Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Sosial Budaya
Gubri: Jangan Ada Lagi Warga Riau Tersangkut Hukum Akibat Kasus Karhutla
Rabu, 03 Maret 2021 - 21:12:32 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Gubernur Riau (Gubri), H Syamsuar ingatkan kepada warga Riau jangan ada lagi yang tersangkut hukum karena terkait kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Terutama karena menerima uang dari oknum yang sengaja membuka lahan secara membakar.

Gubri Syamsuar menyebutkan, melihat pengalaman permasalahan Karhutla sebelumnya. Ada beberapa warga yang ditawarkan sejumlah uang dan kemudian akhirnya malahan menjadi korban terjerat kasus hukum.

Sementara, oknum-oknum yang membayar hanya mengutamakan kepentingan pribadi tanpa memikirkan dampak dari pembakaran tersebut.

"Saya tak ingin lagi ada warga Riau yang berhadapan dengan hukum hanya karena diberi uang oleh oknum untuk membuka lahan dengan cara membakar," kata Syamsuar, pada Rabu (3/3/2021).

Gubri menambahkan, bahwa ia tak bosan-bosannya untuk mengajak seluruh pemuka agama, tokoh adat hingga kepala wilayah mulai dari tingkat RT hingga Bupati dan Wali Kota untuk turut mengedukasi masyarakat jika membuka lahan dengan cara membakar adalah cara yang salah dan membahayakan.

"Apalagi di tengah pandemi covid 19 ini yang masih membebani kehidupan masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut, untuk edukasi Karhutla Gubri sebelumnya juga sudah melakukan rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Riau untuk mencari solusi supaya jangan membuka lahan dengan cara membakar.

"Sampai saat ini masih saja ada yang ditangkap karena Karhutla, artinya tidak jera yang juga jadi beban bagi kita semua.

"Untuk itu sosialisasi terus dilakukan dengan baik, karena semua ini tidak bisa ditangani oleh Pemerintah, TNI Polri saja melainkan juga harus dilakukan secara bersama-sama," ujarnya.

Terkait pembukaan lahan ini katanya, Pemprov Riau juga sudah menyiapkan berbagai program untuk masyarakat. Diantaranya menyediakan alat berat secara cuma-cuma atau tampa dipungut biaya untuk membuka lahan. Sehingga bagi masyarakat yang ingin mebuka lahan bisa mengajukan kepada intansi terkaot di daerah yang akan di teruskan ke tingkat provinsi.

"Alat berat itu sudah disediakan di PUPR Riau, jadi masyarakat bisa mengajukan peminjaman dan tidak lagi melakukan pembakaran untuk membuka lahan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau, Jim Ghafur, mengatakan sejak awal Januari hingga saat ini total luas lahan yang terbakar di Riau sudah mencapai seluas

492,56 hektar. Terdiri dari berbagai kabupaten kota, yaitu Kabupaten Bengkalis, yakni 102,65 ha. Kota Dumai 79,85 ha, Inhil 73,5 ha, Siak 54,5 ha, Pelalawan 31 Ha, Meranti 14 ha, Inhu 12 ha,, Rohil 11 Ha dan Kampar 3,55 Ha.

Sedangkan untuk titik api yang terdeteksi dan masih dalam penanggulangan sebanyak 19 titik dengan rincian di Kabupaten bengkalis 7 titik, Kota Dumai 3, Inhil 3 titim, Inhu 1 titik, Rohil 1 titik, dan Kepulauan Meranti sebanyak 4 titik.

"Sekarang Satgas  Karhutla di sejumlah daerah masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di 19 titik karhutla. Mudah-mudahan dalam waktu cepat sudah teratasi," katanya.

Ia juga menjelaskan, tim penanganan titik api ini terdiri dari Satgas BPBD, TNI, Polri, manggala Agni dan beberapa tim terkait lainya. Dapangan para Satgas ini juga ada sedikit terkendala dilapangan. Diantaranya kondisi angin yang saat ini sedikit kencang yang  membuat api cepat meluas.

"Kondisi lahan sangat kering dan angin kencang sehingga kebakaran cepat meluas," tuturnya. (mcr)




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat