Rabu, 16 September 2026 Kepala Bakom RI M Qodari di Podcast PWI Pusat, Bahas Nasib Media Mainstream dan Regulasi Medsos | Dugaan Pelanggaran IG Kopi Liberika Meranti, Kemenkum Riau Siapkan Mediasi | Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan BPHN, Kenalkan Sejumlah Inovasi Pembinaan Hukum | Kabut Asap Selimuti 16 Kecamatan, Kasus ISPA di Rohul Capai 1.860 dalam Kurun Dua Pekan | Kondisi Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Terapkan Belajar Daring Selama 4 Hari | Empat Bulan Terakhir, Polresta Pekanbaru Bongkar 82 Kasus, 128 Tersangka Narkoba Diamankan
 
 
☰ Ekbis
Warna Ikan Cupang Pudar? Ini Penyebabnya
Senin, 28 Desember 2020 - 21:32:35 WIB
Foto kompas.com

SULUHRIAU - Ikan cupang kini menjadi primadona di kalangan pecinta ikan hias. Kepopulerannya dikarenakan warna mereka yang cerah menyala sehingga menjadi salah satu daya tariknya.

Ikan cupang jantan biasanya memiliki warna yang lebih cerah daripada ikan cupang betina yang memiliki warna lebih lembut.

Dilansir dari Pets, Senin (28/12/2020), ikan cupang terkadang bisa berubah warna, atau lebih pudar. Perubahan atau kepudaran warna ini disebabkan berbagai alasan.

Baca juga: Ikan Cupang Jantan Tak Mengeluarkan Gelembung, Apa Baik-baik Saja?

1. Stres

Alasan paling umum ikan cupang kehilangan warnanya adalah stres. Toko hewan peliharaan seringkali menyimpannya dalam wadah kecil, dan mengemas ikan secara berdampingan di rak-rak kecil.

Ikan dalam wadah kecil ini akan tampak kusam dan kalem, dengan warna pucat.

Pemilihan akuarium yang dapat menampung setidaknya 1 galon air untuk mencegah penumpukan amonia berlebih pada ikan, bisa menjadi pencegahan pemudaran warna ikan cupang.

Selain itu, ikan cupang adalah spesies tropis, dan akuarium Anda harus memiliki pemanas kecil untuk menjaga suhu di antara 21 derajat celsius. Simpan cupang jantan di tangki terpisah untuk mencegah perkelahian.

2. Penyakit

Indikator penyakit yang terlihat pada ikan cupang adalah perubahan warna. Infeksi jamur atau bakteri sering kali meninggalkan bercak yang tampak kabur atau berubah warna di sepanjang sisik ikan.

Penggantian air total bersama dengan perawatan jamur rutin dapat menghilangkan infeksi.

Ich adalah penyakit umum lainnya yakni dengan ditandai muncul bintik-bintik putih di sepanjang sisik dan sirip. Ich bisa berakibat fatal jika tidak diobati, tetapi peningkatan suhu air yang dikombinasikan dengan obat ich akan menghilangkan infeksi.

Penyakit juga menyebabkan perubahan warna dan bisa berakibat fatal jika tidak ditangani. Beludru melapisi insang dan sisik dengan lapisan tipis berwarna kuning atau cokelat.

Rawat beludru dengan garam akuarium dan produk perawatan air, dan lakukan segera setelah mendeteksi gejala untuk menyelamatkan ikan

3. Usia

Sama seperti uban pada mamalia, cupang sering kehilangan sebagian warna cerahnya seiring bertambahnya usia. Umur rata-rata ikan cupang adalah antara dua sampai lima tahun, meskipun dengan perawatan yang tepat ikan yang sehat dapat hidup lebih lama.

Saat ikan cupang lahir, tubuh mereka berwarna bening bahkan hampir seperti tembus cahaya. Warnanya biasanya meningkat sampai ikan berumur kurang lebih 2 tahun.

Setelah itu, ikan akan mulai memudar menjadi warna yang lebih kusam, terutama di sekitar mulut dan insang.

Sumber: kompas.com
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Kepala Bakom RI M Qodari di Podcast PWI Pusat, Bahas Nasib Media Mainstream dan Regulasi Medsos
  • Dugaan Pelanggaran IG Kopi Liberika Meranti, Kemenkum Riau Siapkan Mediasi
  • Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan BPHN, Kenalkan Sejumlah Inovasi Pembinaan Hukum
  • Kabut Asap Selimuti 16 Kecamatan, Kasus ISPA di Rohul Capai 1.860 dalam Kurun Dua Pekan
  • Kondisi Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Terapkan Belajar Daring Selama 4 Hari
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kepala Bakom RI M Qodari di Podcast PWI Pusat, Bahas Nasib Media Mainstream dan Regulasi Medsos
    02 Dugaan Pelanggaran IG Kopi Liberika Meranti, Kemenkum Riau Siapkan Mediasi
    03 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan BPHN, Kenalkan Sejumlah Inovasi Pembinaan Hukum
    04 Kabut Asap Selimuti 16 Kecamatan, Kasus ISPA di Rohul Capai 1.860 dalam Kurun Dua Pekan
    05 Kondisi Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Terapkan Belajar Daring Selama 4 Hari
    06 Empat Bulan Terakhir, Polresta Pekanbaru Bongkar 82 Kasus, 128 Tersangka Narkoba Diamankan
    07 Selain Gelar Diskusi Masa Depan Pers, PWI Riau Umumkan Pemenang LKTJ Raja Ali Kelana 2026
    08 Kemenkum Riau Kembangkan HARMONITAS, Sinergi Pusat dan Daerah Diperkuat
    09 36 Peserta Ikut Seleksi, 29 Jamaah Panutan Kampar Akan Diberangkatkan ke Tanah Suci
    10 Pagi Hari, Asap Kepung Pekanbaru, Warga Keluhkan Sesak dan Mata Perih
    11 Bangun Kepercayaan Publik, Bukan Sekadar Publikasi Pemko Pekanbaru Ingin Media yang Profesional
    12 Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
    13 PWI Riau Gelar Diskusi Pers dan Penyerahan Anugerah LKTJ Ali Kelana
    14 Sebelum ke Desa, Kemenkum Riau Bekali Mahasiswa FH Unri Soal Kekayaan Intelektual
    15 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pembinaan dan Pengawasan Notaris di Kabupaten Rohul
    16 Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperbup Siak Soal Hak Keuangan DPRD, Pastikan Tak Bentrok Aturan
    17 Kanwil Kemenkum Riau Lepas 266 Mahasiswa FH Unri untuk Perkuat Posbankum di Kabupaten Kampar
    18 Manggis Ratu Palas dan Nenas Madu Bayas Jaya Inhil Bidik IG, Kemenkum Riau Turun Tangan
    19 21 Puskesmas Siaga, Dinkes Pekanbaru Antisipasi Lonjakan Pasien ISPA
    20 1.473 Butir Ekstasi dan Sabu Dimusnahkan, Kasat: Pemberantasan Narkoba Harus Tuntas Sampai BB
    21 33 Siswa Pelalawan Wakili 17 Madrasah ke OMI Tingkat Provinsi Riau
    22 Asap Tutup Jalan Lintas, Kebakaran Lahan Gambut di Inhil Hanguskan Kebun Kelapa
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat