Rabu, 19 Agustus 2026 Kolaborasi Digital Tuanku dan Si-Bapak, Kemenkum Riau Raih Apresiasi di HUT ke-81 MA | Deru Dayung dan Sorak Penonton Menandai Dibukanya Festival Pacu Jalur Kuansing 2026 | 4 Jam Berjuang Berjibaku di Lahan Gambut, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Rimbo Panjang | Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang | Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
 
 
☰ Peristiwa
Sekda Buka Konsultasi KLHS RPJMD Kabupaten Meranti 2021-2026, Himpun Masukan Masyarakat
Senin, 23 November 2020 - 18:02:39 WIB

TERKAIT:
 
 

SULUHRIAU, Meranti- Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Dr. Kamsol MM, membuka sekaligus mengikuti kegiatan Konsultasi Publik II Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kepulauan Meranti 2021-2026, Senin (23/11/2020).

Kegiatan dalam rangka menghimpun semua isu strategis dari para pemangku kepentingan untuk penyusunan RPJMd Meranti kedepan itu dipusatkan di Aula Biru Kantor Bupati Meranti.

Seperti dijelaskan Kepala Bappeda Meranti Riski Hidayat, kegiatan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) adalah untuk menganalisis secara sistematis, menyeluruh dan partisipastif yang bertujuan menjamin bahwa prinsip prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam proses pembangunan daerah dan penyusunan kebijakan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Meranti Tahun 2021-2026.

Dalam kegiatan ini dikatakan Sekda Meranti, Pemkab. Meranti melakukan konsultasikan dengan semua pemangku kepentingan untuk penajaman, penyamaan persepsi, dalam rangka menghasilkan rumusan isu strategis di Kepulauan Meranti sehingga rencana pembangunan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tidak meninggalkan aspek lingkungan hidup.

KLHS ini nantinya akan memuat Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Indikator Pembangunan Meranti dalam 5 Tahun kedepan yang lebih fokus dan menyentuh kepentingan masyarakat.

Sejauh in diakui Sekda, pelaksanaan RPJMD Meranti sebelumnya telah berhasil menekan angka kemiskinan Meranti, dari 43 persen saat Meranti terbentuk menjadi 27 persen saat ini. Keberhasil itu ditunjang oleh program pembangunan Meranti yang tepat sasaran dan menyentuh pada kepentingan masyatakat dimana program pembangunan Meranti difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan dan aksesbilitas.

"Dan Pemkab. Meranti sangat menyadari angka kemiskinan sangat dipengaruhi oleh faktor pendidikan, kesehatan dan aksesbilitas dan kondisi daerah. Artinya dengan baiknya ketiga faktor ini akan mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," jelas Sekda Meranti.

Dan melalui KLHS saat ini, diharapkan dapat dirumuskan strategi pembangunan yang jitu agar Pemerintah Daerah yang didukung oleh instansi terkait dan masyarakat berhasil mewujudkan cita-cita pembangunan yang diinginkan bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab. Meranti juga menghimpun masukan dari akademis khususnya dari Pusat Kajian Lingkungan Hidup Universitas Riau Yang dipaparkan oleh Dr. Suwondo.

Dalam pemaparannya Dr. Suwondo sangat mengapresiasi keberhasilan Pemkab. Meranti dalam menjalankan program pembangunannya yang dinilai Pro Rakyat. Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan Pemkab. Meranti menekan angka kemiskinan yang sebelumnya sangat tinggi melalui pelaksanaan program pembangunan yang strategis dan tepat sasaran dengan terlalu berhantung dengan DBH Migas.

"Kita melihat angka kemiskinan Meranti masih cukup tinggi tapi pertumbuhan ekonomi sangat positif berbeda dari daerah lainnya seperti Bengkalis dan Siak yang kaya namun memiliki ketergantungan yang besar terhadap DBH Migas, artinya konsep pembangunan yang dijalankan oleh Pemkab. Meranti dinilai sudah menyentuh kepentingan masyarakat yang secara otomatis ikut mendorong pertumbuhan ekonominya," ujar Suwondo.

Selain menilai program oembanguna Meranri yang dijalankan saat ini sudah tepat sasaran dna menyentuh masyarakat, pakar kajian lingkungan Universitas Riau itu juga menyarankan agar Meranti survive ditengah Pandemi Covid-19 ini. Dapat lebih fokus pada pembinaan sektor UKM/UMKm dan Pertanian Perkebunan.

"Hasil dari analisa Sektor UMKM dan Pertanian sangat kebal terhadap pengaruh Pandemi Covid-19 dan strategi ini dapat menjadi pilihan program pembangunan dalam 5 tahun kedepan," ungkapnya lagi.

Dna terakhir Suwondo menyarankan agar program pembangunan daerah dapat dukungan dari Provinsi dan Pusat harus pula disinergikan dengan program Pemerintah Pusat dan Provinsi yang sudah terintegrasi.

Masukan dari pakar lingkungan UR Dr. Suwondo, menurut Sekda Kamsol sudah sejalan dengan program pembangunan yang dijalankan Meranti saat ini seperti terus mendorong potensi Sagu Meranti melalui Sentra Sagu Terpadu yang sudah dibangun, Potensi Perikanan Meranti melalui budidaya Kakap Putih, dan pengembangan Pakan Ternak yang disebut dengan Sagu Parut Kering untuk meningkatkan produksi ternak Meranti yang ekonomis.

Terakhir kegiatan Konsultasi Publik II ditutup dengan penandatanganan Berita Acara KLHS oleh Sekda Meranti Dr. Kamsol, Kepala Bappeda Meranti, Kadis LH Meranti, PT. NSP, Tenaga Ahli Lingkungan Meranti, Ketua Koperasi Centra Sagu Terpadu Meranti, Ketua Kapoktan, serta Kabag Sunda Polres Meranti disaksikan semua perserta yang hadir. (hpm)



 
Berita Lainnya :
  • Kolaborasi Digital Tuanku dan Si-Bapak, Kemenkum Riau Raih Apresiasi di HUT ke-81 MA
  • Deru Dayung dan Sorak Penonton Menandai Dibukanya Festival Pacu Jalur Kuansing 2026
  • 4 Jam Berjuang Berjibaku di Lahan Gambut, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Rimbo Panjang
  • Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kolaborasi Digital Tuanku dan Si-Bapak, Kemenkum Riau Raih Apresiasi di HUT ke-81 MA
    02 Deru Dayung dan Sorak Penonton Menandai Dibukanya Festival Pacu Jalur Kuansing 2026
    03 4 Jam Berjuang Berjibaku di Lahan Gambut, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Rimbo Panjang
    04 Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang
    05 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    06 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    07 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    08 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    09 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    10 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    11 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    12 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    13 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    14 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    15 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    16 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    17 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    18 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    19 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    20 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    21 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    22 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat