Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
LSM Austria: Sentimen Anti-Islam Meningkat Dua Kali Lipat
Kamis, 04 Maret 2021 - 08:32:46 WIB
Anti Muslim di Austria (afp)
TERKAIT:
 
 

SULUHRIAU – Kelompok hak asasi manusia Austria SOS Mitmensch melaporkan sentimen rasis terhadap Muslim di Austria meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan tahun 2019.

Juru Bicara SOS Mitmensch, Alexander Pollak mengatakan dalam konferensi video, retorika dan kampanye anti-Muslim oleh partai politik dan individu mencapai tingkat tertinggi.

Dia mencatat retorika oleh politisi terkemuka adalah faktor penentu persepsi Muslim terhadap warga Austria. Berdasarkan survey terbaru menunjukkan 35 persen publik memiliki opini negatif tentang Muslim. Sementara 40 persen mendukung gagasan Muslim seharusnya tidak memiliki hak yang sama dengan orang Austria.

Pemerintah Austria telah menyiapkan undang-undang “anti-teror” yang kontroversial pada akhir tahun 2020 dengan motif anti-Islam. Kemudian itu direvisi dengan menggunakan frase “ekstremisme yang dimotivasi secara agama” daripada “Islam politik.”

Pemerintah juga mengadopsi undang-undang yang mencegah anak perempuan di bawah 10 tahun mengenakan jilbab pada tahun 2019. Undang-undang tersebut disahkan pada Mei 2019 di bawah koalisi sebelumnya dari Partai Rakyat kanan-tengah (OeVP) dan Partai Kebebasan (FPOe) sayap kanan.

Namun, pengadilan konstitusi Austria pada Desember lalu membatalkan undang-undang yang diperkenalkan tahun lalu tentang pelarangan jilbab di sekolah dasar. Mereka mengatakan tindakan tersebut tidak konstitusional dan diskriminatif.

Akademisi Austria, Judith Kohlenberger mengatakan kondisi pandemi Covid-19 dimanfaatkan untuk mendiskriminasi Muslim dan memperkuat konspirasi terhadap kelompok Islam. Muslim menjadi sasaran klaim seperti imigran Balkan yang membawa kasus Covid-19 meningkat.

Dilansir Daily Sabah, Kamis (4/3), Politisi Austria, Muhammed Yuksek mengatakan retorika anti-Muslim merusak rasa memiliki minoritas di Austria. Dia menambahkan itu juga dapat menimbulkan efek negatif terutama di kalangan muda.

Komunitas Turki di Eropa prihatin dengan meningkatnya tren Islamofobia dan Turkofobia di negara-negara Barat. Mereka menyerukan negara-negara Eropa untuk meningkatkan tindakan terhadap kejahatan rasial. Di Jerman, ada 122 serangan terhadap masjid pada tahun 2020. Sebagian besar ini dikaitkan dengan kejahatan bermotif politik oleh sayap kanan.

Sumber: Khazanah
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat