Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Peristiwa
Bupati Pimpin Rakor, Meranti Bersiap Jadi Kampug Kakap Putih Indonesia dengan Produksi 2.700 Ton
Kamis, 18 Maret 2021 - 18:00:54 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Bupati Kepulauan Meranti H. Adil SH, memimpin Rapat Koordinasi (rakor) persiapan Meranti menjadi Kampung Kakap Putih di Indonesia, di Aula Kantor Bupati Meranti, Kamis (18/3/2021).

Dalam Rakor bersama perwakilan Kementrian Kelautan dan Perikanan Ri dan Dinas KKP Provinsi Riau itu, Bupati siap mendukung program Budidaya Kakap Putih dengan Kapasitas 5.000 Keramba Jaring Apung (KJA) dengan produksi 2.700 ton.

Turut hadir dalam Rakor, Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Toha Tusiadi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau Herman Mahmud, Asisten III Sekdakab Meranti H. Rosdaner, Kepala Bappeda Meranti Mardiansyah, Kepala Dinas Perikanan Meranti Eldi Syaputra,  Perwakilan Direktorat Pembenihan Kementrian Keluatan dan Perikanan RI Ghani, Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH, dan sejumlah Pejabat terkait lainnya.

Dijelaskan Kepala Dinas Perikanan Meranti, ini adalah tindak lanjut MoU antara pihak Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, Dinas KKP Provinsi Riau dan Pemkab. Meranti Tentang Kawasan Industrial Budidaya Kakap Putih, dalam pengembangan budidaya Kakap Putih di Provinsi Riau, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dimana tindak lanjut dari MoU tersebut adalah dengan ditetapkannya Kabupaten Meranti sebagai Kampung Kakap Putih di Indonesia.

Budidaya Ikan Kakap Putih merupakan program dari Kementrian KKP Republik Indonesia, dalam rangka menjadikan Indonesia sebagai Negara pengekspor Ikan Kakap Putih Dunia. Untuk mensukseskan Kementrian KKP RI, akan menggelontorkan dana sebesar Rp 215 miliar yang akan digunakan untuk membenahi budidaya Kakap Putih hingga mewujudkan sistem bisnis budidaya laut ini secara terintegrasi, mulai dari subsistem di hulu hingga subsistem di hilir.

Untuk mensukseskan program ini Kementrian KKP bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau akan membangun 5000 Keramba Jaring Apung di Meranti dimana tiap keramba terdapat 500 ekor bibit kakap putih yang nantinya akan menghasilkan 2700 Ton/Tahun.

Untuk lokasi Kampung Kakap Putih ini, Pemkab. Meranti telah memusatkan di Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, namun tidak tertutup kemungkinan untuk diperluas hingga ke Kecamatan Pulau Merbau menimbang dilokasi itu juga banyak terdapat Ikan Rucah sebagai pakan alami Kakap Putih.

Menyikapi hal itu, Bupati Kepulauan Meranti H.M Adil, mengucapkan apresiasi kepada Kementrian KKP RI dan Dinas KKP Provinsi Riau yang telah menunjuk Kepulauan Meranti sebagai Kampung Kakap Putih di Indonesia.

Bupati mengaku akan mendukung penuh program Kementrian KKP tersebut, dalam upaya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Nelayan di Meranti.

Lebih jauh dikatakan Bupati program ini juga sejalan dengan rencananya yang akan mencoba mengalihkan pola Nelayan Tangkap menjadi Nelayan Budidaya yang saat ini dinilai lebih menjanjikan.

Selanjutnya Bupati berharap Kampung Kakap Putih ini nantinya bukan hanya terpusat di Desa Bantar tapi juga Pulau Merbau dan Kecamatan lainnya yang memiliki ekosisten serupa sehingga budidaya Kakap Putih di Meranti dapat dilakukan lebih masif.

Terakhir, Bupati H.M Adil, berharap keseriusan dari Kementrian KKP RI dan Dinas KKP Provinsi Riau untuk mensukseskan progam ini mulai dari penyediaan bibit, pembinaan Kelompok Nelayan Meranti, hingga segi Industri dan pemasarannya.

Sebagai wujud komitmen Pemkab. Meranti dalam mendukung program Kampung Kakap Putih tersebut, pada kesempatan itu Bupati Adil, langsung meneken ketersediaan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembibitan Kakan Putih yang berada di Desa Gogok Darusalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas KKP Provinsi Riau, Herman Mahmud, menjelaskan dipilihnya Meranti sebagai Kampung Kakap Putih, didasari oleh Maping dari Dinas KKP Provinsi Riau yang menyatakan Meranti memiliki sumber Pakan alami Kakap Putih yang berlimpah, selain itu jauh dari Centra Produksi benih sehingga untuk pengadaan bibit harga lebih mahal dan resiko kematian tinggi.

Untuk mensukseskan program Kampung Kakap Putih ini, Dinas KKP Provinsi Riau juga akan menggelontorkan dana sebesar 2.8 Miliar. Herman berpesan kepada Dinas Perikanan Meranti untuk tetap menjaga pelestarian Pakan Alami Kakap Putih (ikan lomek.red) sehingga budidaya dapat berkelanjutan.

Selain itu juga dalam pemilihan kelompok masyarakat Nelayan, Herman Mahmud meminta harus kelompok yang Qualified sehingga target yang ingin dicapai dapat terwujud.

Dalam kesempatan itu, Kadis Perikanan Meranti, Eldi Syaputra mengatakan, untuk mendukung program ini pihak Kementrian KKP RI juga menyerahkan 25 Unit KJA, dan kedepan masih ditahun 2021, Dinas KKP Provinsi Riau dan Direktorat Jendral Budidaya Perikanan Kementrian KKP akan menambah bantuan 192 Jaring Apung lagi. (hpm.jan)




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat