Sabtu, 31 Oktober 2026 Edarkan Sabu di Sungai Sarik, Pria 45 Tahun Ditangkap di Pondok Sawit | Bocah 6 Tahun Diduga Diperkosa Ayah Tiri hingga Terluka, Polisi Tangkap Pelaku di Pekanbaru | Pohon Tumbang yang Timpa Innova di Jl Sudirman Pekanbaru, DLHK Temukan Bekas Pembakaran di Akar | Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu | Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bengkalis | Jalan Sontang Nyaris Tak Bisa Dilalui, Perbaikan dari Pemrov Riau Baru Tahap Lelang
 
 
☰ Ekbis
Warna Ikan Cupang Pudar? Ini Penyebabnya
Senin, 28 Desember 2020 - 21:32:35 WIB
Foto kompas.com

SULUHRIAU - Ikan cupang kini menjadi primadona di kalangan pecinta ikan hias. Kepopulerannya dikarenakan warna mereka yang cerah menyala sehingga menjadi salah satu daya tariknya.

Ikan cupang jantan biasanya memiliki warna yang lebih cerah daripada ikan cupang betina yang memiliki warna lebih lembut.

Dilansir dari Pets, Senin (28/12/2020), ikan cupang terkadang bisa berubah warna, atau lebih pudar. Perubahan atau kepudaran warna ini disebabkan berbagai alasan.

Baca juga: Ikan Cupang Jantan Tak Mengeluarkan Gelembung, Apa Baik-baik Saja?

1. Stres

Alasan paling umum ikan cupang kehilangan warnanya adalah stres. Toko hewan peliharaan seringkali menyimpannya dalam wadah kecil, dan mengemas ikan secara berdampingan di rak-rak kecil.

Ikan dalam wadah kecil ini akan tampak kusam dan kalem, dengan warna pucat.

Pemilihan akuarium yang dapat menampung setidaknya 1 galon air untuk mencegah penumpukan amonia berlebih pada ikan, bisa menjadi pencegahan pemudaran warna ikan cupang.

Selain itu, ikan cupang adalah spesies tropis, dan akuarium Anda harus memiliki pemanas kecil untuk menjaga suhu di antara 21 derajat celsius. Simpan cupang jantan di tangki terpisah untuk mencegah perkelahian.

2. Penyakit

Indikator penyakit yang terlihat pada ikan cupang adalah perubahan warna. Infeksi jamur atau bakteri sering kali meninggalkan bercak yang tampak kabur atau berubah warna di sepanjang sisik ikan.

Penggantian air total bersama dengan perawatan jamur rutin dapat menghilangkan infeksi.

Ich adalah penyakit umum lainnya yakni dengan ditandai muncul bintik-bintik putih di sepanjang sisik dan sirip. Ich bisa berakibat fatal jika tidak diobati, tetapi peningkatan suhu air yang dikombinasikan dengan obat ich akan menghilangkan infeksi.

Penyakit juga menyebabkan perubahan warna dan bisa berakibat fatal jika tidak ditangani. Beludru melapisi insang dan sisik dengan lapisan tipis berwarna kuning atau cokelat.

Rawat beludru dengan garam akuarium dan produk perawatan air, dan lakukan segera setelah mendeteksi gejala untuk menyelamatkan ikan

3. Usia

Sama seperti uban pada mamalia, cupang sering kehilangan sebagian warna cerahnya seiring bertambahnya usia. Umur rata-rata ikan cupang adalah antara dua sampai lima tahun, meskipun dengan perawatan yang tepat ikan yang sehat dapat hidup lebih lama.

Saat ikan cupang lahir, tubuh mereka berwarna bening bahkan hampir seperti tembus cahaya. Warnanya biasanya meningkat sampai ikan berumur kurang lebih 2 tahun.

Setelah itu, ikan akan mulai memudar menjadi warna yang lebih kusam, terutama di sekitar mulut dan insang.

Sumber: kompas.com
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Edarkan Sabu di Sungai Sarik, Pria 45 Tahun Ditangkap di Pondok Sawit
  • Bocah 6 Tahun Diduga Diperkosa Ayah Tiri hingga Terluka, Polisi Tangkap Pelaku di Pekanbaru
  • Pohon Tumbang yang Timpa Innova di Jl Sudirman Pekanbaru, DLHK Temukan Bekas Pembakaran di Akar
  • Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
  • Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Edarkan Sabu di Sungai Sarik, Pria 45 Tahun Ditangkap di Pondok Sawit
    02 Bocah 6 Tahun Diduga Diperkosa Ayah Tiri hingga Terluka, Polisi Tangkap Pelaku di Pekanbaru
    03 Pohon Tumbang yang Timpa Innova di Jl Sudirman Pekanbaru, DLHK Temukan Bekas Pembakaran di Akar
    04 Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
    05 Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bengkalis
    06 Jalan Sontang Nyaris Tak Bisa Dilalui, Perbaikan dari Pemrov Riau Baru Tahap Lelang
    07 Tak Terima Putus, Pria di Kampar Teror Mantan Pacar hingga Ancaman Bunuh
    08 Kemenkum Riau Kawal Penyusunan Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Bengkalis
    09 Diserahkan Langsung Wako Agung, Senyum Orang Tua Sambut Seragam Gratis dari Pemko Pekanbaru
    10 Jadi Narasumber Forum Hukum di Rengat, Kakanwil Kemenkum Riau Dorong Warga Lindungi KI
    11 Edarkan Narkoba, Warga Sungai Agung Tapung Diringkus Polisi, 19 Paket Sabu Disita
    12 Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi, Kanwil Kemenkum Riau Lanjutkan Monitoring dan Koordinasi
    13 Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kakanwil Kemenkum Riau Hadiri Komunikasi Sosial Kodam XIX
    14 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Sentra KI Terintegrasi di Indragiri Hulu
    15 PWI Siak Buka Wawasan Kepala Sekolah soal Pers, Ingatkan Bahaya Informasi di Era Digital
    16 Juli-Oktober 2026 Polres Tangani 104 Perkara, Tindak Kejahatan Pencurian Dominan di Kampar
    17 Kemenkum Riau Matangkan Perjanjian Kinerja Usai Evaluasi AKIP 2026
    18 Ikuti Evaluasi Kebijakan IG Nasional, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Produk Unggulan Daerah
    19 Perkuat Kepatuhan Royalti Musik, Kemenkum Riau Sisir Venue di Inhu
    20 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi 3 Ranperbup Rohil untuk Tata Kelola RSUD
    21 Jalan Rusak, IKST Desak Perusahaan di Tapung Raya Ikut Perbaiki: Jangan Hanya Bawa Hasil Bumi Keluar
    22 Lebih dari 100 Kg Sabu dan Ganja Dimusnahkan Polda Riau, Sindikat Internasional Diburu
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat