Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Pimpin Rakor, Bupati Minta Semua OPD Terkait Keroyokan Selesaikan Masalah Stunting
Senin, 12 April 2021 - 23:26:14 WIB

SULUHRIAU, Meranti-
Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil SH, memimpin rapat koordinasi (rakor) pencegahan dan penanggulangan Stunting sekaligus pelaksanaan rembuk Stunting tingkat Kabupaten Meranti.

Kegiatan ini untuk mendapatkan kesepakatan bersama dalam pencegahan, koordinasi lintas sektor, serta penetapan program kegiatan penurunan dan pencegahan Stunting tersebut, dipusatkan di Aula Kantor Bupati Meranti, Senin (12/4/2021).

Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Meranti Jack Ardiansyah, Kepala Bappeda Meranti Mardiansyah, Kadiskes Meranti Dr. Misri Hasanto dan sejumlah Pejabat Eselon II Dilingkungan Pemkab. Meranti, Para Kabag dan Camat Se-Kabupaten Meranti.

Dijelaskan Bupati H.M Adil, Stunting atau pertumbuhan anak yang kurang baik akibat kekurangan gizi merupakan implikasi dari berbagai faktor dan yang paling utama adalah akibat faktor kemiskinan dan kebodohan atau kurangnya pengetahuan keluarga mengenai pola asupan makanan bergizi pada anak-anak.

"Faktor kemiskinan dan kebodohan ini adalah masalah serius yang dihadapi banyak keluarga di Meranti, akibatnya banyak anak-anak kita yang mengalami stunting dimana pertumbuhan fisik dan otaknya lamban," jelas Bupati.

Untuk itu dalam penanganan dan pencegahan stunting, dikatakan Bupati Adil, ada tiga komponen dari sisi perilaku yang sangat mempengaruhi yaitu pola asuh, pola makan, dan pola hidup bersih dan sehat.

Namun semua itu sulit berubah jika tingkat ekonomi dan pendidikan masyarakat masih rendah. Oleh karena itu perlu intervensi dari semua pemangku kepentingan khususnya OPD melalui program jitu sesuai dengan masalah yang dihadapi masyarakat. Dan program Ketuk Pintu Layani dengan Hati merupakan yang paling tepat untuk mengetahui penyebab stunting paling akurat untuk mengatasi Stunting.

Setelah semua data terkumpul ditegaskan Bupati Adil, harus ditindaklanjuti segera dengan pencegahan dan penanggulangan Stunting agar jumlah penderita tidak terus bertambah.

Selanjutnya Bupati berharap kegiatan Rembuk Stunting ini dapat ditindaklanjuti dengan action yang nyata dimana pencegahan dan penanggulangan Stunting ini tidak hanya diserahkan pada satu OPD saja tapi semua yang terlibat harus turun kelapangan untuk mendata anak stunting by name by addres dan by cause begitu juga data  ibu hamil yang kurang gizi.

"Saya minta kepada seluruh OPD terkait, Kecamatan dan Desa bekerjasama, berkoordinasi, dan memiliki target waktu yang jelas dalam menyelesaikan masalah stunting," ucapnya.

Sekedar informasi, Adapun OPD yang terlibat langsung dalam pengalokasian anggaran terkait dengan program dan kegiatan pencegahan dan penurunan Stunting yang juga merupakan anggota Tim Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Kabupaten Kepulauan Meranti adalah Dinas Kesehatan (Suplemen gizi dan multivitamin seperti Tablet Tambah Darah (TTD), Vitamin A dll, ASI Eklusif, MP ASI, Fortifikasi, Kampanye Gizi Seimbang, Kelas Ibu Hamil,Obat Cacing, Penanganan Kekurangan Gizi, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)).

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam urusan koordinasi penggunaan Dana Desa, penyusunan peraturan terkait Stunting dan koordinasi Kader Pembangunan Manusia (KPM), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang berperan dalam pengurusan NIK, Akte Kelahiran, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam penanganan urusan PAUD, Dinas PUPRTR dalam urusan penyediaan akses Air Bersih dan Sanitasi Layak, Dinas Sosial P3AP2KB dalam urusan BPNT, PKH, Kesehatan reproduksi dan Bina Keluarga Balita, Dinas Perindagkop UKM dalam urusan Fortifikasi Pangan.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Perkebunan dan Holtikultura dalam urusan penyediaan akses pangan bergizi, Dinas Kelautan dan Perikanan yang mendukung urusan penyediaan makanan bergizi dari protein hewani, Dinas Lingkungan Hidup dalam urusan kebersihan/kesehatan Lingkungan, BPOM dalam urusan keamanan pangan, Kemenag dalam urusan kusus pra nikah, pendidikan dan gizi serta pemuka agama, Bagian Kominfo dan Bagian Humas Protokol dalam hal publikasi dan penyebaran informasi terkait upaya pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan Stunting di Kabupaten Kepulauan Meranti, Bagian Hukum dalam hal bantuan telaah produk hukum, serta Bappeda selaku Koordinator dari pelaksanaan Aksi Konvergensi secara keseluruhan.  

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama pencegahan dan penanggulangan Stunting oleh Bupati H.M Adil, Ketua DPRD Meranti, Para Kepala OPD, Para Camat, Kades/Lurah Se-Kabupaten Meranti.

16 desa/kelurahan telah ditetapkan sebagai Lokus Stunting tahun 2016 yakni Desa Alai, Gogok Darussalam, Tanjung Darul Takzim, Batang Malas, Tanjung Peranap dan Mantiasa di Kecamatan Tebingtinggi Barat, Desa Kuala Merbau, Renak Dungun, Semukut di Kecamatan Pulau Merbau, Desa Tanjung Kulim di Kecamatan Merbau, Desa Topang di Kecamatan Rangsang, Desa Tenggayun Raya, Beting di Kecamatan Rangsang Pesisir dan Desa Alah Air, Banglas, Kelurahan Selatpanjang Timur di Kecamatan Tebingtinggi.

Dan tahun 2021 kembali ditetapkan 14 desa/kelurahan lainnya, yakni Kelurahan Selatpanjang Kota dan Selatpanjang Selatan di Kecamatan Tebingtinggi, Desa Tanjung Gadai di Kecamatan Tebingtinggi Timur, Desa Sonde, Telesung di Kec. Rangsang Pesisir, Desa Tanjung Gemuk, Tebun, Sungai Gayung Kiri di Kec. Rangsang, Desa Sungai Tengah, Sungai Anak Kamal dan Lukit di Kec. Merbau, Desa Teluk Ketapang di Pulau Merbau, Desa Kudap di Kecamatan. Tasik Putri Puyu. (hpm)




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat