Selasa, 18 Agustus 2026 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat | Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus | Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
 
 
☰ Peristiwa
Juara Umum,
Pemkab Meranti Sabet Semua Kategori Penghargaan Aksi Konvergensi Penanggulangan Stunting Se Riau
Rabu, 14 Oktober 2020 - 20:05:11 WIB

SULUHIRIAU, Meranti- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang fokus terhadap penuntasan Stunting membuahkan hasil.

Dalam pelaksanaan, aksi Konvergensi menekan angka Stunting yang terintegrasi dengan seluruh OPD terkait, alhasil melalui upaya itu Pemkab. Meranti berhasil menurunkan angka Stunting yang cukup signifikan di 12 Desa Locus dari 16 Locus yang ada.

Atas upaya ini, Pemkab berhasil mendapat apresiasi dari Tim Penilai Kinerja Pencegahan dan Penurunan Stunting 2020-2021 dari Bappedalitbang Provinsi Riau dengan mengukuhkan Pemkab Meranti menjadi Pemda terbaik dari 12 Kabupaten Kota di Riau dalam penuntasan Stunting yang diwujudkan dengan pemberian Penghargaan Pemenang I kepada Pemkab Meranti.

Pemkab Meranti menyabet seluruh kategori penghargaan dari Pemprov Riau yang disampaikan melalui Zoom Meeting/Vidconf, yang diikuti oleh 12 Kabupaten Kota Se-Provinsi Riau, Rabu (14/10/2020).

Adapun penghargaan yang diraih sesuai pengumuman yang disampaikan Ketua Tim Penilai Herianto adalah :

1. Peringkat I Daerah yang menerapkan Aksi Konvergensi Stunting 1-4 dengan poin 39.

2. Peringkat I Kabupaten Paling Inspiratif dalam Penuntasan Stunting dengan poin 37.9.

3. Peringkat I Kabupaten Paling Replikatif dalam Penuntasan Stunting dengan poin 37.9

4. Peringkat II Kabupaten Paling Inovatif dalam Penuntasan Stunting.

Menurut pihak penilai dari Tim Bappedalitbang Provinsi Riau bersifat Independen, sesuai dengan aksi nyata yang dilakukan oleh Kabupaten Kota Se-Provinsi Riau. Selain melihat langsung kelapangan untuk melihat aksi nyata yang dilakukan oleh Kabupaten Kota Tim ini juga menilai efektifitas program yang telah dijalankan Pemda Se-Kabupaten Kota dalam menekan angka Stunting.

Dari fakta di lapangan tim penilai sangat mengapresiasi Pemkab. Meranti, meski berada didaerah perbatasan, dengan angka kemiskinan yang cukup tinggi dan keterbatasan anggaran daerah berhasil menekan angka Stunting di wilayahnya.

Sekedar informasi dari penjelasan Bupati Kepulauan Meranti dalam acara Vidconf bersama Tim Penilaian Pencegahan Stunting Provinsi Riau yang juga diikuti oleh 12 Kabupaten/Kota lainnya. Tingginya angka kemiskinan di Meranti menjadi salah satu faktor utama penyebab terjadinya Stunting di Meranti namun dengan program jitu dan komitmen yang kuat dari Pemda Meranti angka Stunting dapat ditekan dan kedepan diharapkan Zero.

Dikatakan Bupati, Pemkab. Meranti sangat focus terhadap upaya pencegahan dan penurunan angka Stunting dan cara yang paling tepat adalah dengan melibatkan seluruh OPD terkait untuk bersama-sama menyelesakan masalah Stnting, karena masalah Stunting tak terlepas dari berbagai sektor mulai dari Infrastruktur aksesbilitas, fasilitas air bersih, pedidikan, kesehatan masyarakat dengan pemberian gizi seimbang kepada Balita, Pemberian Bantuan Sembako, pembinaan ekonomi dan pendapatan masyarakat disektor pertanian/perkebunan dan lainnya, pemberdayaan UMKM, serta sosialisasi melalui media sosial.

Untuk menggesa penuntasan Stunting didaerah Locus, Pemkab. Meranti dikatakan Bupati  menjadikan Desa Locus Stunting sebagai lokasi prioritas pelaksanaan program strategis semua OPD dengan begitu penuntasan Stunting dapat dilakukan dengan cepat.

"Kuncinya mengintegrasikan semua OPD untuk membenahi sektor, jadi masalah Stunting ini harus diselesaikan secara keroyokan dan tidak bisa dikerucutkan disatu Sektor," ujar Bupati Irwan.

Secara rinci angka keberhasilan Meranti dalam menekan angka Stunting di 12 Locus dari 16 Desa yang menjadi Locus Stunting sebagai berikut :

1. Desa Tenggayun Raya Rangsang Pesisir Dari 17 Kasus menjadi 10 Kasus.

2. Desa Tj. Darul Takzim Tebing Tinggi Barat dari 20 Kasus menjadi 16 Kasus.

3. Batang Malas Tebing Tinggi Barat dari 30 Kasus menjadi 11 Kasus.

4. Desa Tj. Kulim dari 35 Kasus menjadi 14 Kasus.

5. Desa Mantiasa Tebing Tinggi Barat dari 48 Kasus menjadi 22 Kasus.

6. Desa Tanjung Pranap dari 39 Kasus menjadi 21 Kasus.

7. Desa Beting Rangsang Pesisir dari 30 Kasus menjadi 9 Kasus.

8. Desa Alai dari 36 Kasus menjadi 23 Kasus.

9. Topang dari 51 Kasus menjadi 36 Kasus

10. Desa Kuala Merbau dari 48 Kasus menjadi 32 Kasus.

11. Desa Gogok dari 30 Kasus menjadi 23 Kasus.

12. Desa Selatpanjang Timur dari 93 Kasus menjadi 65 Kasus.

Diinformasikan juga hadir dalam Vidconf Sekretaris Daerah Provinsi Riau Yan Prana, Kepala Bappedalitbang Provinsi Riau Emri Julis, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir, Perwakilan Dirjend Bangda Kemendari, Tim Panelis Penilai Kinerja Pencegahan dan Penanganan Stunting Provinsi Riau dan pejabat lainnya.

Sementara di Kepulauan Meranti dihadiri, Bupati Kepulauan Meranti Drs. Irwan M.Si, Sekdakab. Meranti Dr. Kamsol MM, Asisten III Sekdakab. Meranti H. Rosdaner, Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr. Misri Hasanto, Ka. Bappeda Meranti Rizki Hidayat, Sekretaris BPMPM Edi M. Nur, dan sejumlah pejabat lainnya.

Akhir acara, Sekdaprov Riau Yan prana melalui Aksi Konvergensi yang terintegrasi dalam penuntasan masalah Stunting di Provinsi Riau ini dapat menuntaskan masalah Stunting yang terjadi di kabupaten kota. (hpm)



 
Berita Lainnya :
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  • Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
  • Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    02 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    03 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    04 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    05 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    06 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    07 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    08 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    09 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    10 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    11 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    12 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    13 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    14 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    15 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    16 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    17 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    18 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    19 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    20 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    21 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    22 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat