX Papua 2021 | Pemimpin Dunia Serukan Selidiki Lagi Asal-usul Virus Covid-19
 
Daerah
Diduga Hindari Penyekatan, Mudik Naik Perahu, 2 Warga Duri Malah Hanyut dan Ditemukan Meninggal

Daerah - - Jumat, 14/05/2021 - 15:00:27 WIB

SULUHRIAU, Kampar- Dua orang warga Duri, Riau ditemukan meninggal karena terseret arus sungai karena diduga upaya mudik dengan naik parahu.

Korban sudah dilakukan pencarian sejak Rabu (12/5/2021). Akhirnya, dua jenazah pemudik asal Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis ditemukan Tim Gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa miris ini terjadi bermula ketika empat warga Duri hendak mudik ke Sumbar, dan berusaha mengelak dari melewati Posko Perbatasan Riau-Sumbar, maka memilih untuk naik perahu.

Ke-empat warga ini menumpang perahu dari Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Riau bersama dua orang pemilik perahu melintasi Waduk Koto Panjang, dengan harapan bisa tembus ke Pangkalan, Lima Puluh Kota Sumbar.

Namun, begitu melewati Taluak Subanio, Nagari Muaro Paiti, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, perahu yang ditumpangi enam orang ini terbalik, sekitar jam 17.25 WIB, karena derasnya arus sungai dari arah hulu.

Pemilik perahu dan dua penumpang berhasil menyelamatkan diri dari derasnya arus sungai dengan dibantu warga, sementara tiga penumpang lainnya hanyut dibawa derasnya arus.

Begitu mendapat informasi musibah ini, Satgas TRC Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Kampar, berkoordinasi dengan BPBD Lima Puluh Kota, Tagana Kabupaten Kampar, Basarnas Pekanbaru, Basarnas Koto Baru Kabupaten Lima Puluh dibantu masyarakat empat melakukan upaya pencarian di wilayah aliran Sungai Kampar tepatnya Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu.


Korban Rajis Dikomira (37) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada hari Jum'at (14/5/2021) pada jam 07.42 WIB di dekat kantor Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu, sekitar 8 km dari titik lokasi kejadian.

Selang dua jam kemudian korban Fadil Irsandi (20) menyusul ditemukan Tim Pencari dalam keadaan meninggal dunia tepatnya jam 09.30 Wib di sungai Desa Muara Takus Kecamatan XIII Koto Kampar.

Jenax=zah kedua korban suda diserahkan kepada pihak keluarga, sekligus diinformasikan satu korban atas nama Novi Arismen lagi masih dalam upaya pencarian oleh tim. (*)

Sumber: BPBD Kabupaten Kampar



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved