Jum'at, 25 Juni 2021
Harganas 2021, Bekerjasama dengan DP3A2KB, Puskesmas Berlian Ukui Layanan Sejuta Akseptor | Sempena Harganas 2021, TP PKK Natuna Gelar Layanan Gratis Sejuta Akseptor | Kakanwil Kemenag Riau Lantik Sejumlah Pejabat, Edwar S Umar Pindah Jadi Kabid Pakis di Kanwil | Heboh, Anak-anak Temukan Pria Gantung Diri di Rumah Kosong di Melur Panam | Siap Digelar Tahun Ini, Beragam Persiapan Dilakukan Panitia Besar PON XX Papua 2021 | Pemimpin Dunia Serukan Selidiki Lagi Asal-usul Virus Covid-19
 
Nusantara
Predator Anak di Sumsel Ditangkap, Jumlah Korbannya Mencengangkan

Nusantara - - Selasa, 11/05/2021 - 12:41:37 WIB

SULUHRIAU- Kepolisian Resor Prabumulih, Sumatera Selatan, menangkap seorang pria bernama Rusdiono (44 tahun) karena disangka telah mencabuli 35 anak laki-laki di wilayah setempat dan sangat meresahkan masyarakat.

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Prabumulih AKP Abdul Rahman, Selasa, 11 Mei 2021, penangkapan pelaku berawal dari laporan masyarakat yang anaknya menjadi salah satu korban perbuatan paedofil pelaku berdasarkan bukti visum.

"Dari pengakuannya pelaku sudah melakukan tindak asusila sesama jenis kepada 35 orang anak usia 8 hingga 14 tahun," ujarnya.

Si predator anak itu sebelumnya menjadi buronan karena melarikan diri dari wilayah Prabumulih, namun akhirnya ditangkap dalam persembunyianya di Desa Air Ringki, Kecamatan Buah Pemacah, Ogan Komering Ulu Selatan pada Sabtu pekan lalu.

Menurut dia, pelaku telah melakukan perbuatan kejinya itu selama bertahun-tahun dan mengiming-imingi korban dengan rokok. Pelaku juga berdalih melakukan aksinya atas perasaan suka sama suka dengan korban.

Namun polisi masih mendalami keterangan pelaku termasuk modus, lokasi, dan anak-anak yang telah menjadi korban pelaku yang tersebar di enam kecamatan serta kemungkinan tambahan korban lain.

Pelaku dijerat dengan Pasal 81 dan 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 5 sampai 15 tahun penjara,” ujarnya.

Atas temuan kasus itu, Abdul mengimbau para orang tua agar berhati-hati dan selalu menjaga anaknya karena orang-orang seperti pelaku masih banyak dan berkeliaran mencari korban.

Sumber: viva.co.id
Editor: Jandri



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved