Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
LSM Austria: Sentimen Anti-Islam Meningkat Dua Kali Lipat
Kamis, 04 Maret 2021 - 08:32:46 WIB
Anti Muslim di Austria (afp)

SULUHRIAU – Kelompok hak asasi manusia Austria SOS Mitmensch melaporkan sentimen rasis terhadap Muslim di Austria meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan tahun 2019.

Juru Bicara SOS Mitmensch, Alexander Pollak mengatakan dalam konferensi video, retorika dan kampanye anti-Muslim oleh partai politik dan individu mencapai tingkat tertinggi.

Dia mencatat retorika oleh politisi terkemuka adalah faktor penentu persepsi Muslim terhadap warga Austria. Berdasarkan survey terbaru menunjukkan 35 persen publik memiliki opini negatif tentang Muslim. Sementara 40 persen mendukung gagasan Muslim seharusnya tidak memiliki hak yang sama dengan orang Austria.

Pemerintah Austria telah menyiapkan undang-undang “anti-teror” yang kontroversial pada akhir tahun 2020 dengan motif anti-Islam. Kemudian itu direvisi dengan menggunakan frase “ekstremisme yang dimotivasi secara agama” daripada “Islam politik.”

Pemerintah juga mengadopsi undang-undang yang mencegah anak perempuan di bawah 10 tahun mengenakan jilbab pada tahun 2019. Undang-undang tersebut disahkan pada Mei 2019 di bawah koalisi sebelumnya dari Partai Rakyat kanan-tengah (OeVP) dan Partai Kebebasan (FPOe) sayap kanan.

Namun, pengadilan konstitusi Austria pada Desember lalu membatalkan undang-undang yang diperkenalkan tahun lalu tentang pelarangan jilbab di sekolah dasar. Mereka mengatakan tindakan tersebut tidak konstitusional dan diskriminatif.

Akademisi Austria, Judith Kohlenberger mengatakan kondisi pandemi Covid-19 dimanfaatkan untuk mendiskriminasi Muslim dan memperkuat konspirasi terhadap kelompok Islam. Muslim menjadi sasaran klaim seperti imigran Balkan yang membawa kasus Covid-19 meningkat.

Dilansir Daily Sabah, Kamis (4/3), Politisi Austria, Muhammed Yuksek mengatakan retorika anti-Muslim merusak rasa memiliki minoritas di Austria. Dia menambahkan itu juga dapat menimbulkan efek negatif terutama di kalangan muda.

Komunitas Turki di Eropa prihatin dengan meningkatnya tren Islamofobia dan Turkofobia di negara-negara Barat. Mereka menyerukan negara-negara Eropa untuk meningkatkan tindakan terhadap kejahatan rasial. Di Jerman, ada 122 serangan terhadap masjid pada tahun 2020. Sebagian besar ini dikaitkan dengan kejahatan bermotif politik oleh sayap kanan.

Sumber: Khazanah
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat